JOURNAL GABSJOURNAL GABS

Global Advances in Business StudiesGlobal Advances in Business Studies

Dalam ekonomi globalisasi, sektor keuangan merupakan pilar stabilitas ekonomi nasional. Di dalam sektor ini, bank memegang posisi dominan, dan kinerja mereka sangat terkait dengan kesehatan ekonomi secara keseluruhan. Dengan bobot ekonomi yang signifikan dan hubungan erat dengan industri lainnya, inefisiensi di sektor perbankan dapat memiliki dampak signifikan. Oleh karena itu, mengukur efisiensi menjadi hal yang sangat penting. Efisiensi, yang didefinisikan sebagai efektivitas sebuah institusi dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, sering dianalisis dalam perbankan menggunakan analisis data envelopment (DEA). Metode ini tidak hanya mengukur efisiensi relatif bank, tetapi juga memberikan peta jalan bagi bank yang kinerjanya di bawah rata-rata untuk meningkatkan dengan mengidentifikasi alokasi sumber daya yang optimal. Dengan mengevaluasi seberapa efektif bank memanfaatkan input mereka untuk menghasilkan output, DEA mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, sehingga memungkinkan operasi yang lebih efisien dan posisi kompetitif yang lebih kuat. Studi ini menggunakan DEA untuk menyelidiki efisiensi 10 bank yang terdaftar di Indeks Perbankan Bursa Istanbul dari tahun 2017 hingga 2023. Analisis menggunakan ukuran aset, jumlah karyawan, dan pendapatan sebagai variabel input, sedangkan return on assets, return on equity, dan margin laba bersih sebagai variabel output. Hasilnya mengungkapkan pola kinerja yang berbeda: sekelompok bank, yaitu Akbank, Garanti Bank, İş Bank (C), dan Yapı ve Kredi Bank, mempertahankan kondisi efisiensi penuh selama periode 2017-2023; sebaliknya, Albaraka Türk dan Şekerbank menunjukkan fluktuasi yang signifikan dalam skor efisiensi mereka sepanjang waktu; TSKB mengalami periode yang mencolok dari inefisiensi serius, terutama pada tahun 2022. Kesimpulannya, DEA menjadi alat analisis vital untuk sektor perbankan, menawarkan wawasan yang jelas tentang tingkat kinerja dan memberikan petunjuk yang dapat diterapkan untuk bank yang tidak efisien agar meningkatkan operasinya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan efisiensi 10 bank yang diperdagangkan di Bursa Istanbul antara tahun 2017 dan 2023, serta untuk menentukan apakah pandemi COVID-19 memiliki dampak pada efisiensi bank-bank tersebut.Temuan penelitian ini, yang dilakukan menggunakan Analisis Data Envelopment (DEA), menunjukkan adanya fluktuasi yang signifikan dalam tingkat efisiensi tahunan bank.Pertama, teramati bahwa beberapa bank umumnya memiliki tingkat efisiensi yang tinggi.Misalnya, bank seperti Akbank, Garanti Bank, İş Bank (C), dan Yapı ve Kredi Bank tetap efisien sepenuhnya selama sebagian besar periode 2017-2023.Namun, bahkan bank-bank ini telah menunjukkan inefisiensi dalam beberapa tahun, seperti skor efisiensi rendah Garanti Bank pada tahun 2020.Fluktuasi ini menunjukkan bahwa bank terkadang mengalami kesulitan dalam menggunakan sumber dayanya secara efisien, tetapi secara umum mempertahankan efisiensi mereka.Beberapa bank, seperti Albaraka Türk dan Şekerbank, menunjukkan fluktuasi signifikan dalam efisiensi.Albaraka Türk mengalami kesulitan, terutama pada tahun 2018 dan 2020, dengan skor efisiensi yang rendah, tetapi kembali ke skor efisiensi tinggi pada tahun 2023.Sebaliknya, Şekerbank menunjukkan inefisiensi pada tahun 2017 dan 2018 tetapi meningkatkan efisiensinya secara signifikan pada tahun 2021 dan seterusnya.Situasi ini menunjukkan bahwa bank memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi mereka selama bertahun-tahun melalui perubahan dalam manajemen keuangan dan strategi.Juga layak dicatat bahwa TSKB mengalami inefisiensi serius pada tahun 2022.Bank yang sepenuhnya efisien antara tahun 2017 dan 2021 mengalami penurunan yang mencolok dalam tingkat efisiensinya pada tahun 2022.Hal ini menunjukkan sensitivitas bank terhadap faktor eksternal (seperti fluktuasi ekonomi atau perubahan manajemen).Dampak pandemi COVID-19 tidak langsung tampak dalam penelitian ini.Meskipun beberapa bank menunjukkan fluktuasi efisiensi sebelum dan setelah pandemi, belum jelas apakah pandemi secara langsung mempengaruhi tingkat efisiensi bank.Namun, analisis lebih rinci tentang kinerja bank selama periode ini dan set data jangka panjang menawarkan kesempatan penting untuk penelitian masa depan.Kesimpulannya, efisiensi di sektor perbankan dipengaruhi tidak hanya oleh hasil keuangan tetapi juga oleh berbagai faktor, termasuk manajemen strategis bank, adaptasi teknologi, dan respons terhadap faktor eksternal.Temuan penelitian ini menekankan pentingnya bank untuk terus meninjau strategi mereka untuk meningkatkan efisiensi, serta menunjukkan kinerja yang fleksibel dan berkelanjutan menghadapi fluktuasi ekonomi dan periode krisis.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang dampak pandemi COVID-19 terhadap kinerja bank dengan menggunakan set data jangka panjang. Selain itu, menganalisis dampak proses transformasi digital bank terhadap kinerja mereka dapat menjadi bidang penelitian penting untuk mengukur kinerja bank yang berkelanjutan di masa depan. Selain itu, dampak variabel makroekonomi seperti suku bunga, kurs, dan pertumbuhan ekonomi terhadap efisiensi bank dapat diperiksa secara lebih mendalam. Rekomendasi ini akan memungkinkan pengembangan strategi yang dapat membantu bank meningkatkan efektivitas dan mempertahankan keunggulan kompetitif mereka di sektor perbankan.

  1. Banka Karlılığını Etkileyen Faktörler: Türkiye Örneği - Muhasebe ve Finansman Dergisi.... doi.org/10.25095/mufad.396715Banka KarllgIn Etkileyen FaktoOrler TuOrkiye OOrnegIi Muhasebe ve Finansman Dergisi doi 10 25095 mufad 396715
Read online
File size358.11 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test