IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL
Bulletin of Social Studies and Community DevelopmentBulletin of Social Studies and Community DevelopmentPertumbuhan penduduk yang cepat di DKI Jakarta menantang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban umum, sehingga diperlukan sistem kontrol manajemen yang kuat untuk 5.500 personel lapangan. Aplikasi operasional yang ada, SISAPPRA, beroperasi secara suboptimal karena tidak selaras dengan prosedur lapangan dan struktur data yang terisolasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persyaratan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan merancang blueprint arsitektur enterprise untuk meningkatkan sistem kontrol manajemen operasional Satpol PP DKI Jakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung operasi ketertiban umum, wawancara mendalam dengan tiga tingkat informan (pemimpin, staf IT, dan petugas lapangan), dan analisis dokumen organisasi. Data dianalisis secara sistematis menggunakan The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method (TOGAF-ADM). Analisis kesenjangan mengungkapkan kekurangan fungsional yang kritis dalam aplikasi saat ini, termasuk absennya peran akses mutlak untuk kepemimpinan komando, fitur pemetaan spasial yang tidak berfungsi, dan kurangnya integrasi data dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Untuk menutup kesenjangan ini, penelitian ini mendefinisikan target SISAPPRA 2.0 Landscape, yang terdiri dari 13 modul terintegrasi dan roadmap implementasi 2024. Arsitektur enterprise berhasil mengatasi titik buta operasional dengan memperkenalkan modul investigasi khusus untuk Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan dashboard eksekutif dinamis. Penelitian ini menawarkan keunikan teoritis dengan mengintegrasikan TOGAF-ADM dengan konsep Four Levers of Control, menyediakan model pemerintahan digital terintegrasi komando yang disesuaikan untuk penegakan ketertiban umum berisiko tinggi. Model arsitektur enterprise ini dapat diadopsi oleh Satpol PP di seluruh Indonesia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain arsitektur enterprise menggunakan kerangka TOGAF ADM dapat memberikan solusi komprehensif untuk inefisiensi dalam sistem kontrol manajemen operasional di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.Berdasarkan analisis kesenjangan, tiga masalah kritis diidentifikasi dalam aplikasi SISAPPRA yang ada.kurangnya hak akses yang diotorisasi untuk pemimpin komando, yang menciptakan titik buta digital.isolasi basis data personel dari sistem Badan Kepegawaian Daerah (BKD).dan kegagalan beberapa fungsi operasional strategis di lapangan.Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan blueprint tata kelola TI melalui SISAPPRA 2.0 Landscape, yang terdiri dari 13 modul terintegrasi, termasuk Dashboard Kinerja Kepemimpinan dan Modul Investigasi khusus untuk Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).Penelitian ini memperkenalkan keunikan dengan menggabungkan desain arsitektur sistem informasi dengan konsep Four Levers of Control.Hal ini berhasil mengubah aplikasi dari alat pelaporan pasif (kontrol diagnostik) menjadi sistem penegakan hukum dinamis (kontrol interaktif), memungkinkan pemimpin untuk melakukan intervensi taktis secara real-time.Selain itu, integrasi lintas-instansi (G2G) dengan BKD telah berhasil meruntuhkan silo birokrasi, sehingga memastikan validitas, integritas, dan akuntabilitas data untuk 5.500 personel yang beroperasi di area metropolitan berisiko tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:. . 1. Evaluasi Penerimaan dan Adopsi Aplikasi: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan dan adopsi aplikasi SISAPPRA 2.0 oleh unit operasional lapangan setelah sistem sepenuhnya diimplementasikan. Penelitian ini dapat menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM) untuk mengukur secara empiris tingkat penerimaan dan adopsi aplikasi oleh unit operasional lapangan.. . 2. Analisis Kesiapan Jaringan: Penelitian lanjutan juga direkomendasikan untuk mengevaluasi kesiapan jaringan, terutama di daerah terpencil seperti Kepulauan Seribu. Analisis ini akan membantu memastikan bahwa infrastruktur jaringan dapat mendukung implementasi SISAPPRA 2.0 dengan lancar.. . 3. Penguatan Manajemen Perubahan: Untuk mengatasi potensi resistensi yang berasal dari budaya kerja personel lapangan, penelitian ini merekomendasikan agar implementasi roadmap migrasi SISAPPRA 2.0 disertai dengan program manajemen perubahan yang terstruktur. Program ini dapat mengadopsi kerangka ADKAR (Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement) dari Hiatt (2006) dan dikombinasikan dengan program manajemen perubahan delapan langkah Kotter (1996) di Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta. Dengan mengintegrasikan program manajemen perubahan ini, kerangka arsitektur enterprise TOGAF ADM tidak hanya berfungsi sebagai blueprint teknologi yang kaku, tetapi juga sebagai instrumen transformasi organisasi yang dinamis. Program ini memastikan bahwa siklus adopsi teknologi berjalan bersamaan dengan konsolidasi sistem kontrol interaktif, sehingga memperkuat tata kelola digital dan responsivitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjaga ketertiban umum di area metropolitan.
- Bulletin of Social Studies and Community Development. bulletin social studies community development issn... doi.org/10.61436/bsscdBulletin of Social Studies and Community Development bulletin social studies community development issn doi 10 61436 bsscd
- Systematic review of cloud computing adoption in the public sector: Insights from the TOE framework and... malque.pub/ojs/index.php/mr/article/view/10114Systematic review of cloud computing adoption in the public sector Insights from the TOE framework and malque pub ojs index php mr article view 10114
- PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA PT.GADINGPUTRA SAMUDRA MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF ADM | Leonidas... ejurnal.teknokrat.ac.id/index.php/teknoinfo/article/view/642PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA PT GADINGPUTRA SAMUDRA MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF ADM Leonidas ejurnal teknokrat ac index php teknoinfo article view 642
| File size | 2.65 MB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Penelitian ini juga mengidentifikasi risiko elite capture pada pemilihan penerima manfaat di salah satu lokasi studi, menekankan perlunya mekanisme akuntabilitasPenelitian ini juga mengidentifikasi risiko elite capture pada pemilihan penerima manfaat di salah satu lokasi studi, menekankan perlunya mekanisme akuntabilitas
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Temuan menunjukkan bahwa norma subjektif memiliki efek negatif signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak, yang menunjukkan bahwa tekanan sosial danTemuan menunjukkan bahwa norma subjektif memiliki efek negatif signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak, yang menunjukkan bahwa tekanan sosial dan
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Penelitian ini menyimpulkan bahwa bantuan tunai saja tidak cukup; diperlukan sinergi kebijakan yang holistik, menggabungkan kerja sosial klinis, pemberdayaanPenelitian ini menyimpulkan bahwa bantuan tunai saja tidak cukup; diperlukan sinergi kebijakan yang holistik, menggabungkan kerja sosial klinis, pemberdayaan
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Jenis kelamin, pendapatan, jam kerja, dan status pekerjaan formal mengurangi probabilitas penggunaan transportasi umum, sedangkan tinggal di Denpasar danJenis kelamin, pendapatan, jam kerja, dan status pekerjaan formal mengurangi probabilitas penggunaan transportasi umum, sedangkan tinggal di Denpasar dan
DINASTIRESDINASTIRES Permasalahan utama dalam sistem perpajakan Indonesia terletak pada lemahnya fungsi administrasi perpajakan inti yang dikelola oleh Direktorat JenderalPermasalahan utama dalam sistem perpajakan Indonesia terletak pada lemahnya fungsi administrasi perpajakan inti yang dikelola oleh Direktorat Jenderal
UNYUNY Temuan menunjukkan bahwa lembaga beralih dari sistem manual ke digital, yang mengarah pada peningkatan aksesibilitas, transparansi, dan keberlanjutan.Temuan menunjukkan bahwa lembaga beralih dari sistem manual ke digital, yang mengarah pada peningkatan aksesibilitas, transparansi, dan keberlanjutan.
UnimorUnimor Untuk memastikan pengelolaan blockchain dengan aman dan efektif, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi krusial. Stakeholder sistem informasiUntuk memastikan pengelolaan blockchain dengan aman dan efektif, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi krusial. Stakeholder sistem informasi
UNSIKAUNSIKA Mulai dari kalangan intelektual yang dipenuhi dengan retorika teori konsep ilmiah hingga orang-orang awam yang tidak mengenal bangku studi yang berbicaraMulai dari kalangan intelektual yang dipenuhi dengan retorika teori konsep ilmiah hingga orang-orang awam yang tidak mengenal bangku studi yang berbicara
Useful /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Hasil menunjukkan bahwa pemahaman pemangku kepentingan tentang pariwisata ramah Muslim masih tidak merata antara pejabat pemerintah dan pelaku bisnis;Hasil menunjukkan bahwa pemahaman pemangku kepentingan tentang pariwisata ramah Muslim masih tidak merata antara pejabat pemerintah dan pelaku bisnis;
UNYUNY Subjek penelitian mencakup kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru mata pelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Subjek penelitian mencakup kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru mata pelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
UNYUNY Wawancara semi-terstruktur dengan tujuh sukarelawan memberikan wawasan tentang persiapan, rasa percaya diri, kecemasan, dan kolaborasi. Hasil kuantitatifWawancara semi-terstruktur dengan tujuh sukarelawan memberikan wawasan tentang persiapan, rasa percaya diri, kecemasan, dan kolaborasi. Hasil kuantitatif
KKPKKP Penelitian ini menggunakan konstruksi gen pCcBA-PhGH yang mengandung gen hormon pertumbuhan ikan lele Siam (PhGH) yang dikontrol oleh promotor β-actinPenelitian ini menggunakan konstruksi gen pCcBA-PhGH yang mengandung gen hormon pertumbuhan ikan lele Siam (PhGH) yang dikontrol oleh promotor β-actin