IAINAMBONIAINAMBON

Jurnal Induksi Pendidikan DasarJurnal Induksi Pendidikan Dasar

Pada studi ini, peserta didik Kelas V MIT Al-Anshor Ambon akan dinilai kemampuan literasi numerasi selama pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT), serta faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan tersebut. Desain sampel berpasangan pretest-posttest kuantitatif satu kelompok digunakan untuk penelitian ini. 28 peserta didik yang terdaftar di Kelas V di MIT Al-Anshor Ambon selama tahun ajaran 2021-2022 menjadi subjek penelitian (16 laki-laki dan 12 perempuan). Cara mengumpulkan data dengan metode berbasis tes dan non-tes (wawancara dan dokumentasi). Pada studi ini, analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji-t sampel berpasangan) dan analisis N-Gain digunakan untuk menganalisis data. Berdasarkan temuan penelitian, nilai N-gain 0,4 berada pada kategori sedang. Penerapan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik, menurut signifikansi uji paired sample t-test (ρ < 0.05). Baik faktor internal maupun eksternal mungkin berdampak pada kemampuan literasi numerasi peserta didik selama pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Minat, motivasi, dan pemahaman peserta didik merupakan faktor internal. Faktor eksternal meliputi jumlah materi yang harus dikuasai peserta didik dan jumlah waktu yang dialokasikan untuk belajar di kelas. Faktor eksternal lainnya adalah orang tua masih belum aktif membantu anak-anak mereka mengerjakan pekerjaan rumah di rumah. Kategori N-gain baru-baru ini menentukan bahwa studi tambahan diperlukan untuk memajukan kemampuan literasi numerasi peserta didik. Melalui modifikasi program, termasuk prosedur dan dukungan orang tua terhadap anak selama mereka belajar di rumah, serta dampak yang dilakukan dengan sebuah penelitian lanjutan.

Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik Kelas V MIT Al‑Anshor Ambon, meskipun nilai N‑gain berada pada kategori sedang.Baik faktor internal seperti minat, motivasi, dan pemahaman, maupun faktor eksternal seperti beban materi dan alokasi waktu belajar, berpengaruh terhadap kemampuan tersebut.Selain itu, kurangnya dukungan aktif orang tua dalam membantu pekerjaan rumah juga menjadi kendala yang perlu diatasi.

Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana integrasi media pembelajaran digital (misalnya aplikasi interaktif) dengan model pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa kelas V di berbagai konteks sekolah. Studi komparatif lintas sekolah dengan sampel yang lebih besar dan beragam (misalnya di wilayah perkotaan dan pedesaan) diperlukan untuk menilai konsistensi efek PTMT serta mengidentifikasi faktor kontekstual yang memoderasi hasil. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi program pelatihan dan pendampingan orang tua yang difokuskan pada dukungan pekerjaan rumah, untuk mengetahui pengaruhnya terhadap peningkatan literasi numerasi selama PTMT. Sebuah desain eksperimental yang membandingkan PTMT dengan pendekatan pembelajaran campuran (hybrid) dapat memberikan wawasan tentang strategi pembelajaran yang paling efektif dalam situasi pasca‑pandemi. Analisis longitudinal yang melacak perkembangan literasi numerasi siswa selama satu tahun akademik setelah intervensi dapat membantu menilai keberlanjutan perbaikan dan faktor-faktor yang mempengaruhi retensi pengetahuan.

Read online
File size258.61 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test