PROSCIENCESPROSCIENCES

One moment, please...One moment, please...

Iklim keselamatan adalah persepsi pekerja terhadap sikap manajemen seperti kebijakan, prosedur, dan praktik kerja terkait implementasi keselamatan kerja. Penelitian ini dilakukan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan tujuan menganalisis iklim keselamatan kerja pada perusahaan tersebut. Responden penelitian berjumlah 67 karyawan, dan studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan kuesioner Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50) yang mencakup 7 dimensi iklim keselamatan kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 7 dimensi iklim keselamatan, 1 dimensi terkategori baik (dimensi 6), 2 dimensi terkategori cukup (dimensi 2 dan 3), dan 4 dimensi terkategori cukup rendah (dimensi 1, 4, 5, dan 7). Kesimpulannya, iklim keselamatan di perusahaan ini masih memerlukan peningkatan di beberapa aspek kunci.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim keselamatan kerja pada pekerja Plan-14 PT.Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, yang diukur dengan metode NOSACQ-50, secara umum masih perlu ditingkatkan di beberapa aspek.Empat dari tujuh dimensi iklim keselamatan, yaitu prioritas keselamatan, komitmen dan kompetensi manajemen (D1), komitmen pekerja terhadap keselamatan kerja (D4), prioritas keselamatan pekerja dan tidak ditoleransinya risiko bahaya (D5), serta kepercayaan terhadap keefektifan sistem keselamatan kerja (D7), masuk dalam kategori cukup rendah.Sementara itu, dimensi pemberdayaan manajemen keselamatan kerja (D2) dan keadilan manajemen keselamatan kerja (D3) terkategori cukup, dengan hanya satu dimensi, yaitu pembelajaran, komunikasi keselamatan, dan kepercayaan terhadap kompetensi keselamatan rekan kerja (D6), yang menunjukkan kategori baik.

Mengingat bahwa iklim keselamatan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk masih memiliki beberapa dimensi yang berkategori cukup rendah, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk pemahaman lebih dalam dan perbaikan berkelanjutan. Pertama, penting untuk menginvestigasi secara komprehensif efektivitas sistem penghargaan dan hukuman yang diterapkan perusahaan terhadap kepatuhan pekerja pada prosedur keselamatan. Sebuah studi dapat dirancang untuk menganalisis secara kuantitatif dampak dari modifikasi sistem reward dan punishment terhadap peningkatan persepsi pekerja mengenai komitmen keselamatan dan keadilan manajemen, serta bagaimana hal ini berkorelasi dengan penurunan perilaku tidak aman di lapangan. Selanjutnya, dengan ditemukannya bahwa pekerja seringkali mengabaikan aturan keselamatan demi memenuhi target kerja dan dimensi komitmen pekerja masih rendah, penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam atau focus group discussion (FGD) dapat dilakukan. Tujuannya adalah untuk menggali akar penyebab psikologis, sosial, dan organisasional yang mendorong pekerja untuk mengambil risiko atau melakukan tindakan tidak aman, memberikan wawasan yang lebih kaya tentang motivasi di balik perilaku tersebut. Terakhir, berdasarkan observasi bahwa faktor demografi seperti usia, tingkat pendidikan, masa kerja, dan jabatan berpotensi memengaruhi persepsi iklim keselamatan, studi analitis lanjutan sangat relevan. Penelitian ini dapat secara spesifik menganalisis bagaimana faktor-faktor demografi ini memoderasi atau memediasi persepsi pekerja terhadap masing-masing dimensi iklim keselamatan, sehingga rekomendasi intervensi keselamatan dapat dirancang secara lebih personal dan efektif sesuai dengan karakteristik kelompok pekerja yang berbeda.

  1. ANALISIS IKLIM KESELAMATAN KERJA DI PT. XYZ BALIKPAPAN 2021 | PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT.... doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.1938ANALISIS IKLIM KESELAMATAN KERJA DI PT XYZ BALIKPAPAN 2021 PREPOTIF JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT doi 10 31004 prepotif v5i2 1938
Read online
File size287.03 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test