UPIUPI

JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa JepangJAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang

Penelitian ini mengusulkan suatu intervensi terapi yang mengaitkan tarian dan nyanyian tradisional Dikir Barat serta Kuda Kepang dengan metode khas pertunjukan tradisional Melayu. Anak-anak dengan kesulitan khusus diperkirakan akan memperoleh manfaat dari penekanan terapi pada keterampilan persepsi audiens dan sosialisasi. Responden yang terdiri dari mahasiswa dan individu berkebutuhan khusus diminta mengisi kuesioner survei selama konser khusus. Analisis deskriptif skala Likert 5‑poin terhadap 20 item menunjukkan proporsi masing‑masing item. Hasil menunjukkan bahwa pertunjukan yang menggabungkan seni menyanyi, menari, dan akting secara signifikan memengaruhi dan memberikan dampak positif pada kelompok berkebutuhan khusus. Penelitian ini menambah pengetahuan dengan menunjukkan bagaimana terapi musik konvensional dapat mendorong anak-anak berkebutuhan khusus lebih aktif berpartisipasi dalam kehidupan mereka sendiri serta komunitas mereka.

Secara keseluruhan, integrasi pendekatan terapi musik tradisional Malaysia bersama partisipasi semua pihak, termasuk orang tua, pendidik, komunitas lokal, terapis, dan gerakan sebaya, berpotensi memberikan dampak positif pada proses belajar anak-anak berkebutuhan khusus.Selain itu, penerapan program kerja sama semacam ini dalam lingkungan multikultural terbukti menjadi metode yang berhasil untuk mendidik anak-anak berkebutuhan khusus serta mengembangkan kemampuan, potensi, dan kapasitas intelektual mereka.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efek jangka panjang terapi musik tradisional Malaysia terhadap keterampilan sosial anak dengan autisme melalui desain longitudinal yang memantau perubahan selama setidaknya satu tahun; selanjutnya, dapat dilakukan perbandingan efektivitas antara pertunjukan tradisional Melayu lainnya seperti Zapin atau Wayang Kulit dengan Dikir Barat dan Kuda Kepang dalam meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif anak berkebutuhan khusus; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi adaptasi lintas budaya terapi musik tradisional Malaysia di negara Asia lain, misalnya Indonesia atau Thailand, untuk menilai sejauh mana program kolaboratif multikultural dapat meningkatkan inklusi sosial dan pembelajaran anak-anak dengan berbagai jenis disabilitas.

Read online
File size316.71 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test