UNESAUNESA

STEAM Journal For Elementary School EducationSTEAM Journal For Elementary School Education

Kecerdasan buatan (AI) semakin mentransformasi pendidikan dasar dengan memungkinkan pembelajaran adaptif, personalisasi, dan interaktif. Studi ini menyajikan tinjauan literatur sistematis (SLR) dari 54 artikel terindeks Scopus yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2024 untuk mengeksplorasi tren, aplikasi, manfaat, dan tantangan integrasi AI dalam pendidikan dasar. Tinjauan ini mengikuti pedoman PRISMA 2020 dan menggabungkan analisis bibliometrik dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam penelitian, dengan China, Amerika Serikat, dan Eropa memimpin kontribusi. Sembilan kategori aplikasi AI diidentifikasi, terutama pembelajaran mesin, pembelajaran mendalam, dan pemrosesan bahasa alami. Manfaat yang dilaporkan meliputi personalisasi, peningkatan keterlibatan, dukungan pendidikan inklusif, efisiensi guru, dan pengembangan literasi. Namun, tantangan digital yang signifikan tetap ada, seperti infrastruktur, kesiapan guru yang tidak memadai, kendala keuangan, dan kekhawatiran tentang privasi data anak-anak. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun AI memiliki potensi kuat untuk meningkatkan pendidikan dasar, implementasi yang berhasil bergantung pada kesiapan ekosistem, akses yang adil, dan perlindungan etis.

Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun AI memiliki potensi kuat untuk meningkatkan pendidikan dasar, implementasi yang berhasil bergantung pada kesiapan ekosistem, akses yang adil, dan perlindungan etis.Tinjauan ini berkontribusi dengan memetakan penelitian global, mengkonsolidasikan bukti yang terbatas, dan menawarkan wawasan praktis bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti.

Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang AI terhadap perkembangan kognitif dan non-kognitif anak-anak usia sekolah dasar, dengan fokus pada berbagai konteks budaya dan sosio-ekonomi. Kedua, penting untuk mengembangkan kerangka kerja etika yang komprehensif untuk penggunaan AI dalam pendidikan, yang mengatasi masalah privasi data, bias algoritmik, dan potensi ketergantungan pada teknologi. Ketiga, penelitian harus berfokus pada pengembangan program pelatihan guru yang efektif untuk membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengintegrasikan AI secara pedagogis. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, kita dapat memastikan bahwa AI digunakan secara bertanggung jawab dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi semua anak.

  1. Impact of AI on Student Learning and Teacher Outcomes in Education 5.0 | IGI Global Scientific Publishing.... services.igi-global.com/resolvedoi/resolve.aspx?doi=10.4018/979-8-3693-8191-5.ch012Impact of AI on Student Learning and Teacher Outcomes in Education 5 0 IGI Global Scientific Publishing services igi global resolvedoi resolve aspx doi 10 4018 979 8 3693 8191 5 ch012
  2. Identifying dyslexia in school pupils from eye movement and demographic data using artificial intelligence... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0292047Identifying dyslexia in school pupils from eye movement and demographic data using artificial intelligence journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0292047
  3. Collaborative construction of artificial intelligence curriculum in primary schools - Dai - 2023 - Journal... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/jee.20503Collaborative construction of artificial intelligence curriculum in primary schools Dai 2023 Journal onlinelibrary wiley doi 10 1002 jee 20503
Read online
File size544.26 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test