UBUB

Jurnal Ekonomi Pertanian dan AgribisnisJurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan simultan antara produksi padi dan konsumsi beras guna meninjau kondisi ketahanan pangan Indonesia pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah Two Stage Least Squares (2SLS) pada model persamaan simultan, dengan data sekunder dari 34 provinsi. Hasil estimasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan simultan antara konsumsi beras dan produksi padi. Namun, hanya konsumsi beras yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap produksi padi. Artinya, peningkatan konsumsi beras masyarakat mendorong peningkatan produksi padi, sedangkan peningkatan produksi padi tidak secara langsung memengaruhi tingkat konsumsi beras masyarakat. Setiap kenaikan konsumsi sebesar 1% akan mendorong produksi padi naik sebesar 0,114765%. Luas panen juga berpengaruh signifikan, dengan peningkatan 1% luas panen menghasilkan kenaikan produksi sebesar 1,078499%. Sementara itu, pada sisi konsumsi, hanya kepadatan penduduk yang berpengaruh signifikan, meningkatkan konsumsi beras sebesar 0,441294%. Model telah memenuhi uji asumsi klasik dan validitas model, sehingga hasil dapat dipercaya. Temuan ini menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan antara konsumsi dan produksi guna mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan simultan antara ketersediaan dan konsumsi beras di Indonesia.Konsumsi beras dan luas panen secara signifikan meningkatkan produksi padi, sementara konsumsi beras dipengaruhi oleh kepadatan penduduk.Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara permintaan dan produksi untuk menjaga ketahanan pangan nasional.Model yang digunakan telah memenuhi asumsi statistik klasik dan memiliki validitas yang baik, sehingga dapat diandalkan dalam merepresentasikan kondisi riil tahun 2024.

Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar pemerintah dan pemangku kebijakan meningkatkan perhatian terhadap keberlanjutan lahan pertanian dan produktivitas padi guna mengimbangi tingginya permintaan konsumsi beras, khususnya di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi. Upaya seperti perlindungan dan pengembangan lahan pertanian, pengembangan dan pembaruan alat pertanian, dan insentif bagi petani perlu diperkuat untuk menjaga kestabilan pasokan pangan nasional. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan model dengan menambahkan variabel lain seperti perubahan iklim, teknologi pertanian, pola konsumsi pangan alternatif, atau distribusi logistik guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika ketersediaan dan konsumsi pangan di Indonesia.

  1. ANALISIS KETERSEDIAAN BERAS DI JAWA TIMUR | Wijoyo | Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis. analisis... ejournal.upnjatim.ac.id/index.php/sear/article/view/1799ANALISIS KETERSEDIAAN BERAS DI JAWA TIMUR Wijoyo Agridevina Berkala Ilmiah Agribisnis analisis ejournal upnjatim ac index php sear article view 1799
  2. Application of Simultaneous Equations in the Analysis of the Relationship between the Availability and... doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1692Application of Simultaneous Equations in the Analysis of the Relationship between the Availability and doi 10 34123 semnasoffstat v2023i1 1692
Read online
File size423.46 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test