STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA
Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi IslamBunyan al-Ulum : Jurnal Studi IslamMata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) sering dipandang monoton dan membosankan bagi siswa ketika hanya menggunakan metode ceramah konvensional. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas Movie Learning sebagai media pembelajaran SKI untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber pustaka relevan melalui tahapan identifikasi topik, pencarian literatur menggunakan basis data akademik dan jurnal ilmiah, seleksi literatur berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, analisis mendalam terhadap konten literatur terpilih, dan penyusunan kesimpulan komprehensif. Hasil analisis menunjukkan Movie Learning memberikan dampak positif signifikan dengan meningkatkan antusiasme siswa hingga 81% dan menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis. Metode ini efektif mengatasi permasalahan pembelajaran SKI yang monoton melalui stimulasi visual dan audio yang merangsang aspek emosional, intelektual, dan psikomotorik siswa, serta memperdalam pemahaman konsep materi sejarah kebudayaan Islam. Movie Learning terbukti sebagai alternatif solusi efektif dengan keunggulan menciptakan kesan kuat tentang peristiwa bersejarah, kemudahan pemahaman konsep, dan fleksibilitas akses pembelajaran, meskipun implementasinya memerlukan strategi bijak dari guru agar siswa dapat mengambil manfaat optimal untuk perkembangan akademik dan karakter mereka.
Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan Movie Learning dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa, terbukti dari peningkatan antusiasme hingga 81% dan terciptanya suasana pembelajaran yang dinamis.Metode ini efektif mengatasi masalah pembelajaran yang monoton dengan memberikan stimulasi visual‑audio yang merangsang aspek emosional, intelektual, dan psikomotorik, serta memperdalam pemahaman konsep sejarah Islam.Namun, keberhasilan implementasinya memerlukan strategi bijak guru untuk memastikan fleksibilitas akses, pemahaman optimal, dan kontribusi positif terhadap perkembangan akademik serta karakter siswa.
Penelitian selanjutnya perlu menguji secara empiris pengaruh Movie Learning terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa di kelas nyata, dengan membandingkan tingkat efektivitasnya pada jenjang pendidikan MI, MTs, dan MA melalui desain eksperimental. Selain itu, penting untuk menyelidiki bagaimana variasi genre film—misalnya film naratif versus dokumenter—memengaruhi pemahaman dan retensi materi Sejarah Kebudayaan Islam, sehingga dapat menentukan jenis konten yang paling optimal bagi siswa. Selanjutnya, pengembangan program pelatihan bagi guru yang berfokus pada strategi integrasi Movie Learning yang cermat perlu dievaluasi, guna menilai dampaknya terhadap praktik pedagogik, fleksibilitas penggunaan media, serta peningkatan motivasi dan karakter siswa.
| File size | 393.82 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STITALSTITAL Upaya yang dilakukan guru meliputi penguatan hafalan perkalian, penerapan pembelajaran kelompok heterogen, dan komunikasi dengan orang tua melalui kunjunganUpaya yang dilakukan guru meliputi penguatan hafalan perkalian, penerapan pembelajaran kelompok heterogen, dan komunikasi dengan orang tua melalui kunjungan
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Oleh karena itu, peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan kebutuhan dan pengalaman belajar mahasiswa, guna menjaminOleh karena itu, peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan kebutuhan dan pengalaman belajar mahasiswa, guna menjamin
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Namun, masih terdapat kesenjangan dalam kemampuan public speaking mahasiswa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisNamun, masih terdapat kesenjangan dalam kemampuan public speaking mahasiswa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen, melibatkan dua kelompok siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian:Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen, melibatkan dua kelompok siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian:
YANAYANA Hasil tes pra‑tindakan menunjukkan 86% siswa belum mencapai kriteria kelengkapan minimum. Setelah penerapan media puzzle, hasil meningkat signifikanHasil tes pra‑tindakan menunjukkan 86% siswa belum mencapai kriteria kelengkapan minimum. Setelah penerapan media puzzle, hasil meningkat signifikan
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS 090 tweet dikumpulkan dalam rentang 1 Januari 2023 hingga 1 Januari 2025 menggunakan Tweet Harvest API, dengan kriteria tweet berupa keluhan, opini, dan090 tweet dikumpulkan dalam rentang 1 Januari 2023 hingga 1 Januari 2025 menggunakan Tweet Harvest API, dengan kriteria tweet berupa keluhan, opini, dan
UBUB Program ini berhasil meningkatkan partisipasi warga (60,9% termotivasi oleh dukungan RW/PKK, 73,9% menilai sangat bermanfaat) dan menunjukkan efektivitasProgram ini berhasil meningkatkan partisipasi warga (60,9% termotivasi oleh dukungan RW/PKK, 73,9% menilai sangat bermanfaat) dan menunjukkan efektivitas
DHARMAWACANADHARMAWACANA memiliki beberapa tujuan. Pertama, meningkatkan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan teknologi yang modern dan efektif. Kedua, meningkatkan motivasimemiliki beberapa tujuan. Pertama, meningkatkan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan teknologi yang modern dan efektif. Kedua, meningkatkan motivasi
Useful /
JURNALSTIKESTULUNGAGUNGJURNALSTIKESTULUNGAGUNG Selain itu, terjadi peningkatan praktik PSN secara rutin dan penurunan indeks jentik di lingkungan rumah tangga. Faktor risiko utama yang ditemukan meliputiSelain itu, terjadi peningkatan praktik PSN secara rutin dan penurunan indeks jentik di lingkungan rumah tangga. Faktor risiko utama yang ditemukan meliputi
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Di sisi lain, sebagian kecil peserta merasakan manfaat program dalam bentuk peningkatan keterampilan dan insentif ekonomi, khususnya di wilayah denganDi sisi lain, sebagian kecil peserta merasakan manfaat program dalam bentuk peningkatan keterampilan dan insentif ekonomi, khususnya di wilayah dengan
YANAYANA Berdasarkan penelitian dan diskusi komprehensif, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Kincir Cipurak untuk materi puisi rakyat pada siswa kelas tujuhBerdasarkan penelitian dan diskusi komprehensif, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Kincir Cipurak untuk materi puisi rakyat pada siswa kelas tujuh
YANAYANA Faktor penghambat meliputi rencana terstruktur yang tidak ada, data akurat yang kurang, serta fokus lebih pada laporan aktivitas dibanding hasil. UntukFaktor penghambat meliputi rencana terstruktur yang tidak ada, data akurat yang kurang, serta fokus lebih pada laporan aktivitas dibanding hasil. Untuk