PKRPKR

JURNAL IBU DAN ANAKJURNAL IBU DAN ANAK

Latar Belakang: Kasus pernikahan dini terus meningkat di seluruh dunia, sekiar 650 juta perempuan menikah sebelum genap 18 tahun. Pernikahan dini memicu kesehatan mental buruk yang berkaitan dengan ekonomi, mengurus anak dan adat keluarga. Tujuan: Untuk membahas tentang dampak psikologis pernikahan dini. Metode: Menggunakan metode Literature Review, pencarian artikel menggunakan Google Scholar dan Pubmed dalam 5 tahun terakhir. Hasil: dari 7 artikel internasional dan nasional ditemukan dampak psikologis yang terjadi pada remaja putri menikah dini adalah stress, kecemasan dan tertekan, depresi serta trauma. Kesimpulan: Dampak psikologis pernikahan dini yaitu stress, kecemasan dan tertekan, depresi serta trauma.

Berdasarkan dari hasil literature review artikel internasional dan nasional dapat disimpulkan bahwa remaja yang menikah di usia dini mengalami gangguan mental yaitu stres, kecemasan dan tertekan, depresi serta trauma.Pernikahan di usia dini sangat beresiko mengalami kasus KDRT baik secara fisik maupun psikologis.Bagi masyarakat laki-laki maupun khususnya remaja perempuan untuk tidak melakukan pernikahan di usia muda.

Penelitian selanjutnya dapat menjawab pertanyaan: bagaimana perkembangan kesehatan mental perempuan yang menikah pada usia dini selama lima hingga sepuluh tahun setelah pernikahan, dengan mengikuti studi longitudinal yang melibatkan sampel besar di berbagai provinsi Indonesia? Selanjutnya, dapat diteliti efektivitas program konseling psikologis berbasis komunitas bagi pasangan muda yang mengalami stres, kecemasan, atau depresi akibat pernikahan dini, sehingga dapat diketahui faktor-faktor yang meningkatkan keberhasilan intervensi tersebut. Terakhir, diperlukan penelitian yang mengeksplorasi pengaruh variabel sosio‑ekonomi, tingkat pendidikan, dan paparan media sosial terhadap intensitas dampak psikologis pada pernikahan usia dini, sehingga kebijakan pencegahan dapat disesuaikan dengan konteks regional. Semua saran ini diharapkan dapat melengkapi temuan tinjauan literatur yang terbatas pada artikel tahun 2019‑2023 dan memberikan dasar empiris yang kuat bagi upaya mengurangi risiko KDRT serta memperbaiki kesejahteraan mental remaja perempuan di Indonesia.

  1. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Remaja Putri Melakukan Pernikahan Dini di Kemukiman Lambaro Angan Kabupaten... jurnal.uui.ac.id/index.php/JHTM/article/view/266Faktor Faktor yang Mempengaruhi Remaja Putri Melakukan Pernikahan Dini di Kemukiman Lambaro Angan Kabupaten jurnal uui ac index php JHTM article view 266
  2. Dampak Stres Pada Psikologis Perempuan Setelah Menikah Di Usia Dini | JURNAL EKUIVALENSI. stres psikologis... doi.org/10.51158/ekuivalensi.v8i1.740Dampak Stres Pada Psikologis Perempuan Setelah Menikah Di Usia Dini JURNAL EKUIVALENSI stres psikologis doi 10 51158 ekuivalensi v8i1 740
  3. Indonesian Journal for Health Sciences. kesehatan mental remaja etnis madura menikah usia indonesian... journal.umpo.ac.id/index.php/IJHS/article/view/2731Indonesian Journal for Health Sciences kesehatan mental remaja etnis madura menikah usia indonesian journal umpo ac index php IJHS article view 2731
  4. PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI MASA COVID-19 DI KOTA PADANGSIDIMPUAN PROVINSI SUMATERA... doi.org/10.37081/ed.v11i1.4357PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI MASA COVID 19 DI KOTA PADANGSIDIMPUAN PROVINSI SUMATERA doi 10 37081 ed v11i1 4357
Read online
File size267.22 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test