UIIDALWAUIIDALWA

Lughawiyyat: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra ArabLughawiyyat: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab

Bahasa merupakan entitas yang terus berkembang dan dipengaruhi oleh kebutuhan komunikatif penuturnya. Dalam konteks bahasa Arab modern, perubahan makna kata merupakan salah satu bentuk adaptasi terhadap kemajuan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran semantik lima kosakata bahasa Arab dari era klasik ke era modern, mengidentifikasi tipe perubahan, serta menelusuri faktor penyebabnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis semantik leksikal berbasis kajian literatur, dimana data dikumpulkan melalui penyusunan daftar kosakata yang mengalami pergeseran makna, pelacakan penggunaannya dalam sumber modern, dan perbandingan dengan makna klasik yang ditemukan pada referensi sekunder. Sumber data utama berupa kamus modern Mujam al‑Maani, sedangkan makna klasik diambil dari artikel jurnal. Temuan menunjukkan bahwa perluasan makna merupakan tipe perubahan paling dominan, diikuti oleh pergeseran dan perubahan total, yang dipengaruhi oleh asosiasi semantik serta kebutuhan terminologi modern. Penelitian ini menegaskan fleksibilitas tinggi bahasa Arab modern dalam mengadopsi istilah baru tanpa menghilangkan akar makna klasik.

Penelitian ini mengungkap bahwa perluasan makna merupakan tipe perubahan semantik paling dominan pada lima kosakata Arab yang diteliti, diikuti oleh pergeseran dan perubahan total.Perubahan tersebut mencerminkan adaptasi bahasa Arab modern terhadap kebutuhan teknologi, sekaligus menunjukkan fleksibilitas tinggi bahasa Arab dalam mengadopsi istilah baru tanpa meninggalkan akar makna klasik.Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas kajian pada lebih banyak kosakata, khususnya dalam bidang teknologi, dan mengeksplorasi pergeseran makna di domain sosial atau budaya lainnya.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas ruang lingkup analisis dengan mengumpulkan korpus besar kosakata bahasa Arab yang mencakup beragam bidang, termasuk teknologi, media sosial, pendidikan, serta budaya, sehingga memungkinkan identifikasi pola pergeseran makna secara lebih komprehensif dan mendetail pada tingkat makro maupun mikro, untuk mendukung kebijakan pendidikan bahasa. Selain itu, penggunaan pendekatan kuantitatif seperti analisis frekuensi dan distribusi kata dalam teks‑teks digital serta korpus terstruktur dapat memberikan gambaran statistik yang akurat mengenai kecepatan, intensitas, dan konteks penggunaan istilah baru, yang selanjutnya dapat menguatkan temuan kualitatif dari analisis leksikal semantik, dalam konteks perbandingan lintas bahasa. Sebagai langkah lanjutan, studi komparatif antara Bahasa Arab Standar Modern dan variasi dialek regional dapat menelusuri pengaruh faktor sosial‑kultural, pendidikan, dan media terhadap pergeseran makna, serta mengevaluasi apakah pola perubahan yang ditemukan pada kosakata teknologi serupa dengan pola dalam domain sosial atau budaya lain, yang pada gilirannya akan memperkaya pemahaman tentang dinamika linguistik Arab secara keseluruhan, serta implikasi kebijakan bahasa.

  1. Pengaruh Media Sosial Terhadap Perkembangan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja Gunungsitoli | Indo-MathEdu... ejournal.indo-intellectual.id/index.php/imeij/article/view/1389Pengaruh Media Sosial Terhadap Perkembangan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja Gunungsitoli Indo MathEdu ejournal indo intellectual index php imeij article view 1389
  2. Semantic analysis of Arabic language in chat communication and social media: Meaning shifts and formation... doi.org/10.18860/abj.v10i1.31627Semantic analysis of Arabic language in chat communication and social media Meaning shifts and formation doi 10 18860 abj v10i1 31627
  3. Perkembangan Makna Bahasa Arab | Diwan: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab. makna bahasa arab diwan jurnal... doi.org/10.15548/diwan.v14i2.826Perkembangan Makna Bahasa Arab Diwan Jurnal Bahasa dan Sastra Arab makna bahasa arab diwan jurnal doi 10 15548 diwan v14i2 826
Read online
File size738.65 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test