STAI MUAFISTAI MUAFI

Journal Of Early Childhood And Islamic EducationJournal Of Early Childhood And Islamic Education

Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa salah satu tujuan negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal tersebut relevan dengan pasal 31 UUD 1945 tentang pendidikan yang menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. Dalam hal ini pemerintah bertanggung jawab atas kemajuan dalam pendidikan nasional. Sebagai manusia, anak berkebutuhan khusus memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang di tengah-tengah keluarga, masyarakat dan bangsa. Ia memiliki hak untuk sekolah sama seperti saudara lainnya yang tidak memiliki kelainan atau normal. Allah SWT memiliki maksud mulia bahwasanya orangtua memiliki anak berkebutuhan khusus, dan manusia harus meyakini hal tersebut dengan taat kepada-Nya. Untuk mengenal lebih jauh tentang sekolah anak berkebutuhan khusus (ABK) maka penulis melakukan penelitian kecil di sebuah sekolah yang khusus didalamnya adalah siswa-siswa ABK. Sekolah tersebut bernama Sekolah Luar Biasa (SLB) A Budi Nurani dan terletak di jalan Jl. Lio Balandongan Komplek Propelat nomor 169 Sudajaya hilir kecamatan Baros kota sukabumi, jawa barat Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Dimana peneliti melakukan uji keabsahan data dengan cara Triangulasi Sumber, yaitu dengan melakukan wawancara terhadap kepala Sekolah dan pendidik dan tenaga pendidik yang dilakukan pada tanggal 07 Juli 2023 dan ditindak lanjuti dengan komunikasi berkala. Hasil temuan peneliti, selain mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa, penulis mendapatkan berbagai pelajaran diluar dari yang biasa. Dimana tidak semua manusia diciptkan utuh dan normal seperti biasanya, dan situpun cara dan proses pembelajarannya pun berbeda dan beragam sesuai dengan kondisi siswa. Dalam keterbatasannya, setiap manusia mempunyai kelebihan dibidang yang lain.

Lio Balandongan, Komplek Propelat nomor 169, Sudajaya Hilir, Baros, Sukabumi, Jawa Barat, dan menjadi sekolah terbaik untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) di wilayah tersebut dengan fasilitas memadai tanpa biaya bagi siswa berprestasi.Kolaborasi kurikulum 2013 dan kurikulum khusus serta penerapan beragam model dan metode pembelajaran yang dipandu oleh guru ahli memungkinkan siswa mengatasi kesulitan belajar dan memahami materi.Selain pengetahuan akademik, siswa juga diberikan pelatihan keterampilan praktis untuk mendukung kesiapan mereka menghadapi kehidupan masa depan.

Penelitian lanjutan dapat mengajukan tiga pertanyaan utama: pertama, bagaimana perbandingan efektivitas metode pembelajaran inklusif di SLB Budi Nurani dengan sekolah luar biasa lainnya di Jawa Barat dalam meningkatkan hasil belajar ABK? Kedua, apakah penerapan teknologi asistif berbasis digital dapat mempercepat perkembangan kognitif dan sosial anak tunanetra di SLB tersebut, dan bagaimana cara mengukurnya secara kuantitatif? Ketiga, bagaimana dampak jangka panjang pendidikan di SLB Budi Nurani terhadap kemandirian dan integrasi sosial alumni ABK setelah menyelesaikan pendidikan menengah, serta faktor-faktor apa yang paling mempengaruhi keberhasilan mereka? Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang praktik terbaik, memberikan data empiris untuk kebijakan pendidikan khusus, serta membantu meningkatkan kualitas layanan bagi anak berkebutuhan khusus di masa depan.

  1. Implikasi Aliran Behavioristik dan Kognitif Terhadap Perkembangan Belajar dan Tingkah Laku dalam Pembelajaran... doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1581Implikasi Aliran Behavioristik dan Kognitif Terhadap Perkembangan Belajar dan Tingkah Laku dalam Pembelajaran doi 10 31004 basicedu v5i6 1581
Read online
File size790.59 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test