IAIKHOZINIAIKHOZIN

Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan Sosial

Penelitian ini bertujuan menganalisis dialektika antara Islam dan budaya lokal di Indonesia dalam kerangka teori sosio-kultural Vygotsky untuk menjelaskan bagaimana interaksi antara agama dan tradisi melahirkan konstruksi keberagamaan yang kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap teks-teks etnografis, dokumen keislaman, serta praktik budaya seperti kenduri, Haji Bawakaraeng, baayun maulid, barapen, dan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Data dianalisis secara interpretatif untuk menelusuri bentuk mediasi sosial, simbolik, dan kultural dalam proses internalisasi nilai-nilai Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam Nusantara tidak sekadar hasil adaptasi terhadap budaya lokal, tetapi merupakan proses dialektika aktif yang membentuk zona perkembangan proksimal masyarakat, di mana agama dan budaya berinteraksi secara produktif. Secara teoretis, penelitian ini memperpanjang penerapan teori sosio-kultural dengan menegaskan bahwa mediasi simbolik tidak hanya berfungsi dalam pembelajaran individual, tetapi juga dalam konstruksi kolektif keberagamaan. Temuan penelitian ini menegaskan Islam Nusantara sebagai model keberislaman yang reflektif, moderat, dan relevan terhadap dinamika modernitas dan pluralitas budaya Indonesia.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dialektika antara Islam dan budaya lokal di Nusantara merupakan proses sosio-kultural yang dinamis, di mana interaksi sosial, simbol budaya, dan bahasa berfungsi sebagai alat mediasi dalam membentuk kesadaran religius dan identitas keislaman masyarakat Indonesia.Dalam kerangka teori sosio-kultural Vygotsky, proses ini dapat dipahami sebagai bentuk scaffolding sosial yang memungkinkan masyarakat lokal belajar, menafsirkan, dan menginternalisasi nilai-nilai Islam melalui konteks budaya mereka sendiri.Fenomena seperti kenduri, nyadran, Rokat Tase, Haji Bawakaraeng, baayun maulid, falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, dan barapen menunjukkan bahwa Islam tidak meniadakan budaya, melainkan melakukan transformasi makna melalui mekanisme mediasi sosial yang mempertemukan nilai agama dan tradisi secara kreatif.Secara analitik, penelitian ini membuktikan bahwa Islam Nusantara bukan hasil akulturasi pasif, melainkan produk dialektika aktif yang berlangsung dalam zona perkembangan proksimal masyarakat, di mana nilai-nilai keislaman dibangun melalui interaksi kolaboratif antara tradisi dan teks agama.budaya memperoleh legitimasi religius, sementara Islam menemukan ekspresi kontekstual yang memperkaya dimensi praksisnya.Proses tersebut menjelaskan mengapa Islam di Indonesia tampil adaptif, moderat, dan ramah budaya, bukan karena kompromi teologis, tetapi karena kekuatan epistemologis yang bersumber dari mediasi sosial dan simbolik.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang dialektika Islam dan budaya lokal di berbagai wilayah Nusantara, dengan fokus pada aspek-aspek sosio-kultural yang membentuk identitas Islam Nusantara. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana teori sosio-kultural Vygotsky dapat diterapkan dalam konteks Islam Nusantara, khususnya dalam memahami proses mediasi sosial dan simbolik dalam pembentukan identitas keislaman. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih dalam tentang bagaimana dialektika Islam dan budaya lokal dapat menjadi fondasi untuk memperkuat toleransi dan ketahanan budaya di Indonesia, serta bagaimana model keberislaman yang adaptif dapat diterapkan dalam menghadapi tantangan modern seperti di era digital.

  1. Akulturasi dan Kearifan Lokal dalam Tradisi Baayun Maulid pada Masyarakat Banjar | Jamalie | el Harakah:... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub/article/view/2778Akulturasi dan Kearifan Lokal dalam Tradisi Baayun Maulid pada Masyarakat Banjar Jamalie el Harakah ejournal uin malang ac index php infopub article view 2778
  2. Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Tradisi Ratib Samman di Desa Batu Panco Kecamatan Curup Utara... jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/70Nilai Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Tradisi Ratib Samman di Desa Batu Panco Kecamatan Curup Utara jurnal stitau ac index php tafhim article view 70
  3. The Dialectic of Islam Nusantara and Its Contribution To The Development of Religious Moderation In Indonesia... journal.iaincurup.ac.id/index.php/JF/article/view/4295The Dialectic of Islam Nusantara and Its Contribution To The Development of Religious Moderation In Indonesia journal iaincurup ac index php JF article view 4295
  4. Islam Nusantara: Analisis Relasi Islam Dan Kearifan Lokal Budaya Madura | Al-Irfan : Journal of Arabic... ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/alirfani/article/view/3589Islam Nusantara Analisis Relasi Islam Dan Kearifan Lokal Budaya Madura Al Irfan Journal of Arabic ejournal kopertais4 madura index php alirfani article view 3589
  5. BUDAYA ISLAM VERSUS ISLAMISASI BUDAYA DALAM PERSPEKTIF GENERASI ZILENIAL | LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan... journal.ibrahimy.ac.id/index.php/lisanalhal/article/view/1833BUDAYA ISLAM VERSUS ISLAMISASI BUDAYA DALAM PERSPEKTIF GENERASI ZILENIAL LISAN AL HAL Jurnal Pengembangan journal ibrahimy ac index php lisanalhal article view 1833
Read online
File size366.52 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test