MMTCMMTC

Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan KomunikasiJurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi

Penelitian ini mengkaji peran literasi digital dalam melindungi warisan budaya takbenda masyarakat adat, dengan fokus pada eksploitasi budaya masyarakat adat Baduy Luar di TikTok. Komodifikasi budaya di media digital sering menyebabkan misrepresentasi, hal ini menunjukkan pentingnya literasi digital sebagai alat pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur dan studi kasus, menyoroti pentingnya program literasi digital yang inklusif untuk membantu masyarakat adat mengontrol representasi budaya, memahami hak atas Indigenous Cultural and Intellectual Property (ICIP), dan melawan Authorized Heritage Discourse (AHD) yang mendominasi narasi budaya di media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berbasis komunitas dapat mendukung pelestarian budaya, meningkatkan akses pendidikan, serta melindungi masyarakat adat dari eksploitasi digital.

Studi ini menyoroti perlunya literasi digital dalam memberdayakan masyarakat adat, khususnya dalam konteks eksploitasi budaya yang dialami oleh masyarakat adat Baduy Luar melalui platform media sosial TikTok.Eksploitasi ini memperlihatkan bagaimana warisan budaya takbenda dikomodifikasi tanpa melibatkan masyarakat adat sebagai pelaku utama yang memiliki hak atas narasi budaya mereka sendiri.Dalam menghadapi tantangan ini, literasi digital berperan sebagai alat yang sangat penting untuk membantu masyarakat adat mengontrol representasi dan akses terhadap kekayaan budaya serta melindungi warisan budaya mereka dari komersialisasi yang tidak sah.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan metodologi yang lebih partisipatif, seperti metode etnografi yang melibatkan masyarakat adat secara langsung. Hal ini dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif dan representatif, sesuai dengan tujuan penelitian ini. Selain itu, penelitian tentang resepsi audiens yang melacak perubahan dan perkembangan literasi digital di masyarakat adat dari waktu ke waktu juga dapat memberikan temuan yang lebih mendalam terkait dampak literasi digital terhadap pelestarian warisan budaya dan penguatan masyarakat adat dalam menghadapi tantangan digitalisasi. Refleksi implikasi teori dan praktik literasi digital dari penelitian ini dapat menjadi pijakan untuk memperluas kerangka kajian dalam upaya menciptakan masyarakat digital yang inklusif dan adil.

Read online
File size260.23 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test