UTUUTU

International Journal of Education, Language, and ReligionInternational Journal of Education, Language, and Religion

Berbicara merupakan keterampilan penting dalam perolehan bahasa Inggris dan menyajikan tantangan signifikan bagi pembelajar EFL. Penelitian ini mengeksplorasi persepsi mahasiswa perguruan tinggi Islam terhadap penerapan Task-Based Language Teaching (TBLT) untuk meningkatkan keterampilan berbicara di STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan sampel 15 mahasiswa dan satu guru bahasa Inggris, serta instrumen wawancara dan observasi kelas. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa menilai TBLT secara positif dalam kelas berbicara; penerapan TBLT memperbaiki dinamika kelas, dan kombinasi TBLT dengan pembelajaran kolaboratif meningkatkan keterampilan berbicara baik secara individu maupun kelompok. Implikasi temuan menyarankan agar guru EFL di institusi pendidikan tinggi Islam meningkatkan penggunaan aktivitas berbasis tugas dalam kelas berbicara, merancang tugas yang mencerminkan konteks akademik, sosial, dan budaya mahasiswa, termasuk topik yang terkait nilai‑nilai Islam serta isu kontemporer, untuk meningkatkan motivasi, partisipasi, dan komunikasi bermakna.

Mahasiswa perguruan tinggi Islam menunjukkan persepsi positif terhadap penerapan Task-Based Language Teaching (TBLT) khususnya dalam kelas berbicara, yang terbukti meningkatkan atmosfer kelas yang lebih efektif.Integrasi TBLT dengan kerangka pembelajaran kolaboratif tidak hanya memperbaikan kemampuan berbicara individu mahasiswa, tetapi juga memfasilitasi pertukaran pengetahuan antar rekan sejawat.Selain itu, peran guru sebagai motivator melalui pemilihan topik tugas yang relevan dan kontekstual terbukti penting dalam menumbuhkan motivasi belajar dan kesiapan mahasiswa menghadapi interaksi bahasa Inggris di dunia nyata.

Saran penelitian selanjutnya meliputi: (1) meneliti efek jangka panjang penerapan TBLT pada keterampilan berbicara dengan melakukan studi longitudinal selama satu semester penuh untuk mengevaluasi perubahan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa secara berkelanjutan; (2) membandingkan efektivitas TBLT dengan pendekatan pengajaran tradisional dalam konteks perguruan tinggi Islam melalui desain eksperimen acak terkontrol yang melibatkan dua kelompok kelas, sehingga dapat mengidentifikasi keunggulan relatif masing‑masing metode dalam meningkatkan motivasi dan akurasi berbicara; dan (3) mengeksplorasi integrasi teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring atau aplikasi multimedia, ke dalam tugas‑tugas TBLT untuk menilai sejauh mana dukungan teknologi dapat memperkaya interaksi kolaboratif dan memperluas paparan bahasa Inggris mahasiswa. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperdalam pemahaman tentang mekanisme pembelajaran berbasis tugas, memperluas aplikasi TBLT dalam lingkungan pendidikan tinggi Islam, serta memberikan rekomendasi praktis bagi dosen dalam merancang kegiatan pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual.

  1. 0. pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs jfif 48g9... e-iji.net/dosyalar/iji_2021_3_42.pdf0 pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs jfif 48g9 e iji dosyalar iji 2021 3 42 pdf
  2. Integrating TBLT with Digital Tools: Impacts on Learners’ Oral Performance | The Knowledge. integrating... theknowledge.com.pk/index.php/tn/article/view/77Integrating TBLT with Digital Tools Impacts on LearnersAo Oral Performance The Knowledge integrating theknowledge pk index php tn article view 77
  3. Investigating communicative language teaching through meaning-based tasks and processing strategies to... doi.org/10.65431/jrell.v1i2.30Investigating communicative language teaching through meaning based tasks and processing strategies to doi 10 65431 jrell v1i2 30
Read online
File size462.72 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test