UWKSUWKS

Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiTibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Kode etik pustakawan merupakan kunci dari kepuasan pelayanan terhadap pemustaka. Seorang pustakawan profesional harus memiliki integritas tinggi dengan kemampuan dan keahlian dibidangnya, juga memiliki kepribadian yang sesuai dengan nilai kode etik profesi. Tujuan penelitian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan kode etik pustakawan di Perpustakaan SMP Negeri 1 Sumberrejo dalam melayani pemustaka, dan menjelaskan kendala apa saja yang dialami pustakawan dalam menerapkan kode etik pustakawan. Metode. Pendekatan kualitatif merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Ada dua informan yang diwawancara yakni kepala perpustakaan dan pustakawan. Hasil Penelitian. Hasil penelitian ini yaitu penerapan kode etik pustakawan di perpustakaan SMP Negeri 1 Sumberrejo masih belum maksimal. Respon pustakawan yang kurang baik saat berkomunikasi dengan pemustaka dalam memberikan pelayanan dan pustakawan kurang tegas saat ada penyalahgunaan fasilitas perpustakaan.

Pelaksanaan kode etik pustakawan di SMP Negeri 1 Sumberrejo belum maksimal, karena kurangnya pemahaman, sikap tidak tegas, dan komunikasi yang kurang efektif.Kendala internal meliputi jenjang pendidikan yang tidak merata dan kemampuan komunikasi yang minim, sedangkan kendala eksternal meliputi minimnya sosialisasi dan sanksi tegas terhadap pelanggaran kode etik.Upaya yang telah dilakukan meliputi menjaga komunikasi, bersikap ramah kepada pemustaka, serta mengikuti pelatihan dan seminar untuk meningkatkan kompetensi.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program pelatihan kode etik yang terstruktur dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan kode etik di kalangan pustakawan sekolah, dengan merancang studi eksperimental yang membandingkan kelompok yang mengikuti pelatihan intensif dengan yang tidak; selanjutnya, penelitian dapat menilai dampak pembentukan kerjasama antara perpustakaan sekolah dan perpustakaan daerah atau lembaga lain terhadap kualitas layanan dan minat baca siswa, melalui pendekatan survei dan analisis data longitudinal; terakhir, studi dapat menyelidiki peran sistem sanksi dan mekanisme monitoring dalam memastikan kepatuhan kode etik serta mengukur pengaruhnya terhadap perilaku pustakawan, menggunakan metode kualitatif mendalam dan analisis kebijakan untuk memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif.

  1. Pelaksanaan Kode Etik Pustakawan Untuk Memaksimalkan Kualitas Layanan Perpustakaan SMP Negeri 1 Sumberrejo... doi.org/10.30742/tb.v7i1.2125Pelaksanaan Kode Etik Pustakawan Untuk Memaksimalkan Kualitas Layanan Perpustakaan SMP Negeri 1 Sumberrejo doi 10 30742 tb v7i1 2125
Read online
File size489.91 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test