UWKSUWKS

Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiTibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Tujuan Penelitian. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan literasi menulis yang ada di SD Plus Rahmaty Kota Kediri. Metode. Metode yang digunakan adalah kualitatif jenis studi kasus pada jenjang kelas 4-6 di SD Plus Rahmat Kota Kediri. Jumlah informan sebanyak 8 orang yang terdiri guru, siswa, pustakawan, dan kepala sekolah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan konsep dari Miles and Huberman meliputi Reduksi, Penyajian dan Penarikan Kesimpulan. Hasil Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan tahapan dalam literasi menulis 3 tahapan yaitu (1) Tahap Pembiasaan, dimana membiasakan siswa untuk meresume buku yang sudah dibaca dengan menuliskan nama pengarang, judul, dan isinya. (2) Tahap Pengembangan, tersedianya spot baca di lingkungan sekolah. (3) Tahap Pembelajaran, disediakan kelas literasi yang langsung diberikan oleh pustakawan yang mengajarkan tentang kepenulisan.

Penelitian ini menemukan bahwa literasi menulis siswa kelas 4‑6 di SD Plus Rahmat Kediri terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran.Pada tahap tersebut siswa telah menguasai literasi membaca dan menulis, menghasilkan karya‑karya seperti cerpen, puisi, komik, dan pantun yang dikompilasi dalam buku “Story of My Class ber‑ISBN, berpartisipasi dalam lomba ROMO, serta dapat diakses melalui Digital Library sekolah.Oleh karena itu disarankan agar pembuatan “Story of My Class difokuskan pada cerpen pendek, perpustakaan menghidupkan kembali sudut‑sudut baca yang terbengkalai pasca pandemi, dan membimbing siswa berprestasi dalam menulis ke kompetisi luar sekolah.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi bagaimana fokus proyek Story of My Class pada penulisan cerpen pendek memengaruhi perkembangan kemampuan naratif siswa kelas 4‑6, dengan mengukur peningkatan kualitas cerita dan kreativitas melalui analisis konten serta observasi guru. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak revitalisasi sudut baca yang sempat terbengkalai akibat pandemi COVID‑19 terhadap motivasi membaca dan kemampuan menulis kreatif siswa, menggunakan pendekatan kuantitatif berupa kuesioner motivasi serta wawancara mendalam. Penelitian ketiga dapat menyelidiki efektivitas mentorship terstruktur bagi siswa berpotensi tinggi dalam persiapan kompetisi menulis eksternal, dengan membandingkan prestasi akademik dan keterlibatan literasi jangka panjang antara kelompok yang mendapat bimbingan intensif dan yang tidak. Semua penelitian tersebut harus melibatkan partisipasi aktif guru, pustakawan, dan orang tua untuk memastikan konteks pendidikan yang holistik.

  1. Literasi Menulis Sekolah Dasar (Studi Kasus di SD Plus Rahmat Kota Kediri) | Tibanndaru : Jurnal Ilmu... doi.org/10.30742/tb.v7i1.2820Literasi Menulis Sekolah Dasar Studi Kasus di SD Plus Rahmat Kota Kediri Tibanndaru Jurnal Ilmu doi 10 30742 tb v7i1 2820
Read online
File size415.57 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test