STIKESHBSTIKESHB

JURKESSIAJURKESSIA

Ketahanan pangan rumah tangga di Indonesia adalah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan merupakan akar penyebab malnutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis hubungan antara kerawanan pangan rumah tangga, keragaman pangan, dan stunting. Tinjauan ini dilakukan sesuai dengan rekomendasi PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, MDPI, dan Garuda Kemendikbud. Fokus penelitian adalah studi yang dilakukan di Indonesia dan diterbitkan antara tahun 2014 dan 2023. Dari 635 artikel asli yang diidentifikasi, hanya 9 artikel yang memenuhi kriteria untuk tinjauan ini. Lima dari sembilan artikel menunjukkan bahwa Skala Akses Kerawanan Pangan Rumah Tangga (HFIAS) yang tidak aman terkait dengan prevalensi stunting yang tinggi, sedangkan empat dari sembilan artikel menunjukkan bahwa keragaman pangan yang rendah berhubungan dengan prevalensi stunting yang tinggi. Temuan ini menyarankan bahwa memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan meningkatkan keragaman pangan adalah langkah-langkah penting untuk mengurangi stunting di Indonesia.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kerawanan pangan rumah tangga dan keragaman pangan memiliki hubungan signifikan dengan stunting di Indonesia.Oleh karena itu, diperlukan pedoman dan strategi yang handal untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga dan memerangi stunting pada anak.Rekomendasi termasuk meningkatkan ketahanan pangan melalui diversifikasi dan ketersediaan pangan untuk rumah tangga berpenghasilan rendah, serta meningkatkan akses air minum dan perawatan kesehatan melalui pemanfaatan layanan kesehatan ibu dan anak yang lebih baik, serta penanggulangan kemiskinan dengan meningkatkan status sosial ekonomi rumah tangga.

Saran penelitian lanjutan meliputi: 1) Menganalisis faktor-faktor sosial dan ekonomi yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga dan hubungan dengan stunting, 2) Meneliti intervensi spesifik untuk meningkatkan keragaman pangan dan dampak jangka panjangnya terhadap stunting, 3) Mempelajari strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan akses air minum dan perawatan kesehatan bagi keluarga berpenghasilan rendah, serta 4) Mengembangkan program-program yang bertujuan untuk meningkatkan status sosial ekonomi rumah tangga dan dampaknya terhadap ketahanan pangan dan stunting.

Read online
File size283.34 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test