UNHJAMBIUNHJAMBI

KyberGov: Jurnal Ilmu PemerintahanKyberGov: Jurnal Ilmu Pemerintahan

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menggambarkan masalah akibat populasi sampah yang terus bertambah sehingga berdampak pada lingkungan serta menjelaskan bagaimana peran Pemerintah dalam mengatasi masalah sampah di Kota Manado dengan melakukan penerapan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Literature Review atau Tinjauan Pustaka, metode ini adalah cara yang dipakai untuk mengumpulkan data atau sumber yang berhubungan pada sebuah topik tertentu yang bisa didapat dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, internet, dan pustaka lainnya. Pertumbuhan penduduk dan perubahan pola konsumsi menyebabkan peningkatan volume, jenis dan karakteristik sampah yang semakin beragam. Persoalan ini mengacu pada tempat penampungan sampah atau TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang sudah tidak dapat menampung sampah dan alat berat yang sudah tidak layak lagi untuk kegiatan pengelolaan sampah di TPA Sumompo. Permasalahan kedua yaitu pengelolaan sampah di TPA Sumompo masih menggunakan tempat pembuangan sampah terbuka (Open Dumping). Sehingga perlu dilakukan perluasan area TPA dan penambahan alat berat baru. Untuk mengatasi masalah ini diperlukan peran pemerintah. Pengelolaan sampah di Kota Manado dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Kota Manado Nomor 7 Tahun 2006 Tentang pengelolaan persampahan di Kota Manado dan peraturan Walikota Manado Nomor 33 Tahun 2018 tentang Pengurangan dan Penanganan Sampah berbasis Kecamatan di Kota Manado.

Lingkungan hidup memiliki peran penting dalam kehidupan manusia dan terdiri dari aspek biotik serta abiotik, yang mencakup lingkungan alam, sosial, dan budaya.Peningkatan populasi di Kota Manado menyebabkan volume sampah rumah tangga meningkat, berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan dan pengelolaan sampah yang semakin kompleks.Pemerintah Kota Manado memainkan peran utama dalam pengelolaan sampah melalui regulasi dan kebijakan berbasis kecamatan, namun peran serta masyarakat juga diperlukan untuk mendukung efektivitas pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas bank sampah di tiap kecamatan di Kota Manado dalam mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Sumompo, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah penerapan kebijakan berbasis kecamatan. Kedua, perlu dikaji bagaimana partisipasi masyarakat secara horizontal dan vertikal memengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan 3R, serta faktor-faktor sosial dan ekonomi apa saja yang mendukung atau menghambat keterlibatan warga. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak perluasan lahan TPA dan penggunaan teknologi pengolahan sampah modern terhadap kondisi lingkungan sekitar, termasuk emisi gas metana dan pencemaran tanah atau air tanah, sebagai dasar pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di masa depan. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memberikan gambaran komprehensif tentang sistem pengelolaan sampah di Kota Manado yang melibatkan aspek hukum, teknis, sosial, dan lingkungan secara terpadu.

  1. 0. iw e5 chbsy rk2c og xhu 5lo ax wc doi.org/10.3389/fpos.2020.000010 iw e5 chbsy rk2c og xhu 5lo ax wc doi 10 3389 fpos 2020 00001
  1. #lingkungan hidup#lingkungan hidup
  2. #pembangunan daerah#pembangunan daerah
Read online
File size460.35 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2ox
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test