MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI
AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatSeiring berkembangnya industri peternakan sapi di Indonesia, banyak ditemukan permasalahan dalam hal penanganan limbah. Limbah berupa kotoran sapi menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan dalam mengolahnya, khususnya pada limbah cair. Limbah cair yang dihasilkan oleh peternakan sapi dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat yang bermukim di sekitar kendang apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu upaya mengurangi kerusakan lingkungan akibat limbah cair dari peternakan ini adalah dengan memanfaatkan teknologi microbubble generator (MBG) yang dapat menjadikan limbah cair kotoran sapi dapat terurai menjadi limbah yang ramah lingkungan. Proses aerasi yang terjadi pada limbah cair kotoran sapi membantu mikroorganisme aerob dapat mengurai limbah cair lebih baik melalui penambahan oksigen terlarut yang dihasilkan oleh microbubble generator didalam air. Sehingga tim Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupaya untuk melakukan transfer teknologi microbubble generator pada peternakan sapi yang ada di CV Sanjaya Farm untuk mengkondisikan limbah cair kotoran sapi agar lebih ramah lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan serta melakukan pendampingan penerapan teknologi microbubble generator pada pengolahan limbah cair kotoran sapi.
Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah berlangsung dapat disimpulkan bahwa program yang dilaksanakan mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan mitra dalam hal pemanfaatan teknologi microbubble generator (MBG) untuk pengolahan limbah cair kotoran sapi yang selama ini menjadi permasalahan masyarakat sekitar daerah peternakan.Selain itu juga penerapan teknologi microbubble generator telah berhasil diterapkan di lokasi pengolahan limbah cair mitra serta mampu menghasilkan limbah cair yang relatif lebih aman untuk dibuang ke saluran-saluran pembuangan.Sehingga harapan kedepannya pemanfaatan teknologi sejenis dapat diterapkan untuk pengolahan air limbah pada beberapa kasus di lingkungan sekitar.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas teknologi microbubble generator dalam mengurangi polutan pada limbah cair kotoran sapi. Selain itu, perlu juga dieksplorasi potensi penerapan teknologi ini pada skala yang lebih besar, seperti di peternakan sapi komersial, dan menganalisis dampak ekonomi serta sosialnya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain microbubble generator agar lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengkaji kemungkinan penggunaan sumber energi terbarukan untuk pengoperasiannya.
| File size | 1 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBERAUUMBERAU Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (kurang dari 0,05) dan nilai t-hitung sebesar 5,278 (lebih besar dari t-tabel 1,662). DigitalHal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (kurang dari 0,05) dan nilai t-hitung sebesar 5,278 (lebih besar dari t-tabel 1,662). Digital
UNSIKAUNSIKA Hasil evaluasi pengelolaan limbah medis padat, khususnya pada pengemasan dan penyimpanan, di RS X berdasarkan persyaratan pada Peraturan Menteri LingkunganHasil evaluasi pengelolaan limbah medis padat, khususnya pada pengemasan dan penyimpanan, di RS X berdasarkan persyaratan pada Peraturan Menteri Lingkungan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Wisatawan diberi informasi tentang bagaimana e-ticketing dapat menghemat waktu mereka, menghindari antrian panjang, dan memberikan pengalaman kunjunganWisatawan diberi informasi tentang bagaimana e-ticketing dapat menghemat waktu mereka, menghindari antrian panjang, dan memberikan pengalaman kunjungan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Selain itu, penggunaan teknologi dan media digital telah memungkinkan aksesibilitas pembelajaran yang lebih luas dan fleksibel bagi siswa, bahkan di masaSelain itu, penggunaan teknologi dan media digital telah memungkinkan aksesibilitas pembelajaran yang lebih luas dan fleksibel bagi siswa, bahkan di masa
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Dengan menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka, pendekatan ini memungkinkan siswa untuk tetap terlibat dalam proses pembelajaran meskipun dalamDengan menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka, pendekatan ini memungkinkan siswa untuk tetap terlibat dalam proses pembelajaran meskipun dalam
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Pelatihan pengelasan SMAW di desa Kresik Putih menerapkan teknologi pengelasan SMAW hingga menjadi produk berupa tempat pas bunga untuk kantor desa. PelatihanPelatihan pengelasan SMAW di desa Kresik Putih menerapkan teknologi pengelasan SMAW hingga menjadi produk berupa tempat pas bunga untuk kantor desa. Pelatihan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Setelah kegiatan presentasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Aktivis dari Asbak dalam kegiatan ini dilakukan demonstrasi pembuatan pupuk tanaman eco enzyme.Setelah kegiatan presentasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Aktivis dari Asbak dalam kegiatan ini dilakukan demonstrasi pembuatan pupuk tanaman eco enzyme.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Metode yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara. Hasil yang ditemukan dalam kegiatan PengenalanMetode yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara. Hasil yang ditemukan dalam kegiatan Pengenalan
Useful /
IMADIKLUSIMADIKLUS Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi yang selanjutnyaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi yang selanjutnya
UNIPASBYUNIPASBY Desain penelitian menggunakan quasi‑experiment dengan two‑group post‑test. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlahDesain penelitian menggunakan quasi‑experiment dengan two‑group post‑test. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah
UNIPASBYUNIPASBY 2) Aspek Fisik meliputi, a) melancarkan pencernaan dan pembuangan sehingga bayi terangsang untuk menyusu dengan baik, b) menghindari sembelit, kolik, diare,2) Aspek Fisik meliputi, a) melancarkan pencernaan dan pembuangan sehingga bayi terangsang untuk menyusu dengan baik, b) menghindari sembelit, kolik, diare,
UNSIKAUNSIKA Pertumbuhan pembangunan di Indonesia perlu didukung inovasi konstruksi yang berdampak positif. Pekerjaan konstruksi dibatasi waktu dan biaya, namun harusPertumbuhan pembangunan di Indonesia perlu didukung inovasi konstruksi yang berdampak positif. Pekerjaan konstruksi dibatasi waktu dan biaya, namun harus