UICUIC

Jurnal Fitofarmaka Dan KesehatanJurnal Fitofarmaka Dan Kesehatan

Rhizobakteria merupakan kelompok bakteri heterogen yang memiliki relung pada permukaan akar tanaman (rizospher) yang dikenal sebagai Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) karena memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman melalui kemampuan menghasilkan hormon dan memperbaiki absorpsi unsur hara di tanah. Makalah ini mengulas dan mensintesis 54 jurnal dari Scopus Database yang diterbitkan antara tahun 2012 – 2022. Artikel jurnal yang diulas dikategorikan ke dalam lingkup kelimpahan dan keragaman Rhizobakteria dalam hubungannya terhadap performanya di lingkungan. Hasil review melalui keterkaitan abstrak dengan tema bakteri PGPR, bakteri endofit dan kelimpahannya, sehingga dihasilkan 9 jurnal yang terkait dengan ruang lingkup tersebut. Kelimpahan dan keragaman mikrob ini sudah banyak dilaporkan dalam beberapa studi yang terkait dengan kemampuannya dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, adaptasinya dalam menurunkan tingkat stress pada tanaman dan pencemaran pupuk kimia pada tanah.

Rhizobakteria memiliki relung dan keragaman pada habitatnya di akar tanaman padi dan sereal lainnya.Rhizobakteria tersebut mampu mengkolonisasi akar dan menghasilkan enzim dan hormon pemacu pertumbuhan tanaman.Selain itu, mikrob ini juga mampu menjadi agens hayati untuk melawan patogen tanaman dan sebagai agen bioremediasi pada tanah yang tercemar, serta dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung keberlanjutan lahan.

Berdasarkan tinjauan pustaka, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada identifikasi dan karakterisasi lebih mendalam mengenai mekanisme spesifik yang digunakan oleh Rhizobakteria dalam meningkatkan toleransi tanaman padi terhadap berbagai stres abiotik, seperti kekeringan dan salinitas. Hal ini dapat dilakukan melalui pendekatan genomik dan metabolomik untuk mengungkap gen dan jalur metabolisme yang terlibat. Selain itu, penelitian perlu dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi berbagai strain Rhizobakteria dengan dosis pupuk kimia yang berbeda untuk mencapai hasil panen yang optimal sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi Rhizobakteria dalam memfasilitasi fitoremediasi tanah yang tercemar logam berat atau residu pestisida, dengan mempertimbangkan interaksi antara mikrob, tanaman, dan lingkungan tanah secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan meningkatkan produktivitas tanaman padi.

Read online
File size256.11 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test