STIKESHBSTIKESHB
JURKESSIAJURKESSIAIndonesia saat ini berfokus pada perbaikan gizi di setiap tahap kehidupan, termasuk remaja yang rentan terhadap masalah status gizi yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti citra tubuh, jenis kelamin, pola makan, dan sikap. Di Kabupaten Banjar, 30,11% remaja mengalami masalah gizi seperti sangat kurus, kurus, kelebihan berat badan, dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan status gizi remaja di SMAN 2 Martapura. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 103 remaja yang dipilih dari populasi 814 siswa menggunakan sampling proporsional. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki status gizi normal (64,1%), citra tubuh positif (60,2%), pola makan tidak sehat (62,1%), dan sikap positif (50,5%). Berdasarkan uji Fishers Exact (α<0,05), jenis kelamin menunjukkan hubungan signifikan dengan status gizi (p = 0,039), dan berdasarkan uji Spearman Rank correlation (α<0,05), pola makan juga berhubungan signifikan dengan status gizi (p = 0,020). Namun, citra tubuh (p = 0,667) dan sikap (p = 0,137) tidak berhubungan signifikan dengan status gizi. Institusi kesehatan dan sekolah diharapkan untuk memantau secara aktif dan memberikan pendidikan gizi, sementara remaja didorong untuk mengadopsi pola makan seimbang. Para peneliti diminta untuk memeriksa faktor-faktor lain yang mempengaruhi status gizi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMAN 2 Banjarmasin, remaja dengan status gizi normal mencapai 64,1%, sementara remaja dengan citra tubuh positif sebesar 69,2%.Proporsi jenis kelamin sampel didominasi oleh laki-laki (56,3%).Namun, pola konsumsi remaja di sekolah tersebut mayoritas dikategorikan kurang, sementara sikap terhadap gizi seimbang terbagi hampir rata antara positif (50,5%) dan negatif (49,5%).Hasil analisis lebih lanjut menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara citra tubuh dengan status gizi remaja, dan juga tidak ada hubungan bermakna antara sikap terhadap gizi seimbang dengan status gizi remaja.Namun, ditemukan hubungan bermakna antara jenis kelamin dengan status gizi remaja, serta hubungan yang bermakna antara pola konsumsi dengan status gizi remaja.
Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar penelitian lanjutan dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi status gizi remaja. Misalnya, apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan gizi dan status gizi remaja? Apakah ada perbedaan signifikan dalam status gizi antara remaja yang tinggal di lingkungan perkotaan dan pedesaan? Bagaimana pengaruh dukungan keluarga dan teman sebaya terhadap status gizi remaja? Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan status gizi remaja dan mengurangi masalah gizi yang mereka hadapi.
| File size | 390.19 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESHBSTIKESHB Dari 173 pengajuan peserta non-aktif, 89,6% berhasil diterima menjadi peserta UHC, mencerminkan efektivitas program dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan.Dari 173 pengajuan peserta non-aktif, 89,6% berhasil diterima menjadi peserta UHC, mencerminkan efektivitas program dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan.
STIKESHBSTIKESHB Ketahanan pangan rumah tangga di Indonesia adalah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan merupakan akar penyebab malnutrisi. Penelitian ini bertujuanKetahanan pangan rumah tangga di Indonesia adalah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan merupakan akar penyebab malnutrisi. Penelitian ini bertujuan
UNIBAUNIBA Koefisien korelasi tertinggi dimiliki oleh persuasi verbal (0,515). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman keberhasilan, pengalaman orangKoefisien korelasi tertinggi dimiliki oleh persuasi verbal (0,515). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman keberhasilan, pengalaman orang
UNIBAUNIBA Teknik pengambilan sampel yaitu dengan simple random sampling jumlah sampel sebanyak 44 responden. Hasil penelitian dianalisis dengan chi-square. DariTeknik pengambilan sampel yaitu dengan simple random sampling jumlah sampel sebanyak 44 responden. Hasil penelitian dianalisis dengan chi-square. Dari
UNIBAUNIBA Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data menggunakan teknik Probability SamplingMetode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data menggunakan teknik Probability Sampling
UNIBAUNIBA Latar Belakang: Abortus saat ini masih merupakan masalah besar di Indonesia dilihat dari epidemiologis, mordibitas, mortalitas, dan prognosisnya. KetidakjelasanLatar Belakang: Abortus saat ini masih merupakan masalah besar di Indonesia dilihat dari epidemiologis, mordibitas, mortalitas, dan prognosisnya. Ketidakjelasan
UNIBAUNIBA Staphylococcus epidermidis adalah bakteri pencemar, flora normal di habitat aslinya, tetapi dapat menyebabkan infeksi di habitat lain, terutama jika sistemStaphylococcus epidermidis adalah bakteri pencemar, flora normal di habitat aslinya, tetapi dapat menyebabkan infeksi di habitat lain, terutama jika sistem
UNIBAUNIBA 627 responden. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan ditabulasi silang kemudian diuji dengan Fisher untuk mengetahui adanya627 responden. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan ditabulasi silang kemudian diuji dengan Fisher untuk mengetahui adanya
Useful /
PTIQPTIQ Terlepas dari adanya kekurangan dalam penggunaan media digital, pembelajaran digital dapat membuat siswa merasa senang karena guru dapat mendesain bahanTerlepas dari adanya kekurangan dalam penggunaan media digital, pembelajaran digital dapat membuat siswa merasa senang karena guru dapat mendesain bahan
UWMYUWMY Penambahan daging ikan lele dumbo memberikan pengaruh signifikan (α = 0,05) pada respon kadar air, protein, kadar abu, serta daya kembang kerupuk. SemakinPenambahan daging ikan lele dumbo memberikan pengaruh signifikan (α = 0,05) pada respon kadar air, protein, kadar abu, serta daya kembang kerupuk. Semakin
UNIBAUNIBA Insomnia merupakan gejala yang mengacu pada keluhan kesulitan tidur, sering atau terbangun berkepanjangan, kualitas tidur yang tidak memadai, atau durasiInsomnia merupakan gejala yang mengacu pada keluhan kesulitan tidur, sering atau terbangun berkepanjangan, kualitas tidur yang tidak memadai, atau durasi
STIKESHBSTIKESHB Analisis data dilakukan dengan uji ANOVA satu arah diikuti uji LSD (least significant difference). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antarAnalisis data dilakukan dengan uji ANOVA satu arah diikuti uji LSD (least significant difference). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antar