STIKESHBSTIKESHB
JURKESSIAJURKESSIAPenyakit jantung telah lama menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia, dengan faktor risiko gaya hidup yang berkontribusi signifikan terhadap terjadinya penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara faktor risiko gaya hidup potensial dan kejadian penyakit jantung pada pegawai dan petani di Kabupaten Gowa pada tahun 2025. Pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik diterapkan. Studi melibatkan 160 responden yang dipilih melalui sampling purposive. Data dianalisis menggunakan metode univariate dan bivariate dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa, di antara pegawai, terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik (p=0.004), perilaku merokok (p=0.021), dan kualitas tidur (p=0.040) dengan penyakit jantung. Sementara itu, di antara petani, aktivitas fisik (p=0.050) dan perilaku merokok (p=0.042) memiliki hubungan signifikan, sedangkan tingkat pengetahuan, kualitas tidur, dan pola makan tidak. Kesimpulannya, aktivitas fisik dan perilaku merokok diidentifikasi sebagai faktor risiko dominan yang terkait dengan kejadian penyakit jantung pada pegawai dan petani.
Faktor gaya hidup, khususnya aktivitas fisik, perilaku merokok, dan kualitas tidur, memiliki kontribusi penting terhadap kejadian penyakit jantung pada pegawai dan petani dibandingkan pengetahuan dan pola makan.Upaya pencegahan penyakit jantung perlu disesuaikan dengan konteks pekerjaan.Untuk pegawai, intervensi yang direkomendasikan meliputi program olahraga rutin di tempat kerja, layanan konseling berhenti merokok, kampanye anti-rokok internal, serta pelatihan manajemen stres dan kualitas tidur.Pada kelompok petani, disarankan edukasi fisik terkait pengaturan aktivitas melalui teknik kerja ergonomis dan istirahat terjadwal, penyuluhan bahaya merokok berbasis komunitas dengan dukungan konseling, serta promosi tidur cukup dan pola makan seimbang dengan memanfaatkan pangan lokal.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang fokus pada intervensi spesifik untuk mengurangi risiko penyakit jantung pada pegawai dan petani. Studi ini dapat mengeksplorasi efektivitas program olahraga rutin di tempat kerja, seperti senam atau jalan sehat, dalam meningkatkan aktivitas fisik pegawai. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak kampanye anti-rokok internal dan layanan konseling berhenti merokok pada perilaku merokok pegawai. Untuk petani, studi lanjutan dapat berfokus pada edukasi fisik yang terkait dengan teknik kerja ergonomis dan istirahat terjadwal, serta promosi tidur cukup dan pola makan seimbang dengan memanfaatkan pangan lokal. Penelitian ini dapat mengeksplorasi hubungan antara kualitas tidur, manajemen stres, dan pola makan sehat dengan kejadian penyakit jantung pada petani.
| File size | 271.63 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESHBSTIKESHB Metode deskriptif kualitatif digunakan melalui studi kasus di sebuah rumah sakit di Bandung yang menerapkan program UHC. Informan meliputi petugas administrasiMetode deskriptif kualitatif digunakan melalui studi kasus di sebuah rumah sakit di Bandung yang menerapkan program UHC. Informan meliputi petugas administrasi
STIKESHBSTIKESHB Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, MDPI, dan Garuda Kemendikbud. Fokus penelitian adalah studi yang dilakukan di IndonesiaPencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, MDPI, dan Garuda Kemendikbud. Fokus penelitian adalah studi yang dilakukan di Indonesia
UNIBAUNIBA Analisis data menggunakan uji statistik Spearmans Rho. Hasil menunjukkan bahwa pengalaman keberhasilan, pengalaman orang lain, persuasi verbal, dan kondisiAnalisis data menggunakan uji statistik Spearmans Rho. Hasil menunjukkan bahwa pengalaman keberhasilan, pengalaman orang lain, persuasi verbal, dan kondisi
UNIBAUNIBA Dari hasil perhitungan uji chi square didapatkan hasil dengan nilai p = 0,001 (p ≤ 0,05) yaitu terdapat hubungan antara masa kerja dengan kejadian carpalDari hasil perhitungan uji chi square didapatkan hasil dengan nilai p = 0,001 (p ≤ 0,05) yaitu terdapat hubungan antara masa kerja dengan kejadian carpal
UNIBAUNIBA Kurangnya kemampuan individu mengontrol intensitas penggunaan smartphone dapat mengakibatkan buruknya kualitas tidur. Usia remaja memerlukan waktu tidurKurangnya kemampuan individu mengontrol intensitas penggunaan smartphone dapat mengakibatkan buruknya kualitas tidur. Usia remaja memerlukan waktu tidur
UNIBAUNIBA Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rekam medik. Analisis data dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil: Dari hasil penelitianSumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rekam medik. Analisis data dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil: Dari hasil penelitian
UNIBAUNIBA Kelompok pelakuan pertama (kontrol negatif) diberikan aquadest steril; kelompok perlakuan kedua (kontrol positif) diberi kloramfenikol; kelompok perlakuanKelompok pelakuan pertama (kontrol negatif) diberikan aquadest steril; kelompok perlakuan kedua (kontrol positif) diberi kloramfenikol; kelompok perlakuan
UNIBAUNIBA Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RS Charis Medika kota Batam. Data diambil menggunakanMetode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RS Charis Medika kota Batam. Data diambil menggunakan
Useful /
STIKESHBSTIKESHB Menonton video mukbang telah menjadi kebiasaan populer saat ini, terutama di kalangan remaja dan dewasa. Tren ini didukung oleh kemudahan akses internetMenonton video mukbang telah menjadi kebiasaan populer saat ini, terutama di kalangan remaja dan dewasa. Tren ini didukung oleh kemudahan akses internet
STIKESHBSTIKESHB Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap berhubungan positif dengan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga, sementara sarana-prasaranaPenelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap berhubungan positif dengan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga, sementara sarana-prasarana
IWIIWI Segregasi ini dimungkinkan terjadi karena faktor perpindahan penduduk yang besar ke wilayah baru dalam waktu singkat. Segregasi ini dapat dikelompokkanSegregasi ini dimungkinkan terjadi karena faktor perpindahan penduduk yang besar ke wilayah baru dalam waktu singkat. Segregasi ini dapat dikelompokkan
IWIIWI Reviu dilakukan berdasarkan kerangka Desimone (2009) dan Darling-Hammond (2017). Hasil menunjukkan bahwa rancangan PGP memenuhi fitur inti pengembanganReviu dilakukan berdasarkan kerangka Desimone (2009) dan Darling-Hammond (2017). Hasil menunjukkan bahwa rancangan PGP memenuhi fitur inti pengembangan