STIKESHBSTIKESHB
JURKESSIAJURKESSIAMenonton video mukbang telah menjadi kebiasaan populer saat ini, terutama di kalangan remaja dan dewasa. Tren ini didukung oleh kemudahan akses internet dan beragamnya video mukbang di media sosial, yang menarik banyak penggemar, terutama mahasiswa. Penyajian makanan dan tindakan makan dalam video mukbang memberikan rangsangan visual yang dapat mempengaruhi pilihan makanan penonton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi melalui video mukbang gizi seimbang terhadap preferensi makanan pada remaja awal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pre-post test. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Sampel terdiri dari 36 remaja awal. Media edukasi yang digunakan adalah video edukasi gizi seimbang yang dibuat oleh peneliti. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi edukasi, 67,5% remaja memiliki preferensi gizi tidak seimbang, sedangkan 32,5% memiliki preferensi gizi seimbang berdasarkan kategori skor. Setelah intervensi edukasi, 27,5% remaja masih memiliki preferensi gizi tidak seimbang, sedangkan 72,5% memiliki preferensi gizi seimbang. Analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi video gizi seimbang terhadap preferensi makanan (p = 0,00).
Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon, didapatkan pengaruh signifikan pemberian edukasi video gizi seimbang terhadap preferensi makanan para remaja awal di SMP Widya Manggala, Jakarta Timur dengan p value <0,001.Hal ini menunjukkan bahwa media edukasi yang interaktif dan menarik, khususnya dalam bentuk video edukasi digital, dapat mengubah preferensi makanan para remaja ke arah yang lebih baik atau gizi seimbang.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: . 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh edukasi video gizi seimbang terhadap perilaku makan remaja, khususnya dalam hal penerapan prinsip gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.. 2. Meneliti efektivitas edukasi gizi seimbang dalam mengurangi konsumsi makanan tidak sehat dan meningkatkan asupan makanan bergizi seimbang pada remaja.. 3. Menganalisis dampak jangka panjang edukasi gizi seimbang terhadap status gizi dan kesehatan remaja, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan perubahan preferensi makanan.
| File size | 263.23 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
GRAHAKAROMAHGRAHAKAROMAH Ini termasuk memberikan ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif, MP-ASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) sesuai usia, dan mengkonsumsi makanan lokal yangIni termasuk memberikan ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif, MP-ASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) sesuai usia, dan mengkonsumsi makanan lokal yang
UNIPDUUNIPDU Solusi yang diusulkan termasuk integrasi pendidikan gizi di sekolah, promosi aktivitas fisik yang menyenangkan dan sosial, serta keterlibatan keluargaSolusi yang diusulkan termasuk integrasi pendidikan gizi di sekolah, promosi aktivitas fisik yang menyenangkan dan sosial, serta keterlibatan keluarga
UHTUHT Ramelan Surabaya (Januari‑Maret 2023) menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin laki‑laki (71%) dan berusia 56‑65 tahun (33,43%). SebanyakRamelan Surabaya (Januari‑Maret 2023) menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin laki‑laki (71%) dan berusia 56‑65 tahun (33,43%). Sebanyak
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Dan sebagian kecil yang lain dengan kadar kolesterol tinggi sebanyak 2 orang (1,3%). Hampir seluruh peserta memiliki tekanan darah normal, GDA normal,Dan sebagian kecil yang lain dengan kadar kolesterol tinggi sebanyak 2 orang (1,3%). Hampir seluruh peserta memiliki tekanan darah normal, GDA normal,
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Metode yang digunakan adalah penyuluhan berbasis website melalui sesi tatap muka dan akses mandiri terhadap konten edukasi di dalam website. Dapat diketahuiMetode yang digunakan adalah penyuluhan berbasis website melalui sesi tatap muka dan akses mandiri terhadap konten edukasi di dalam website. Dapat diketahui
UTSUTS Pengabdian masyarakat di SMA WAHYU pada hari Kamis, 16 Februari 2023, menunjukkan bahwa penyuluhan dan edukasi dapat meningkatkan pemahaman siswa tentangPengabdian masyarakat di SMA WAHYU pada hari Kamis, 16 Februari 2023, menunjukkan bahwa penyuluhan dan edukasi dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Pengujian akurasi sistem pakar untuk diagnosa penyakit lambung menunjukkan hasil yang memuaskan dengan tingkat akurasi mencapai 80%. Dari 15 data uji,Pengujian akurasi sistem pakar untuk diagnosa penyakit lambung menunjukkan hasil yang memuaskan dengan tingkat akurasi mencapai 80%. Dari 15 data uji,
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 20 individu yang terdiri dari ibu pkk dan remaja putri. Seluruh (100 %) peserta berpartisipasi aktifPeserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 20 individu yang terdiri dari ibu pkk dan remaja putri. Seluruh (100 %) peserta berpartisipasi aktif
Useful /
IAIN SUIAIN SU Penelitian ini menganalisis experiential communication sebagai proses pembentukan makna (meaning-making) dalam memengaruhi minat karier pertanian padaPenelitian ini menganalisis experiential communication sebagai proses pembentukan makna (meaning-making) dalam memengaruhi minat karier pertanian pada
UNPUNP Ada hubungan negatif dan signifikan antara persepsi sosial siswa dengan kebutuhan khusus dengan bullying, dengan rho=-0. 233 dan tingkat signifikansi 0.Ada hubungan negatif dan signifikan antara persepsi sosial siswa dengan kebutuhan khusus dengan bullying, dengan rho=-0. 233 dan tingkat signifikansi 0.
UNPUNP Pengumpulan data menggunakan perilaku sosial dengan model skala Likert. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkanPengumpulan data menggunakan perilaku sosial dengan model skala Likert. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan
UNPUNP Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif. Populasi penelitian ini adalah 969 siswa di SMAN 4 Payakumbuh denganPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif. Populasi penelitian ini adalah 969 siswa di SMAN 4 Payakumbuh dengan