UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum IslamJurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam

Studi ini mengklarifikasi tanggung jawab pidana untuk pembuangan sel punca manusia menurut undang-undang Yordania, tergantung pada jenis pembuangan tersebut, baik melalui penjualan maupun melalui sumbangan. Oleh karena itu, peneliti dalam studi ini mengadopsi pendekatan deskriptif dan analitis untuk menyajikan teks-teks yang mengkriminalisasi pembuangan sel punca dan menganalisis isinya untuk menentukan cakupan dan batasan tanggung jawab pidana untuk pembuangan ini guna mencegah penyalahgunaan sel punca untuk keuntungan materi. Studi ini mencapai sejumlah kesimpulan, yang terdiri dari mengkriminalisasi pembuangan sel punca sebagai imbalan kompensasi keuangan dan memperbolehkan pembuangan tersebut jika dilakukan melalui sumbangan, dengan kemungkinan bagi pemberi sumbangan untuk menerima kompensasi sederhana yang tidak mencapai tingkat kompensasi keuangan untuk sel-sel ini, asalkan diberikan persetujuan yang diinformasikan terhadap sumbangan tersebut. Transfer sel punca ke tubuh lain tidak membahayakan kesehatan masyarakat. Legislatif Yordania merekomendasikan dilakukannya beberapa perubahan pada unsur-unsur yang mengkriminalisasi pembuangan sel punca, tergantung pada tingkat risiko yang ditimbulkannya terhadap penjualan atau peredaran sel tersebut, sebagaimana tercermin dalam jumlah hukuman yang ditetapkan untuk setiap kasus pidana secara sebanding dengan tingkat kejahatan yang dilakukan.

Tujuan penelitian tentang tanggung jawab pidana individu untuk perilaku mereka, termasuk sel punca, berdasarkan undang-undang Yordania, adalah untuk menciptakan sistem hukum yang sehat yang menyediakan batas pertahanan untuk melindungi eksploitasi sel punca manusia.Ini untuk memastikan bahwa mereka tidak diperlakukan sebagai salah satu dari berikut.komoditas, barang dagangan, atau sarana untuk keuntungan keuangan.Penelitian mencoba mengkriminalisasi penjualan sel punca manusia atau pembuangan mereka sebagai imbalan untuk kompensasi keuangan, melindungi sel punca dari penggunaan yang tidak tepat.Penting untuk dicatat bahwa Sistem Sel Punca Yordania mengizinkan sumbangan sel punca manusia untuk tujuan terapi dan penelitian ilmiah sebagai prinsip umum.Ini mewajibkan pendirian batas yang jelas untuk sumbangan sel punca yang diizinkan sebagai imbalan kompensasi dan pengungkapan batas-batas seperti itu di bawah ancaman kriminalisasi.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana sistem hukum Yordania dapat lebih efektif melindungi sel punca dari eksploitasi dan perdagangan ilegal. Penelitian ini dapat menyelidiki apakah ada celah dalam undang-undang yang memungkinkan perdagangan sel punca dan bagaimana undang-undang dapat diperbaiki untuk mencegah praktik-praktik ini. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana sistem hukum Yordania dapat lebih efektif melindungi kesehatan masyarakat dalam hal penggunaan sel punca. Ini dapat mencakup studi tentang bagaimana undang-undang dapat lebih jelas mengatur penggunaan sel punca untuk tujuan terapi dan penelitian, serta memastikan bahwa sel punca yang digunakan adalah aman dan tidak menimbulkan risiko bagi penerima. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana sistem hukum Yordania dapat lebih efektif melindungi hak-hak individu dalam hal sumbangan sel punca. Ini dapat mencakup studi tentang bagaimana undang-undang dapat lebih jelas mengatur proses sumbangan sel punca, termasuk persyaratan persetujuan yang diinformasikan dan kompensasi yang diterima oleh donor. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan sistem hukum yang lebih kuat dan efektif untuk melindungi sel punca, kesehatan masyarakat, dan hak-hak individu dalam konteks Yordania.

  1. Science Translational Medicine. science medicine skip main content covid research story preserving peritoneal... stm.sciencemag.orgScience Translational Medicine science medicine skip main content covid research story preserving peritoneal stm sciencemag
Read online
File size489.73 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test