169169

AWILARASAWILARAS

Penelitian ini berjudul Eksistensi Kesenian Angklung Betot di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya. Angklung Betot ini adalah kesenian yang tumbuh dan berkembang di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Angklung Betot ini diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Kesenian Angklung Betot sering digelar untuk acara arak-arakan, khitanan, penyambutan, bahkan acara-acara penting lainnya. Maka dari itu peneliti membatasi permasalahan pada penelitian dari melalui beberapa rumusan masalah yakni meliputi: (1) Bagaimana bentuk kesenian Angklung Betot di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, (2) Bagaimana eksistensi dan upaya pelestarian kesenian Angklung Betot di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bentuk kesenian Angklung Betot di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, (2) Untuk mendeskripsikan eksistensi dan upaya pelestarian kesenian Angklung Betot di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah Teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan tentang Eksistensi Kesenian Angklung Betot Di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya dapat diketahui bahwa kesenian ini disinyalir mulai ada sejak tahun 2000-an.Angklung Betot ini merupakan sarana hiburan yang sering dipentaskan dalam acara penyambutan tamu atau acara khitanan dan acara lainnya yang biasanya dipentaskan dalam bentuk pertunjukan helaran atau arak-arakan.Di balik eksistensinya saat ini, Angklung Betot sebagai bagian dari seni tradisi masyarakat mengalami perjalanan panjang.Berbagai inovasi yang ada, dari mulai inovasi teknik permainan hingga repertoar lagu dan bentuk petunjukan telah menjadi alasan kenapa kesenian Angklung Betot hingga saat ini masih ada.Adapun tujuan akhir dan alasan dari adanya berbagai inovasi itu tidak lain adalah bermaksud untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional agar lebih menarik dan menambah khasanah kesenian tradisional Sunda khususnya di wilayah Tasikmalaya.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara Angklung Betot dengan jenis angklung lainnya di Jawa Barat, seperti Angklung Padaeng dan Angklung Sered. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan persamaan antara jenis-jenis angklung tersebut, baik dari segi teknik permainan, repertoar lagu, maupun bentuk pertunjukan. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi keberlangsungan dan perkembangan Angklung Betot di masyarakat, seperti peran organisasi seni dan dukungan pemerintah daerah. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang keberlangsungan dan perkembangan kesenian tradisional di tengah gempuran globalisasi.

Read online
File size239.22 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test