169169
AWILARASAWILARASPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil pelatihan keterampilan bernyanyi pada mahasiswa difabel nonfisik di Art Therapy Center Widyatama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data utama. Penelitian ini menemukan bahwa pelatihan keterampilan bernyanyi dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu pengenalan teknik dasar, praktek bernyanyi, dan evaluasi performa. Meskipun terdapat kendala dalam proses pelatihan, seperti kesulitan adaptasi dengan metode pembelajaran, hasil menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan vokal mereka secara signifikan. Temuan ini mendukung pentingnya adaptasi metode pengajaran sesuai dengan kebutuhan khusus siswa difabel untuk memaksimalkan potensi mereka dalam bidang seni musik.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan keterampilan bernyanyi yang adaptif dan terstruktur memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan keterampilan vokal mahasiswa difabel nonfisik di Art Therapy Center Widyatama.Pendekatan pelatihan yang adaptif dan terstruktur dapat dijadikan sebagai model yang efektif dalam pendidikan musik untuk siswa dengan kebutuhan khusus, karena dapat membantu meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesejahteraan mereka.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai metode pelatihan vokal adaptif terhadap jenis-jenis disabilitas nonfisik yang berbeda, dengan mempertimbangkan tingkat keparahan dan karakteristik unik masing-masing individu. Hal ini penting untuk memahami bagaimana pendekatan yang paling tepat dapat disesuaikan untuk memaksimalkan potensi setiap mahasiswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan yang terintegrasi dengan terapi seni lainnya, seperti terapi musik dan art therapy, untuk menciptakan pendekatan holistik yang mendukung perkembangan emosional, sosial, dan kognitif mahasiswa difabel. Integrasi ini dapat membantu mengatasi hambatan psikologis dan meningkatkan motivasi belajar. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung pelatihan vokal adaptif, misalnya melalui penggunaan aplikasi atau perangkat lunak yang dirancang khusus untuk membantu mahasiswa melatih teknik vokal, meningkatkan pendengaran, dan memberikan umpan balik yang personal. Pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan aksesibilitas dan fleksibilitas pelatihan, serta memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih secara mandiri di luar jam pelajaran.
| File size | 365.16 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESKESDAM4DIPSTIKESKESDAM4DIP Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sebanyak 12 responden dibagi menjadi dua kelompok:Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sebanyak 12 responden dibagi menjadi dua kelompok:
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Masalah yang dihadapi oleh kedua pasien tersebut adalah Infeksi Saluran Kemih disertai dengan masalah nyeri akut yang berkaitan dengan cedera fisik, yangMasalah yang dihadapi oleh kedua pasien tersebut adalah Infeksi Saluran Kemih disertai dengan masalah nyeri akut yang berkaitan dengan cedera fisik, yang
UM MetroUM Metro Anak-anak dengan ASD sering kali kesulitan memahami dan menafsirkan komunikasi, yang berdampak pada interaksi sosial mereka. Berbagai intervensi telahAnak-anak dengan ASD sering kali kesulitan memahami dan menafsirkan komunikasi, yang berdampak pada interaksi sosial mereka. Berbagai intervensi telah
UPERTISUPERTIS Terapi butterfly hug menunjukkan pengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil saat menghadapi persalinan, dengan pergeseran kategoriTerapi butterfly hug menunjukkan pengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil saat menghadapi persalinan, dengan pergeseran kategori
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengatasi nyeri menstruasi adalah terapi musik religi, yang bekerja dengan merangsang otak untukSalah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengatasi nyeri menstruasi adalah terapi musik religi, yang bekerja dengan merangsang otak untuk
PELNIPELNI Penelitian ini dilakukan dalam 4 kali pertemuan setiap jadwal hemodialisa dengan durasi 30 menit. Hasil: Penelitian pada kedua responden menunjukkan penurunanPenelitian ini dilakukan dalam 4 kali pertemuan setiap jadwal hemodialisa dengan durasi 30 menit. Hasil: Penelitian pada kedua responden menunjukkan penurunan
UMSBUMSB Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 63 responden, sebanyak 61 responden (96,1%) memiliki pengetahuan baik tentang SDKI, SIKI dan SLKI. SedangkanHasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 63 responden, sebanyak 61 responden (96,1%) memiliki pengetahuan baik tentang SDKI, SIKI dan SLKI. Sedangkan
UMSBUMSB 25 (SD=0. 500), sementara nyeri pada kelompok intervensi yakni pasien lansia yang melakukan senam osteoporosis menunjukkan hasil latihan senam osteoporosis25 (SD=0. 500), sementara nyeri pada kelompok intervensi yakni pasien lansia yang melakukan senam osteoporosis menunjukkan hasil latihan senam osteoporosis
Useful /
STTPBSTTPB 2:42-47; 1Kor. 12:12-27) dengan kearifan indigenous Indonesia—gotong royong, tepo seliro, dan musyawarah-mufakat—mengusulkan distribusi otoritas berbasis2:42-47; 1Kor. 12:12-27) dengan kearifan indigenous Indonesia—gotong royong, tepo seliro, dan musyawarah-mufakat—mengusulkan distribusi otoritas berbasis
STTPBSTTPB Konsep mûsār (disiplin) dan yirat YHWH (takut akan TUHAN) dalam Amsal tidak dipahami sebagai teknik pedagogis semata, melainkan sebagai partisipasi dalamKonsep mûsār (disiplin) dan yirat YHWH (takut akan TUHAN) dalam Amsal tidak dipahami sebagai teknik pedagogis semata, melainkan sebagai partisipasi dalam
169169 Tene Simah Kuet dapat diartikan sebagai tanda/penanda yang membawa kekuatan dalam bentuk perubahan tempo dan dinamika sebuah permainan. Dalam hal ini pengkaryaTene Simah Kuet dapat diartikan sebagai tanda/penanda yang membawa kekuatan dalam bentuk perubahan tempo dan dinamika sebuah permainan. Dalam hal ini pengkarya
169169 Dedy Satya Hadianda ingin mengungkapkan kepiawaiannya dalam mengeksplorasi, mengolah, dan menciptakan susunan motif yang beragam pada setiap bagian karyaDedy Satya Hadianda ingin mengungkapkan kepiawaiannya dalam mengeksplorasi, mengolah, dan menciptakan susunan motif yang beragam pada setiap bagian karya