STTPBSTTPB
KURIOSKURIOSArtikel ini mengeksplorasi dimensi teologis pendidikan Kristiani melalui analisis terhadap personifikasi hokmah (hikmat) dalam Kitab Amsal, khususnya Amsal 1-9. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutis-teologis, penelitian ini menyelidiki bagaimana tradisi sapiensial Israel memahami hikmat bukan sekadar sebagai atribut ilahi, melainkan sebagai persona yang aktif dalam penciptaan dan formasi manusia. Pembacaan intertekstual terhadap Amsal 8:22-31 bersama dengan Kolose 1:15-17, Yohanes 1:1-3, dan 1 Korintus 1:24, menunjukkan bahwa personifikasi hikmat dalam Perjanjian Lama memiliki kontinuitas kristologis dalam Perjanjian Baru, di mana Kristus diidentifikasi sebagai Hikmat Allah. Lebih jauh lagi, artikel ini berargumen bahwa pemahaman trinitaris tentang hikmat—sebagai aktivitas Bapa melalui Anak dalam Roh—menyediakan fondasi ontologis dan teleologis bagi pendidikan karakter anak. Konsep mûsār (disiplin) dan yirat YHWH (takut akan TUHAN) dalam Amsal tidak dipahami sebagai teknik pedagogis semata, melainkan sebagai partisipasi dalam relasi trinitaris di mana hikmat Ilahi membentuk manusia menuju ḥayyîm (kehidupan). Implikasi praktis dari kajian ini mencakup reorientasi filosofi pendidikan Kristiani dari paradigma transmisi pengetahuan ke paradigma formasi relasional yang berakar pada communion dengan Allah Tritunggal.
Personifikasi Ḥokmah dalam Amsal bukan sekadar perangkat retoris, melainkan intuisi teologis tentang aktivitas Ilahi yang distingtif dalam penciptaan dan formasi manusia.Pembacaan intertekstual dengan Perjanjian Baru menunjukkan kontinuitas sapiensial dimana Kristus diidentifikasi sebagai Hikmat Allah yang berinkarnasi.Pengembangan lebih lanjut dalam kerangka teologi Trinitas menghasilkan pemahaman bahwa pendidikan Kristiani adalah partisipasi dalam aktivitas Allah Tritunggal, di mana Bapa, melalui Anak yang adalah Hikmat-Nya, dalam kuasa Roh, membentuk manusia menuju telos kehidupan sejati dalam persekutan dengan-Nya.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membahas bagaimana pendidikan karakter Kristiani dapat ditransformasikan menjadi ketertarikan anak terhadap ini dalam konteks kontemporer. Tanpa melupakan pendekatan pengetahuan, bagaimana bisa pengenalan kepada Christus, yang merupakan Hikmat Allah sebagai penerus hadir dalam kehidupan anak sehari-hari, digunakan untuk pembentukan karakter mereka? Tetapi, selepas melalui masyarakat kontemporer yang didominasi oleh nilai-nilai sekuler, seperti manakah cara mengenai interaksi antara famili dan gereja sehingga membentuk identitas anak melalui formasi karakter yang dikuatkan oleh hikmat rohaniah? Apakah penggunaan teknologi tambahan baik untuk memudahkan proses pendidikan karakter yang berbasis padaUser Centered Design, sehingga anak-anak dilakukan formasi kognitif dan karakteristis dengan cara yang lebih terfokus dan efektif?.
| File size | 455.67 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
MAYADANIMAYADANI Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pengetahuan pada siswa sekolah menengah atas tentang keselamatan dalam berkendara. Metode yang digunakanTujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pengetahuan pada siswa sekolah menengah atas tentang keselamatan dalam berkendara. Metode yang digunakan
MAYADANIMAYADANI Respon Kelompok Wanita Tani sangat positif dan menyambut baik program ini karena dapat mengubah sampah organik menjadi pupuk dan menjaga lingkungan sekitar,Respon Kelompok Wanita Tani sangat positif dan menyambut baik program ini karena dapat mengubah sampah organik menjadi pupuk dan menjaga lingkungan sekitar,
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil penerapan model PBL menunjukkan peningkatan kualitas implementasi literasi membaca, serta keaktifan belajar siswa secara signifikan. Persentase ketuntasanHasil penerapan model PBL menunjukkan peningkatan kualitas implementasi literasi membaca, serta keaktifan belajar siswa secara signifikan. Persentase ketuntasan
STTPBSTTPB Dalam konteks perkembangan teknologi, 1 Korintus 10:23 menekankan bahwa banyak hal yang diperbolehkan, tetapi tidak semua hal bermanfaat. Hal ini membukaDalam konteks perkembangan teknologi, 1 Korintus 10:23 menekankan bahwa banyak hal yang diperbolehkan, tetapi tidak semua hal bermanfaat. Hal ini membuka
RCRSRCRS 1, “Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, memberi kritik langsung terhadap praktik mafia tanah di Indonesia. Mafia tanah memperlakukan tanah1, “Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, memberi kritik langsung terhadap praktik mafia tanah di Indonesia. Mafia tanah memperlakukan tanah
UMSUMS Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi pihak sekolah untuk terus melanjutkan dan mengembangkan integrasi teknologi dalam kegiatan belajarDiharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi pihak sekolah untuk terus melanjutkan dan mengembangkan integrasi teknologi dalam kegiatan belajar
STAK PESATSTAK PESAT Kepemimpinan Raja Uzia memberikan pelajaran bagi pemimpin rohani masa kini akan pentingnya pengendalian diri. Kegagalannya menyelesaikan tugas karena melanggarKepemimpinan Raja Uzia memberikan pelajaran bagi pemimpin rohani masa kini akan pentingnya pengendalian diri. Kegagalannya menyelesaikan tugas karena melanggar
UMCUMC Adapun teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, dengan cara data yang masuk dari jawaban informan dan dikumpulkan, disusun, direduksiAdapun teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, dengan cara data yang masuk dari jawaban informan dan dikumpulkan, disusun, direduksi
Useful /
PUBMEDIAPUBMEDIA Hasil penelitian yang dilakukan ke 35 orang didapatkan bahwa sebanyak 22 orang (62. 9%) belum memiliki kesiapan fisik untuk menghadapi persalinannya. SebanyakHasil penelitian yang dilakukan ke 35 orang didapatkan bahwa sebanyak 22 orang (62. 9%) belum memiliki kesiapan fisik untuk menghadapi persalinannya. Sebanyak
PUBMEDIAPUBMEDIA Penelitian merekomendasikan peningkatan transparansi, optimalisasi media informasi, serta penataan standar layanan kesehatan kampus untuk memperkuat perlindunganPenelitian merekomendasikan peningkatan transparansi, optimalisasi media informasi, serta penataan standar layanan kesehatan kampus untuk memperkuat perlindungan
UMSUMS Hasil menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa dan kemampuan mereka menerapkan praktik keamanan pangan setelah edukasi, sehingga dapat mengurangi risikoHasil menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa dan kemampuan mereka menerapkan praktik keamanan pangan setelah edukasi, sehingga dapat mengurangi risiko
UMMATUMMAT Penelitian ini membandingkan kinerja algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam memprediksi gagal jantung menggunakan dataset Kaggle. Hasil menunjukkanPenelitian ini membandingkan kinerja algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam memprediksi gagal jantung menggunakan dataset Kaggle. Hasil menunjukkan