STTPBSTTPB
KURIOSKURIOSArtikel ini mengusulkan Theologia Morae (Teologi Kelambatan) sebagai kerangka teologis-spiritual bagi kepemimpinan Kristiani transformatif di era akselerasi disruptif. Berpijak pada teori akselerasi sosial Hartmut Rosa dan kritik Byung-Chul Han terhadap masyarakat burnout, studi ini mendiagnosis akselerasi sebagai patologi spiritual yang menegasi prinsip Sabbath dalam tatanan ciptaan.
Theologia Morae menawarkan visi alternatif kepemimpinan Kristiani yang secara sadar menolak hegemoni akselerasi.Berakar dalam sumber-sumber teologis klasik, slow leadership mengusulkan bahwa kelambatan bukanlah kelemahan melainkan virtus teologis yang esensial.Pemimpin Kristiani diundang untuk kembali ke kedalaman relasi dengan Allah, diri sendiri, komunitas, dan ciptaan, yang hanya mungkin ketika kita berani memperlambat langkah di tengah dunia yang tidak pernah berhenti berlari.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan konsep Theologia Morae dalam konteks Indonesia dengan mempertimbangkan tradisi-tradisi kearifan lokal dan tantangan kontekstual. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki aplikasi praktis dari slow leadership dalam berbagai konteks kepemimpinan, seperti gereja, organisasi non-profit, dan bisnis. Penelitian juga dapat mengeksplorasi hubungan antara slow leadership dan kesejahteraan mental serta fisik pemimpin, serta dampaknya terhadap organisasi dan masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam pengembangan kepemimpinan Kristiani yang transformatif dan berkelanjutan.
| File size | 401.36 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STTBISTTBI Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, observasi, wawancara, studi induktif Alkitab (Yesaya 42:1-9), dan narasi deskriptif. Kajian iniMetode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, observasi, wawancara, studi induktif Alkitab (Yesaya 42:1-9), dan narasi deskriptif. Kajian ini
STTPBSTTPB Menggunakan metode analisis literatur dengan pendekatan hermeneutik-fenomenologis, data dikumpulkan melalui studi komprehensif terhadap sumber-sumber teologi,Menggunakan metode analisis literatur dengan pendekatan hermeneutik-fenomenologis, data dikumpulkan melalui studi komprehensif terhadap sumber-sumber teologi,
STTPBSTTPB Kapasitas liminal adalah kerangka kompetensi kepemimpinan Kristen yang memberikan respons teologis terhadap kondisi transisional gereja kontemporer. IniKapasitas liminal adalah kerangka kompetensi kepemimpinan Kristen yang memberikan respons teologis terhadap kondisi transisional gereja kontemporer. Ini
STTPBSTTPB Dalam paradigma Barth, hal yang harus diingat bahwa Allah telah menyatakan rahmat-Nya melalui Yesus sejak kekekalan. Atas dasar inilah, Barth menentangDalam paradigma Barth, hal yang harus diingat bahwa Allah telah menyatakan rahmat-Nya melalui Yesus sejak kekekalan. Atas dasar inilah, Barth menentang
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip etos kerja menurut Amsal 6:6 dan 10:4 serta mengeksplorasi implementasinya dalam kehidupan orang KristenPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip etos kerja menurut Amsal 6:6 dan 10:4 serta mengeksplorasi implementasinya dalam kehidupan orang Kristen
STTSIMPSONSTTSIMPSON He affirmed that our affections lead our practice as we aspire to bring Gods glory in everything we do. The pursuit of sanctification is intimately relatedHe affirmed that our affections lead our practice as we aspire to bring Gods glory in everything we do. The pursuit of sanctification is intimately related
STTSIMPSONSTTSIMPSON Oleh karena itu, gereja dipanggil untuk memperkuat hubungan vertikal anggota dengan Tuhan. Kedua, tindakan konkret gereja di dunia harus didasarkan padaOleh karena itu, gereja dipanggil untuk memperkuat hubungan vertikal anggota dengan Tuhan. Kedua, tindakan konkret gereja di dunia harus didasarkan pada
UNAIUNAI Temuan menekankan dinamika interaksi antara iman, akal, dan otoritas gerejawi dalam membentuk perspektif teologis Kristen. Analisis ini memberikan wawasanTemuan menekankan dinamika interaksi antara iman, akal, dan otoritas gerejawi dalam membentuk perspektif teologis Kristen. Analisis ini memberikan wawasan
Useful /
STTPBSTTPB Kepemimpinan naratif-memori adalah paradigma pembangunan jemaat di Indonesia yang lebih setia secara teologis dan relevan secara kontekstual. Model iniKepemimpinan naratif-memori adalah paradigma pembangunan jemaat di Indonesia yang lebih setia secara teologis dan relevan secara kontekstual. Model ini
STTPBSTTPB Dalam konteks perkembangan teknologi, 1 Korintus 10:23 menekankan bahwa banyak hal yang diperbolehkan, tetapi tidak semua hal bermanfaat. Hal ini membukaDalam konteks perkembangan teknologi, 1 Korintus 10:23 menekankan bahwa banyak hal yang diperbolehkan, tetapi tidak semua hal bermanfaat. Hal ini membuka
STTPBSTTPB Artikel ini mengkaji konsep buah Roh dalam Galatia 5:22-24 sebagai habitus pneumatis yang membentuk kompetensi emosional peserta didik dalam konteks pendidikanArtikel ini mengkaji konsep buah Roh dalam Galatia 5:22-24 sebagai habitus pneumatis yang membentuk kompetensi emosional peserta didik dalam konteks pendidikan
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Disarankan pihak sekolah, guru, dan orang tua mendukung pengembangan soft skill melalui kegiatan ekstrakurikuler dan lingkungan belajar yang aman. SoftDisarankan pihak sekolah, guru, dan orang tua mendukung pengembangan soft skill melalui kegiatan ekstrakurikuler dan lingkungan belajar yang aman. Soft