PELNIPELNI

Jurnal Keperawatan Degeneratif PelniJurnal Keperawatan Degeneratif Pelni

Latar Belakang: Kecemasan merupakan suatu tanda yang memperingatkan tentang adanya ancaman disertai respons perasaan takut, memungkinkan individu mengambil tindakan untuk mengatasi ancaman seperti persaingan, bencana yang berdampak pada kesehatan fisik maupun mental. Kecemasan dapat terjadi pada individu yang mengalami ketidakstabilan emosi dalam suatu tindakan yang berdampak pada kualitas hidup mereka, seperti penderita penyakit degeneratif. Terdapat cara untuk menurunkan kecemasan yaitu dengan farmakologi dan nonfarmakologi, salah satu tindakan untuk menurunkan kecemasan dengan nonfarmakologi yaitu dengan meditasi berupa mendengarkan musik klasik Beethoven, yang dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan studi kasus. Kuesioner penelitian ini menggunakan skoring HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale), lembar observasi sebelum dan sesudah, dan SOP terapi musik klasik. Penelitian ini dilakukan dalam 4 kali pertemuan setiap jadwal hemodialisa dengan durasi 30 menit. Hasil: Penelitian pada kedua responden menunjukkan penurunan tingkat kecemasan. Terbukti adanya penurunan skor tingkat kecemasan setelah dilakukannya terapi musik klasik Beethoven pada responden I yaitu skor 25 (kecemasan sedang) menjadi 18 (kecemasan ringan), dan pada responden II skor 27 (kecemasan sedang) menjadi 14 (kecemasan Ringan).

Penurunan tingkat kecemasan terjadi pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa setelah diberikan terapi musik klasik Beethoven selama empat kali pertemuan sesuai jadwal hemodialisa.Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi musik klasik Beethoven efektif dalam mengurangi kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.Oleh karena itu, terapi musik klasik Beethoven disarankan untuk terus dikembangkan dan digunakan dalam praktik keperawatan sebagai bentuk pendekatan holistik yang mendukung kenyamanan dan ketenangan psikologis pasien.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan jumlah responden yang lebih besar dan menggunakan kelompok kontrol untuk memperkuat bukti efektivitas terapi musik klasik Beethoven dalam menurunkan kecemasan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas terapi musik klasik Beethoven dengan jenis terapi non-farmakologis lainnya, seperti relaksasi progresif atau terapi kognitif perilaku, dalam mengurangi kecemasan pada pasien GGK. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman subjektif pasien GGK selama menjalani terapi musik klasik Beethoven, termasuk persepsi mereka tentang manfaat dan tantangan terapi tersebut, serta faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan mereka terhadap terapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran terapi musik klasik Beethoven dalam meningkatkan kualitas hidup pasien GGK dan memberikan dasar bagi pengembangan intervensi keperawatan yang lebih efektif.

  1. Edukasi Masyarakat Mengenai Gejala Cemas | Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. edukasi masyarakat... journal.unilak.ac.id/index.php/dinamisia/article/view/10008Edukasi Masyarakat Mengenai Gejala Cemas Dinamisia Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat edukasi masyarakat journal unilak ac index php dinamisia article view 10008
Read online
File size404.88 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test