PPS UNISTIPPS UNISTI

Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis)Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi usaha ternak sapi potong terhadap pendapatan keluarga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Latar belakang penelitian ini adalah kenyataan bahwa sebagian besar peternakan sapi di Indonesia masih dikelola oleh peternak rakyat berskala kecil dengan teknologi sederhana dan manajemen tradisional, sehingga kontribusinya terhadap kesejahteraan keluarga belum optimal. Kecamatan Banyuasin III dipilih secara purposive karena memiliki populasi sapi potong dan jumlah peternak yang tinggi serta potensi pengembangan yang besar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei. Data primer diperoleh melalui wawancara dan kuesioner terhadap 35 peternak yang dipilih secara purposive sampling dari lima desa, yaitu Pangkalan Balai, Langkan, Sidang Mas, Lubuk Saung, dan Terlangu. Data sekunder dikumpulkan dari instansi terkait seperti Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin serta Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data meliputi perhitungan kontribusi pendapatan usaha ternak sapi potong terhadap total pendapatan rumah tangga dan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan total rumah tangga peternak sebesar Rp56.808.902 per tahun, dengan rata-rata pendapatan dari usaha ternak sapi potong sebesar Rp18.904.545 per tahun atau berkontribusi 33,27% terhadap pendapatan rumah tangga. Faktor jumlah kepemilikan ternak, biaya produksi, pengalaman beternak, tingkat pendidikan, dan modal usaha berpengaruh signifikan terhadap kontribusi pendapatan usaha ternak sapi potong. Usaha ternak sapi potong di Kecamatan Banyuasin III memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan utama melalui peningkatan manajemen, akses modal, dan teknologi modern.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah kepemilikan ternak dan tingkat pendidikan peternak merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi kontribusi pendapatan usaha ternak sapi potong.Rata-rata kontribusi pendapatan dari usaha ternak sapi potong terhadap total pendapatan rumah tangga petani adalah sebesar 33,27%, menunjukkan peran penting usaha ini dalam ekonomi rumah tangga.Oleh karena itu, peningkatan jumlah ternak dan pendidikan peternak dapat menjadi strategi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak sapi potong di Kecamatan Banyuasin III.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai model manajemen peternakan sapi potong terhadap peningkatan produktivitas dan pendapatan peternak, dengan mempertimbangkan karakteristik lokal dan ketersediaan sumber daya. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis rantai nilai (value chain) sapi potong di Kecamatan Banyuasin III, mulai dari hulu (pembibitan dan pakan) hingga hilir (pemasaran dan distribusi), untuk mengidentifikasi peluang peningkatan efisiensi dan nilai tambah. Ketiga, penting untuk meneliti dampak program-program pemerintah terkait peternakan sapi potong terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan peternak, serta efektivitas implementasi program tersebut di lapangan. Penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan sektor peternakan sapi potong di wilayah tersebut.

Read online
File size351.16 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test