MAHARDIKAMAHARDIKA

Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan Mahardika

Salah satu indikator untuk menilai mutu suatu pelayanan kesehatan di rumah sakit (RS) adalah tersedianya suatu rekam medik (RM) yang lengkap dan akurat, agar tercapainya standar pelayanan minimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelengkapan dan keakuratan isi dan pengisian Surgical safety checklist pada RM rawat inap bedah di RSUD Kota Kendari berdasarkan PMK nomor 11 tahun 2017. Desain Penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu dengan acak sederhana (simple random sampling). Adapun hasil pada penelitian ini yaitu Dari segi kelengkapan isi Surgical safety checklist berada dalam kategori tidak baik yaitu dengan tingkat kelengkapan kurang dari 100% yakni (95,45). Sedangkan dari segi keakuratan pengisian Surgical safety checklist berada dalam kategori tidak baik yaitu kurang dari 100% yakni (58,42) dimana hal ini menunjukan masih lemahnya fungsi RM sebagai bukti hukum. Sehingga pihak RS perlu mengadakan sosialisasi secara lebih rutin lagi tentang SOP, SK Direktur dan peraturan hukum RM kepada para petugas medis dan Surgical safety checklist.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap implementasi Surgical Safety Checklist (SSCL) di RSUD Kota Kendari, dapat disimpulkan bahwa isi dan pengisian Surgical Safety Checklist di RSUD Kota Kendari belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit dan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit.Terdapat ketidaksesuaian dalam beberapa poin, seperti tidak tercantumnya pemberian antibiotik profilaksis 60 menit sebelum pembedahan.Penelitian ini juga menyoroti bahwa rekam medis yang berisi Surgical Safety Checklist harus diisi secara lengkap sesuai dengan ketentuan.Implementasi checklist ini di RSUD Kota Kendari belum optimal dalam mengatasi risiko yang ada dalam prosedur operasi.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan dan keakuratan pengisian Surgical Safety Checklist, seperti tingkat pengetahuan petugas medis, ketersediaan sumber daya, dan sistem pendukung. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi pelatihan dan sosialisasi terhadap peningkatan kelengkapan dan keakuratan pengisian checklist. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi petugas medis terkait penerapan Surgical Safety Checklist, serta hambatan dan solusi yang dihadapi dalam implementasinya. Dengan menggabungkan hasil dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang implementasi Surgical Safety Checklist dan strategi yang efektif untuk meningkatkan keselamatan pasien dalam prosedur bedah.

  1. Analysis of the Completeness and Accuracy of Filling Out the Surgical Safety Checklist for Surgical Inpatients... doi.org/10.54867/jkm.v10i2.171Analysis of the Completeness and Accuracy of Filling Out the Surgical Safety Checklist for Surgical Inpatients doi 10 54867 jkm v10i2 171
Read online
File size215.09 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test