PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON

Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan KelautanBarakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan

Neraca komoditas merupakan kumpulan data dan informasi yang menggambarkan kondisi konsumsi dan produksi suatu komoditas tertentu, baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sektor industri dalam periode waktu tertentu dan berlaku secara nasional. Analisis neraca komoditas ikan tuna di Indonesia sangat penting untuk memahami keseimbangan antara produksi dan konsumsi serta dampaknya terhadap kebijakan perikanan dan ekonomi nasional. Namun, masalah seperti overfishing, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya konsumsi domestik menjadi tantangan utama yang perlu diatasi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk: (1) menganalisis neraca komoditas ikan tuna di Indonesia, dan (2) peramalan produksi dan konsumsi ikan tuna di Indonesia. Penelitian ini mengambil objek Indonesia ke Jepang. Data yang digunakan kuantitatif dengan sumber data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 1994 – 2023. Data time series selama 30 Tahun dianalisis menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk analisis neraca komoditas serta model ARIMA untuk peramalan produksi dan konsumsi ikan tuna di Indonesia yang dipilih berdasarkan hasil uji stasioneritas, plot ACF-PACF, serta kriteria AIC, SC, dan HC terendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama Tahun 1994 – 2023, neraca komoditas ikan tuna di Indonesia secara umum mengalami surplus, terutama setelah Tahun 2015 dikarenakan terjadi adanya lonjakan produksi. Model ARIMA (1, 1, 0) dipilih sebagai model terbaik untuk produksi, sedangkan ARIMA (0, 1, 1) untuk konsumsi. Peramalan menggunakan ARIMA menunjukkan tren peningkatan, baik pada produksi maupun konsumsi ikan tuna mulai Tahun 2024-2030. Rekomendasi kebijakan agar pemerintah meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat kualitas produk sesuai standar ekspor, serta memperluas akses pasar domestik guna meningkatkan konsumsi ikan tuna nasional.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa neraca komoditas ikan tuna di Indonesia selama Tahun 1994 – 2023 secara umum surplus, kecuali pada Tahun 1999 yang tercatat defisit menandakan adanya fluktuasi yang perlu mendapat perhatian dalam pengelolaan sumber daya.Hasil forecasting selama 7 tahun ke depan untuk produksi ikan tuna yaitu berkisar antara 360.000 Ton, sedangkan untuk konsumsi ikan tuna berkisar antara 170.Namun, hasil ini perlu diinterpretasikan dengan hati-hati karena model yang digunakan bersifat univariat, yang artinya hanya mempertimbangkan data historis tanpa melibatkan variabel eksternal.

Berdasarkan analisis data dan temuan penelitian, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika komoditas ikan tuna di Indonesia. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak perubahan iklim terhadap pola migrasi dan distribusi ikan tuna di perairan Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu laut, arus, dan ketersediaan plankton sebagai sumber makanan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen dalam memilih dan mengonsumsi ikan tuna, termasuk preferensi rasa, harga, informasi gizi, dan kesadaran akan keberlanjutan sumber daya perikanan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pengembangan produk olahan ikan tuna yang inovatif dan bernilai tambah tinggi, dengan mempertimbangkan tren pasar global dan preferensi konsumen lokal. Ketiga saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pengelolaan sumber daya perikanan tuna yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing industri perikanan tuna Indonesia, dan mendorong peningkatan konsumsi ikan tuna di kalangan masyarakat.

  1. Tuna Fish Commodity Balance In Indonesia | Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan. tuna fish... doi.org/10.47685/barakuda45.v7i2.657Tuna Fish Commodity Balance In Indonesia Barakuda 45 Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan tuna fish doi 10 47685 barakuda45 v7i2 657
Read online
File size647.86 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test