PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan KelautanBarakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan KelautanPertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) sangat dipengaruhi oleh pakan dan kualitas lingkungan budidaya. Di Indonesia, produktivitas ikan nila sering terkendala oleh efisiensi pakan dan fluktuasi kualitas air. Pakan alami seperti cacing darah (Chironomus sp.) mengandung protein tinggi yang mendukung pertambahan panjang tubuh, sedangkan pelet menyediakan nutrisi lengkap untuk peningkatan berat badan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian cacing darah, pelet, dan kombinasinya terhadap pertumbuhan benih ikan nila Nirwana serta kualitas air (suhu, pH, oksigen terlarut, dan amonia). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan: A (15% cacing darah), B (5% pelet), dan C (kombinasi 7,5% cacing darah 2,5% pelet), masing-masing empat ulangan. Benih berukuran 3–4 cm dan berumur ±2 bulan selama 50 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan mengalami peningkatan berat dan panjang, namun berdasarkan analisis variansi (ANOVA), tidak terdapat perbedaan signifikan (p > 0,05) pada semua parameter pertumbuhan, yaitu pertambahan berat mutlak (rata-rata 2,20–2,22 g), laju panjang mutlak (1,32–1,48 cm), pertumbuhan bobot harian (2,73–2,85%/hari), dan laju pertumbuhan panjang harian (0,0196–0,0210 cm/hari). Meskipun tidak signifikan secara statistik, perlakuan B menghasilkan bobot tertinggi secara deskriptif, sedangkan perlakuan A lebih unggul dalam pertumbuhan panjang harian. Kualitas air selama pemeliharaan tetap dalam kisaran optimal untuk ikan nila (suhu 25,5°C, pH 8,2–8,3, DO 4,5–4,7 mg/L, amonia 0,00–0,01 mg/L). Cacing darah lebih efektif dalam merangsang pertumbuhan panjang, sementara kombinasi pakan lebih efisien dalam meningkatkan berat tubuh. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan formulasi pakan alternatif dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan produktivitas budidaya secara efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan buatan (pelet), cacing darah (Chironomus sp.), dan kombinasi keduanya tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap pertumbuhan benih ikan nila nirwana (Oreochromis niloticus) selama masa pemeliharaan.Seluruh perlakuan dilakukan dalam kondisi kualitas air yang optimal, sehingga faktor lingkungan tidak menjadi pembatas pertumbuhan.Meskipun demikian, studi ini memiliki keterbatasan berupa durasi pemeliharaan yang relatif singkat dan variasi dosis pakan yang terbatas.Diperlukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kompleks untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh jenis pakan terhadap pertumbuhan ikan nila secara berkelanjutan.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menginvestigasi pengaruh pemberian pakan dengan kandungan protein yang berbeda terhadap pertumbuhan ikan nila pada berbagai fase pertumbuhan, dengan tujuan untuk menentukan komposisi pakan yang paling optimal untuk setiap tahapan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi pengaruh kombinasi pakan alami dan buatan dengan proporsi yang berbeda terhadap efisiensi pakan dan kualitas air, serta dampaknya terhadap kesehatan ikan. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh kepadatan tebar yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila, dengan mempertimbangkan interaksi antara kepadatan tebar dan jenis pakan yang diberikan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh informasi yang komprehensif untuk mengembangkan strategi budidaya ikan nila yang lebih efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan, serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan produktivitas perikanan di Indonesia.
| File size | 576.33 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
POLIBATAMPOLIBATAM Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem ini secara efektif mengatasi tujuan penelitian. Tingkat Penyelesaian Tugas (TCR) awal sebesar 87,85% menunjukkanHasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem ini secara efektif mengatasi tujuan penelitian. Tingkat Penyelesaian Tugas (TCR) awal sebesar 87,85% menunjukkan
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya DBD serta upaya pencegahannyaKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya DBD serta upaya pencegahannya
OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI Studi masa depan sebaiknya difokuskan pada pengembangan produk pakan probiotik-herbal berbasis bawang putih yang difermentasi serta mengevaluasi kelayakanStudi masa depan sebaiknya difokuskan pada pengembangan produk pakan probiotik-herbal berbasis bawang putih yang difermentasi serta mengevaluasi kelayakan
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Luasan kawasan budidaya rumput laut yang masih tersisah di Desa Aimoli masih cukup besar sehingga masyarakat pesisir Desa Aimoli perlu diberikan motivasiLuasan kawasan budidaya rumput laut yang masih tersisah di Desa Aimoli masih cukup besar sehingga masyarakat pesisir Desa Aimoli perlu diberikan motivasi
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Transek dibuat sebanyak 3 pada perairan Amahai dan 5 transek pada perairan Sehati. Setiap transek terdiri dari 10 kuadrat berukuran 1x1 meter. PenelitianTransek dibuat sebanyak 3 pada perairan Amahai dan 5 transek pada perairan Sehati. Setiap transek terdiri dari 10 kuadrat berukuran 1x1 meter. Penelitian
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Berdasarkan analisa jenis sampah laut organik terdiri dari: kayu ukuran sedang, serpihan kayu, kelapa, sabut kelapa, daun dan bangkai ikan. Jenis sampahBerdasarkan analisa jenis sampah laut organik terdiri dari: kayu ukuran sedang, serpihan kayu, kelapa, sabut kelapa, daun dan bangkai ikan. Jenis sampah
UNAIRUNAIR Agen filterable, yang berpotensi mewakili spesies atau strain virus baru, menyebabkan sindrom hemoragik pada giant gourami. Penyakit yang menyerang giantAgen filterable, yang berpotensi mewakili spesies atau strain virus baru, menyebabkan sindrom hemoragik pada giant gourami. Penyakit yang menyerang giant
UNIDAUNIDA 5-38% dan Vorticella sp. 0-20%. Ektoparasit yang menginfeksi benih ikan lele Sangkuriang di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor adalah Trichodina sp. Faktor5-38% dan Vorticella sp. 0-20%. Ektoparasit yang menginfeksi benih ikan lele Sangkuriang di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor adalah Trichodina sp. Faktor
Useful /
POLIBATAMPOLIBATAM Penerapan animasi 3D terbukti meningkatkan daya tarik visual, memperkuat citra produk, dan memperluas jangkauan promosi digital. Penelitian ini diharapkanPenerapan animasi 3D terbukti meningkatkan daya tarik visual, memperkuat citra produk, dan memperluas jangkauan promosi digital. Penelitian ini diharapkan
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Namun, masalah seperti overfishing, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya konsumsi domestik menjadi tantangan utama yang perlu diatasi. Oleh karenaNamun, masalah seperti overfishing, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya konsumsi domestik menjadi tantangan utama yang perlu diatasi. Oleh karena
UMSUMS Ketiga, meskipun preferensi perilaku wisatawan telah banyak dipelajari, perhatian yang lebih sedikit diberikan pada preferensi penduduk sebagai tuan rumahKetiga, meskipun preferensi perilaku wisatawan telah banyak dipelajari, perhatian yang lebih sedikit diberikan pada preferensi penduduk sebagai tuan rumah
UNIPASBYUNIPASBY Diperlukan model intervensi tepat untuk mengatasi permasalahan untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif sekaligus upaya pencegahan stunting. PengabdianDiperlukan model intervensi tepat untuk mengatasi permasalahan untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif sekaligus upaya pencegahan stunting. Pengabdian