PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan KelautanBarakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan KelautanAmahai dan Sehati terletak di Kabupaten Maluku Tengah provinsi Maluku memiliki keanekaragaman jenis lamun tersebar pada zona intertidal maupun subtidal. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui (1) distribusi lamun di zona intertidal dan subtidal, (2) nilai keanekaragaman jenis lamun di zona intertidal dan subtidal. Penelitian dilakukan pada Tanggal 08 sampai 21 Desember 2024 menggunakan metode transek linier kuadrat. Transek dibuat sebanyak 3 pada perairan Amahai dan 5 transek pada perairan Sehati. Setiap transek terdiri dari 10 kuadrat berukuran 1x1 meter. Penelitian ditemukan sebanyak 3 jenis lamun, yaitu Cymodocea serrulata, Halodule pinifolia, dan Halophila ovalis di zona intertidal dan jenis lamun Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii ditemukan di zona subtidal. Faktor Fisika-Kimia perairan Amahai pada zona intertidal ditemukan suhu air laut 280C, salinitas 27,40/00, dan pH 7,4. Faktor Fisika-Kimia perairan Amahai pada zona subtidal yaitu, suhu 280C, salinitas 29,10/00, dan pH 7,3. Rata-rata faktor fisika kimia di zona intertidal di perairan pantai Sehati yaitu, suhu air laut sebesar 290C, salinitas sebesar 26,50/00, dan pH air laut sebesar 7,5. Rata-rata faktor fisika-kimia pada zona subtidal perairan Amahai yaitu, suhu 290C, salinitas 28,40/00, dan pH 7,5. Pola distribusi lamun pada zona intertidal dan subtidal di perairan Amahai dan Sehati tergolong merata. Nilai indeks keanekaragaman jenis lamun pada zona intertidal perairan Amahai (1,487) dan perairan Sehati (1,359) tergolong sedang. Adapun nilai indeks keanekaragaman jenis lamun pada zona subtidal perairan Amahai (0,675) dan Sehati (0,693) tergolong sedang. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengelolaan ekosistem pesisir guna peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar Desa Amahai dan Desa Sehati.
Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pola distribusi jenis-jenis lamun di kedua perairan Amahai dan Sehati menunjukkan pola yang merata/teratur.Keanekaragaman jenis lamun di zona intertidal di perairan pantai desa Amahai dan Sehati tergolong sedang.Keanekaragaman jenis lamun di zona subtidal tergolong rendah.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan spesifik yang paling berpengaruh terhadap distribusi dan keanekaragaman lamun di perairan Amahai dan Sehati, seperti kualitas substrat, pola arus, dan tingkat sedimentasi. Kedua, penelitian tentang interaksi antara lamun dengan biota lain, seperti ikan, invertebrata, dan mikroorganisme, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran ekologis lamun dalam ekosistem pesisir. Ketiga, penelitian tentang dampak perubahan iklim, seperti peningkatan suhu air laut dan keasaman laut, terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan lamun perlu dilakukan untuk mengantisipasi potensi ancaman terhadap ekosistem lamun di masa depan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh informasi yang lebih lengkap dan mendalam tentang ekosistem lamun di perairan Amahai dan Sehati, sehingga dapat menjadi dasar bagi pengelolaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
- Community Structure Of Seagrass In Southeast Waters Cempedak Island West Kalimantan | Barakuda 45: Jurnal... jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/barakuda45/article/view/477Community Structure Of Seagrass In Southeast Waters Cempedak Island West Kalimantan Barakuda 45 Jurnal jurnal publikasi untagcirebon ac index php barakuda45 article view 477
- Distribution and Diversity of Seagrass Types in the Amahai And Sehati Waters of Central Maluku Regency... doi.org/10.47685/barakuda45.v7i2.682Distribution and Diversity of Seagrass Types in the Amahai And Sehati Waters of Central Maluku Regency doi 10 47685 barakuda45 v7i2 682
- Karakteristik Morfometrik Lamun Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii di Pesisir Pulau Bintan |... doi.org/10.14710/jmr.v9i4.28432Karakteristik Morfometrik Lamun Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii di Pesisir Pulau Bintan doi 10 14710 jmr v9i4 28432
| File size | 575.69 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PNLPNL Selain itu, analisis keseimbangan energi mengungkapkan paradoks operasional. pada bulan dengan iradiasi tinggi, terjadi pemborosan energi hingga 3,55 MWh/bulanSelain itu, analisis keseimbangan energi mengungkapkan paradoks operasional. pada bulan dengan iradiasi tinggi, terjadi pemborosan energi hingga 3,55 MWh/bulan
UMPOUMPO The systems thermal efficiency reached 28–42%, higher than conventional drying (±10%), which requires 4–6 days. Statistical analysis using ANOVA andThe systems thermal efficiency reached 28–42%, higher than conventional drying (±10%), which requires 4–6 days. Statistical analysis using ANOVA and
MANDALANURSAMANDALANURSA This study aims to examine the potential of SCF as an environmentally friendly alternative energy source and as a learning medium for renewable energyThis study aims to examine the potential of SCF as an environmentally friendly alternative energy source and as a learning medium for renewable energy
UNYUNY Tiga konfigurasi sistem daya disajikan, yaitu sistem PV/baterai, sistem PV/wind/baterai, dan sistem wind/baterai. Sistem-sistem ini dibandingkan dalamTiga konfigurasi sistem daya disajikan, yaitu sistem PV/baterai, sistem PV/wind/baterai, dan sistem wind/baterai. Sistem-sistem ini dibandingkan dalam
UNSULBARUNSULBAR Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR), pengamatan gejala klinis, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkanParameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR), pengamatan gejala klinis, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan
UNJUNJ Penempatan mall di Jakarta Pusat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti aksesibilitas, kepadatan penduduk, potensi pasar, perencanaan perkotaan, preferensiPenempatan mall di Jakarta Pusat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti aksesibilitas, kepadatan penduduk, potensi pasar, perencanaan perkotaan, preferensi
POLITANI KOEPOLITANI KOE margaritifera) di Desa Tanah Merah menunjukkan bahwa memiliki tingkat derajat hubungan yang sangat kuat dan bernilai positif. margaritifera) meliputi panjangmargaritifera) di Desa Tanah Merah menunjukkan bahwa memiliki tingkat derajat hubungan yang sangat kuat dan bernilai positif. margaritifera) meliputi panjang
UNAIRUNAIR mampu mengurangi fosfat yang dihasilkan dari air limbah budidaya ikan kakap hybrid sebesar 88%. Sementara itu, penyerapan tertinggi Total Kjeldahl nitrogenmampu mengurangi fosfat yang dihasilkan dari air limbah budidaya ikan kakap hybrid sebesar 88%. Sementara itu, penyerapan tertinggi Total Kjeldahl nitrogen
Useful /
PNLPNL Ukuran serbuk 100/120 mesh dengan waktu perendaman lima hari menghasilkan ekstrak terbaik dengan rendemen 11,75%, kadar sisa pelarut 0,73%, kandungan flavonoidUkuran serbuk 100/120 mesh dengan waktu perendaman lima hari menghasilkan ekstrak terbaik dengan rendemen 11,75%, kadar sisa pelarut 0,73%, kandungan flavonoid
PNLPNL Dari hasil kajian dapat disimpulkan bahwa waktu karbonisasi hidrotermal dan tahap resirkulasi memiliki pengaruh signifikan terhadap karakteristik arangDari hasil kajian dapat disimpulkan bahwa waktu karbonisasi hidrotermal dan tahap resirkulasi memiliki pengaruh signifikan terhadap karakteristik arang
UNRIKAUNRIKA Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif, dengan jenis data kuantitatif dari sumber data primer, menggunakanJenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif, dengan jenis data kuantitatif dari sumber data primer, menggunakan
UNRIKAUNRIKA 00 lebih kecil dari 0,05. Hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial kompetensi, komunikasi, budaya organisasi dan pelatihan berpengaruh signifikan terhadap00 lebih kecil dari 0,05. Hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial kompetensi, komunikasi, budaya organisasi dan pelatihan berpengaruh signifikan terhadap