EGIEGI
Jurnal Ekologi, Masyarakat dan SainsJurnal Ekologi, Masyarakat dan SainsEkosistem lamun banyak dijumpai di daerah estuary dan memiliki produktivitas tinggi. Ekosistem ini memiliki beragam hewan asosiasi yang memanfaatkan padang lamun untuk menunjang aktivitas hidup. Sayangnya, kondisi tutupan padang lamun di Indonesia masih tergolong kurang baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dengan menggunakan metode studi literatur. Ekosistem lamun dengan kondisi baik memiliki hewan asosiasi yang beragam, seperti krustasea, moluska, ikan, echinodermata, mamalia, dan reptil. Hewan asosiasi memanfaatkan padang lamun yang kaya energi biomassa sebagai tempat mencari makan, memijah dan mengasuh larvanya hingga juvenile. Padang lamun mampu menahan ombak sehingga juga berfungsi sebagai tempat berlindung larva dan hewan-hewan asosiasi di ekosistem lamun. Bentuk asosiasi hewan dengan padang lamun tergolong dalam asosiasi positif yaitu diperkirakan terjadi ketergantungan antara lamun dengan hewan asosiasi, sehingga diharapkan ada tindakan yang dapat memperbaiki kondisi luas tutupan padang lamun di Indonesia agar berbagai hewan asosiasi di padang lamun mampu memanfaatkan peran padang lamun dengan optimal.
Ekosistem lamun yang sehat dengan tutupan >60% mendukung keanekaragaman hewan asosiasi seperti krustasea, moluska, ikan, echinodermata, mamalia, dan reptil.Padang lamun berperan vital sebagai tempat mencari makan, memijah, mengasuh, dan berlindung bagi hewan asosiasi.Asosiasi positif ini menunjukkan ketergantungan timbal balik, sehingga perlu tindakan untuk memperbaiki kondisi tutupan padang lamun di Indonesia agar hewan asosiasi dapat memanfaatkan fungsinya secara optimal.
Penelitian lanjutan perlu mengembangkan studi tentang bagaimana perubahan kondisi tutupan padang lamun secara spesifik memengaruhi pola asosiasi hewan, terutama pada kelompok seperti krustasea, echinodermata, dan mamalia yang disebutkan dalam paper. Selain itu, penelitian dapat difokuskan untuk menganalisis secara kuantitatif tingkat ketergantungan (dependency) antara setiap kategori hewan asosiasi dengan padang lamun, guna mengidentifikasi spesies mana yang paling rentan terhadap degradasi. Saran lainnya adalah mengeksplorasi strategi restorasi yang efektif untuk meningkatkan luas tutupan padang lamun di Indonesia dan mempelajari dampak langsungnya terhadap keberlanjutan populasi hewan asosiasi, khususnya sebagai tempat memijah dan mengasuh.
| File size | 187.27 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-22R |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UPGRIPLKUPGRIPLK Namun permainan tradisional tersebut kini semakin terkikis keberadaannya sedikit demi sedikit khususnya di kota-kota mungkin untuk anak-anak sekarang iniNamun permainan tradisional tersebut kini semakin terkikis keberadaannya sedikit demi sedikit khususnya di kota-kota mungkin untuk anak-anak sekarang ini
UPGRIPLKUPGRIPLK Hal ini menunjukan bahwa adanya mitos yang ada dan melekat pada objek wisata air panas ini menjadi alasan wisatawan berkunjung. Mitos ini merupakan salahHal ini menunjukan bahwa adanya mitos yang ada dan melekat pada objek wisata air panas ini menjadi alasan wisatawan berkunjung. Mitos ini merupakan salah
UPGRIPLKUPGRIPLK Bahasa Inggris mempunyai peranan yang penting karena banyak digunakan dalam memenuhi syarat lulusan baik dan juga pekerjaan. Lulusan yang baik dalam pendidikanBahasa Inggris mempunyai peranan yang penting karena banyak digunakan dalam memenuhi syarat lulusan baik dan juga pekerjaan. Lulusan yang baik dalam pendidikan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Oleh karena itu, disarankan adanya pelatihan bagi guru PAI dalam penggunaan humor edukatif berbasis budaya. Artikel ini diharapkan menjadi kontribusi konseptualOleh karena itu, disarankan adanya pelatihan bagi guru PAI dalam penggunaan humor edukatif berbasis budaya. Artikel ini diharapkan menjadi kontribusi konseptual
SAGITASAGITA Proses Awal Pengambilan Daun tarung, (2). Proses Pencampuran dan Perendaman, (3). Pewarnaan, dan (4) Fhinising Aplikasi memenung. Selanjutnya ini jugaProses Awal Pengambilan Daun tarung, (2). Proses Pencampuran dan Perendaman, (3). Pewarnaan, dan (4) Fhinising Aplikasi memenung. Selanjutnya ini juga
UNIMALUNIMAL Metode Penelitian yang digunakan adalah metode survey dan analisis datanya dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data tabulasi quisioner hasilMetode Penelitian yang digunakan adalah metode survey dan analisis datanya dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data tabulasi quisioner hasil
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Untuk menanggulangi terjadinya konflik dan masalah berkepanjangan dan berlarut-larut yang berujung pada perceraian, maka al-Quran menawarkan konsep yangUntuk menanggulangi terjadinya konflik dan masalah berkepanjangan dan berlarut-larut yang berujung pada perceraian, maka al-Quran menawarkan konsep yang
UMJAMBIUMJAMBI Beberapa permasalahan utama meliputi kegagalan kebijakan retensi stok, mutu biji yang rendah, risiko kontaminasi ochratoxin A, dan biaya ekspor yang tinggi.Beberapa permasalahan utama meliputi kegagalan kebijakan retensi stok, mutu biji yang rendah, risiko kontaminasi ochratoxin A, dan biaya ekspor yang tinggi.
Useful /
STFXAMBONSTFXAMBON Kedua, suku non-Dayak adalah Sabaya Diri karena merupakan manusia yang bermartabat mulia. Ketiga, lingkungan alam adalah Sabaya Diri karena kedetakan relasionalitasKedua, suku non-Dayak adalah Sabaya Diri karena merupakan manusia yang bermartabat mulia. Ketiga, lingkungan alam adalah Sabaya Diri karena kedetakan relasionalitas
EGIEGI Artikel menggunakan hasil penelitian tentang pertanian organis BSB Cisarua Bogor (2006) sebagai landasan kajian literatur. Hasil penelitian menyatakanArtikel menggunakan hasil penelitian tentang pertanian organis BSB Cisarua Bogor (2006) sebagai landasan kajian literatur. Hasil penelitian menyatakan
UNIMALUNIMAL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penurunan salinitas terhadap laju konsumsi oksigen dan pertumbuhan ikan kerapu lumpur (E. tauvina).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penurunan salinitas terhadap laju konsumsi oksigen dan pertumbuhan ikan kerapu lumpur (E. tauvina).
UNIMALUNIMAL Perlakuan D menunjukkan konsumsi pakan harian tertinggi, sedangkan perlakuan A memiliki rasio konversi pakan terbaik. Kualitas air yang stabil (suhu 26-28°C,Perlakuan D menunjukkan konsumsi pakan harian tertinggi, sedangkan perlakuan A memiliki rasio konversi pakan terbaik. Kualitas air yang stabil (suhu 26-28°C,