ASIAASIA

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Karang Tengah bertujuan untuk memberdayakan UMKM lokal, khususnya UMKM “Tujuh Bersaudara, dengan menerapkan digitalisasi dalam agropreneurship untuk mengatasi tantangan bisnis yang nyata. Program ini diimplementasikan melalui lima tahap: observasi, wawancara, diskusi, analisis data, dan eksekusi dalam bentuk pelatihan, mentoring, dan fasilitasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan identitas bisnis, merek dagang, dan kemasan, serta penguatan kapasitas pemasaran melalui media sosial, pasar online, dan strategi digital. UMKM juga memperoleh pengetahuan tentang pencatatan keuangan sederhana, analisis biaya produksi, dan penentuan harga pokok penjualan. Selain itu, legalitas bisnis ditingkatkan melalui perolehan Nomor Identifikasi Bisnis (NIB), yang memungkinkan akses ke dukungan pemerintah. Program PkM ini memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM, sekaligus memupuk kohesi sosial dan solidaritas di Desa Karang Tengah, menghasilkan dampak ekonomi dan sosial.

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) telah berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu memberdayakan masyarakat lokal dan memperkuat kapasitas UMKM mitra, khususnya UMKM “Tujuh Bersaudara.Program ini mengatasi tantangan penting dalam branding, pemasaran, manajemen keuangan, dan legalitas bisnis.Pemanfaatan teknologi digital telah meningkatkan jangkauan pasar dan efisiensi produksi.Meskipun demikian, keberlanjutan praktik pemasaran digital dan penerapan manajemen keuangan yang terstruktur menjadi perhatian.Penelitian dan program pengabdian masyarakat di masa depan perlu fokus pada pengembangan strategi pemasaran digital jangka panjang dan memperkuat jaringan dengan pemangku kepentingan eksternal.

Berdasarkan hasil penelitian dan evaluasi program, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai platform media sosial dalam meningkatkan penjualan UMKM agribisnis, dengan mempertimbangkan karakteristik produk dan target pasar yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM, termasuk penggunaan aplikasi keuangan berbasis digital untuk memudahkan pencatatan dan analisis keuangan. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana UMKM dapat berkolaborasi dengan platform e-commerce yang lebih besar untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan visibilitas produk secara nasional, serta mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam proses integrasi tersebut. Pengembangan penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM agribisnis di era digital.

Read online
File size528.35 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test