CELEBESSCHOLARPGCELEBESSCHOLARPG

Journal of Social CommerceJournal of Social Commerce

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh flexitime terhadap kinerja kerja dan konflik kerja‑keluarga, serta peran mediasi dan moderasi konflik kerja‑keluarga dan kemampuan mengatasi pada karyawan industri di Batam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 267 responden dari lima perusahaan manufaktur di Kawasan Industri Batamindo. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan bahwa flexitime memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja kerja serta dapat mengurangi konflik kerja‑keluarga. Konflik kerja‑keluarga berpengaruh negatif terhadap kinerja kerja dan terbukti menjadi variabel mediasi antara flexitime dan kinerja kerja, namun tidak signifikan dalam hubungan antara flexitime dan konflik kerja‑keluarga. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa implementasi flexitime yang efektif serta penguatan kemampuan mengatasi karyawan dapat meningkatkan kinerja dan mengurangi konflik peran dalam organisasi.

Kebijakan flexitime pada sektor industri Batam terbukti menjadi strategi efisiensi tenaga kerja yang meningkatkan kesejahteraan karyawan serta produktivitas dan daya saing perusahaan.Flexitime, konflik kerja‑keluarga, dan kinerja kerja menunjukkan hubungan langsung dan signifikan, dimana flexitime meningkatkan kinerja dan mengurangi konflik kerja‑keluarga, sementara konflik kerja‑keluarga berperan sebagai variabel mediasi antara flexitime dan kinerja.Kemampuan mengatasi juga memoderasi secara signifikan hubungan antara flexitime dan kinerja, namun tidak memoderasi hubungan flexitime dengan konflik kerja‑keluarga.penelitian ini terbatas pada data yang diperoleh melalui kuesioner dengan sampel terbatas.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara longitudinal untuk mengamati bagaimana penerapan flexitime memengaruhi kinerja kerja dan konflik kerja‑keluarga pada karyawan industri Batam selama beberapa tahun, sehingga dapat menilai keberlanjutan dan dinamika efeknya. Selain itu, perlu diteliti peran dukungan organisasi serta gaya kepemimpinan sebagai variabel moderasi yang mungkin memperkuat atau melemahkan hubungan antara flexitime dan kinerja kerja, mengingat faktor-faktor konteks dapat berpengaruh signifikan. Selanjutnya, dapat dieksplorasi pengaruh tipe-tipe strategi coping—misalnya coping berbasis masalah versus coping berbasis emosi—terhadap kemampuan flexitime dalam mereduksi konflik kerja‑keluarga, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme coping yang paling efektif. Penelitian-penelitian tersebut sebaiknya menggunakan desain campuran dengan data kualitatif untuk menggali persepsi karyawan secara mendalam serta memperluas sampel ke sektor industri lain di luar Batam, guna meningkatkan generalisasi temuan. Dengan memperhatikan keterbatasan data kuantitatif pada studi awal, pendekatan multi‑metode dan pengambilan sampel yang lebih luas diharapkan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang interaksi flexitime, konflik peran, dan kemampuan mengatasi di lingkungan kerja modern.

  1. OJS Installation | Open Journal Systems. ojs installation open journal systems upgrading existing click... journal.unrika.ac.id/index.php/index/en/installOJS Installation Open Journal Systems ojs installation open journal systems upgrading existing click journal unrika ac index php index en install
  2. Ege Academic Review » Submission » Benefits of Flexible Working System During Covid-19 Pandemic:... doi.org/10.21121/eab.987090Ege Academic Review A Submission A Benefits of Flexible Working System During Covid 19 Pandemic doi 10 21121 eab 987090
  3. The Individual Work Performance Questionnaire: Psychometric properties of the Italian version[v1] | Preprints.org.... doi.org/10.20944/preprints202311.0251.v1The Individual Work Performance Questionnaire Psychometric properties of the Italian version v1 Preprints doi 10 20944 preprints202311 0251 v1
Read online
File size478.51 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test