PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan KelautanBarakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan KelautanPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa), daun pisang (Musa sp.), dan daun jati (Tectona grandis) dalam meningkatkan warna ikan Channa maru (Channa marulioides). Warna tubuh ikan hias merupakan salah satu faktor estetika penting yang memengaruhi nilai jual dan daya tarik di pasar akuakultur ornamental. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan (kontrol, ekstrak daun ketapang, ekstrak daun pisang, dan ekstrak daun jati) serta dilakukan sebanyak tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi intensitas warna menggunakan Toca Colour Finder (TCF), kandungan karotenoid pada tubuh ikan, tingkat kelulushidupan, pertumbuhan panjang dan berat mutlak, serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun ketapang memberikan peningkatan warna paling signifikan dengan skor TCF tertinggi dan kandungan karotenoid sebesar 0,32 µg/g, diikuti daun jati sebesar 0,22 µg/g, daun pisang 0,07 µg/g, dan kontrol 0,06 µg/g. Pemberian ekstrak daun tidak memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kelulushidupan maupun pertumbuhan panjang dan berat mutlak pada ikan. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal, sehingga tidak menjadi faktor pembatas. Dengan demikian, ekstrak daun ketapang dapat direkomendasikan sebagai bahan alami terbaik untuk meningkatkan intensitas warna dan kandungan karotenoid ikan Channa maru, diikuti oleh daun jati, sementara daun pisang kurang efektif.
Penelitian ini membuktikan bahwa pemberian ekstrak daun berpengaruh nyata terhadap kecerahan warna dan kandungan karotenoid pada ikan Channa maru.Ekstrak daun ketapang (P1) terbukti paling efektif dalam meningkatkan warna berdasarkan kertas TCF serta menghasilkan kandungan karotenoid tertinggi pada tubuh ikan maupun ekstrak daunnya.Ekstrak daun jati (P3) juga memberikan efek positif terhadap peningkatan warna, meskipun tidak sekuat ketapang, sedangkan ekstrak daun pisang (P2) menunjukkan pengaruh paling rendah.Pemberian ekstrak daun tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelulushidupan maupun pertumbuhan panjang dan berat mutlak ikan, yang lebih dipengaruhi oleh jenis pakan serta preferensi makan ikan Channa maru.Kualitas air selama penelitian tetap berada dalam kisaran optimal sehingga tidak menjadi pembatas.Dengan demikian, ekstrak daun ketapang dapat direkomendasikan sebagai bahan alami terbaik untuk meningkatkan intensitas warna dan kandungan karotenoid pada ikan Channa maru, diikuti oleh daun jati, sedangkan daun pisang kurang efektif.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai formulasi ekstrak daun ketapang ke dalam pakan fungsional agar penyerapan pigmen lebih optimal, serta pengujian dengan variasi dosis dan lama perlakuan yang lebih luas untuk menentukan dosis paling efektif. Selain itu, analisis lanjutan seperti histologi kromatofor dan ekspresi gen pigmen perlu dilakukan guna memperjelas mekanisme biologis peningkatan warna yang terjadi. Pengembangan penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada identifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam ekstrak daun jati yang berkontribusi pada peningkatan warna ikan, serta mengeksplorasi potensi kombinasi ekstrak daun ketapang dan jati untuk menghasilkan efek sinergis dalam meningkatkan kualitas warna ikan Channa maru. Terakhir, penelitian tentang pengaruh ekstrak daun terhadap sistem kekebalan tubuh ikan Channa maru juga perlu dilakukan untuk memastikan bahwa penggunaan ekstrak daun tidak berdampak negatif terhadap kesehatan ikan.
| File size | 584.96 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Ekstrak daun kering pisang memiliki efek terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit galur Swiss Webster pada dosis uji 100, 200 dan 400 mg/kgBB. SimpulanEkstrak daun kering pisang memiliki efek terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit galur Swiss Webster pada dosis uji 100, 200 dan 400 mg/kgBB. Simpulan
UBTUBT Lokasi kegiatan berada di Desa Langir Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan danLokasi kegiatan berada di Desa Langir Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan dan
POLIJEPOLIJE Penelitian ini menunjukkan bahwa donat yang dibuat dengan pengembang alami memiliki kualitas sensori yang lebih baik. Donat yang dibuat dengan pengembangPenelitian ini menunjukkan bahwa donat yang dibuat dengan pengembang alami memiliki kualitas sensori yang lebih baik. Donat yang dibuat dengan pengembang
STIKBARSTIKBAR Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak kelakai tidak toksik bagi sel Vero, namun toksik bagi sel MCF‑7, menunjukkan potensi kelakai sebagaiKesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak kelakai tidak toksik bagi sel Vero, namun toksik bagi sel MCF‑7, menunjukkan potensi kelakai sebagai
STIKBARSTIKBAR Konsentrasi optimal yang memberikan inhibisi paling efektif adalah 10 % (formulasi F2). Disarankan agar penelitian lanjutan memperpanjang durasi pengujianKonsentrasi optimal yang memberikan inhibisi paling efektif adalah 10 % (formulasi F2). Disarankan agar penelitian lanjutan memperpanjang durasi pengujian
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Kesimpulan menunjukkan potensi puding ini dalam mengontrol gula darah puasa pada diabetes tipe 2. Puding okra hijau dengan penambahan 20 ml lendir memilikiKesimpulan menunjukkan potensi puding ini dalam mengontrol gula darah puasa pada diabetes tipe 2. Puding okra hijau dengan penambahan 20 ml lendir memiliki
WIRARAJAWIRARAJA Kesimpulan yang dihasilkan oleh masyarakat/konsumen lebih menyukai yogurt dengan penambahan 12% susu fullcream untuk warna, tekstur dan aroma, sedangkanKesimpulan yang dihasilkan oleh masyarakat/konsumen lebih menyukai yogurt dengan penambahan 12% susu fullcream untuk warna, tekstur dan aroma, sedangkan
UM MetroUM Metro Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tempe kacang gude sebagai objek penelitian. Kelompok pertama adalah berbagai bahan kemasanPenelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tempe kacang gude sebagai objek penelitian. Kelompok pertama adalah berbagai bahan kemasan
Useful /
POLIJEPOLIJE Hasil penelitian mengungkap bahwa proses kreatif chef bersifat sistematis, dimulai dari eksplorasi inspirasi digital dan pengalaman masa lalu, kemudianHasil penelitian mengungkap bahwa proses kreatif chef bersifat sistematis, dimulai dari eksplorasi inspirasi digital dan pengalaman masa lalu, kemudian
UnijoyoUnijoyo The proposed device successfully measures heart rate and oxygen saturation while simultaneously transmitting data to the ThingSpeak dashboard for liveThe proposed device successfully measures heart rate and oxygen saturation while simultaneously transmitting data to the ThingSpeak dashboard for live
UM MetroUM Metro Penelitian menggunakan model Research and Development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bahan ajar tersebut memperoleh validasi nilaiPenelitian menggunakan model Research and Development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bahan ajar tersebut memperoleh validasi nilai
UM MetroUM Metro annulata masing-masing 4 ekor. Keadaan lingkungan di desa Bojong Kecamatan Sekampung Udik yang berupa ladang, rawa, dan tumbuhan karet, padi berpotensiannulata masing-masing 4 ekor. Keadaan lingkungan di desa Bojong Kecamatan Sekampung Udik yang berupa ladang, rawa, dan tumbuhan karet, padi berpotensi