UM MetroUM Metro
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi)BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi)Kacang gude (Cajanus cajan (L.) Mills) dapat digunakan sebagai alternatif kedelai yang mengandung protein, lemak, dan karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan pengaruh berbagai bahan kemasan terhadap kualitas tempe kacang gude, (2) pengaruh lama inkubasi terhadap kualitas tempe kacang gude, (3) interaksi berbagai bahan kemasan dan lama inkubasi terhadap kualitas tempe kacang gude, dan (4) merancang hasil penelitian sebagai sumber belajar IPA untuk siswa SMP kelas IX pada topik bioteknologi pangan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tempe kacang gude sebagai objek penelitian. Kelompok pertama adalah berbagai bahan kemasan tempe yang umum digunakan, yaitu daun pisang, daun waru, dan plastik. Kelompok kedua adalah lama inkubasi tempe, yaitu 36 jam, 42 jam, dan 48 jam. Data dianalisis menggunakan SPSS 16.0, data proksimat dengan uji univariate dan Tukey, serta data organoleptik dengan uji Friedman. Hasil analisis proksimat menunjukkan adanya pengaruh antara bahan kemasan dan lama inkubasi terhadap kualitas tempe. Kandungan protein meningkat, sedangkan lemak dan karbohidrat menurun seiring dengan peningkatan waktu inkubasi. Analisis organoleptik menunjukkan bahwa tempe kacang gude yang dibungkus daun dengan waktu inkubasi 36 dan 42 jam lebih disukai oleh panelis dibandingkan plastik dengan waktu inkubasi 48 jam. Hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang sumber belajar sains berbasis pendekatan ilmiah untuk siswa SMP.
Bahan kemasan memberikan pengaruh terhadap kualitas tempe kacang gude, dengan kemasan daun waru memiliki pengaruh tertinggi pada kandungan protein dan lemak, sedangkan kemasan daun pisang memiliki pengaruh lebih tinggi pada kandungan karbohidrat.Lama inkubasi juga memberikan pengaruh terhadap kualitas tempe, dengan kandungan protein meningkat seiring bertambahnya waktu inkubasi, nilai tertinggi terdapat pada tempe yang diinkubasi selama 48 jam.Kandungan lemak akan mengalami penurunan, nilai tertinggi terdapat pada tempe yang diinkubasi selama 36 jam.Sedangkan kandungan karbohidrat akan mengalami penurunan seiring bertambahnya waktu inkubasi, nilai tertinggi terdapat pada tempe yang diinkubasi selama 36 jam.Interaksi antara bahan kemasan dan lama inkubasi memberikan pengaruh terhadap kualitas tempe, dengan nilai interaksi tertinggi antara bahan kemasan daun waru dan lama inkubasi 48 jam terhadap kandungan protein.Nilai interaksi tertinggi terhadap kandungan lemak terdapat pada tempe yang dikemas dengan daun waru dan diinkubasi selama 36 jam.Sedangkan nilai interaksi tertinggi terhadap kandungan karbohidrat terdapat pada tempe yang dikemas dengan daun pisang dan diinkubasi selama 36 jam.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan perlakuan yang berbeda, seperti perbedaan konsentrasi ragi atau produk yang berbeda seperti tahu, toge, susu, dan lain-lain. Selain itu, penelitian ini dapat dikembangkan dengan fokus pada peningkatan kualitas tempe kacang gude melalui optimasi proses fermentasi dan pengemasan. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi kacang gude sebagai bahan pangan alternatif yang bernutrisi tinggi dan berkelanjutan.
| File size | 261.17 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWUNW Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber terkait implementasi model ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa High Scope,Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber terkait implementasi model ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa High Scope,
UNWUNW Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verification. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan dan triangulasi.Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verification. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan dan triangulasi.
UMPRUMPR Secara keseluruhan, pembelajaran STEAM memiliki potensi besar untuk mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka sekaligus menumbuhkan keterampilan abad ke-21Secara keseluruhan, pembelajaran STEAM memiliki potensi besar untuk mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka sekaligus menumbuhkan keterampilan abad ke-21
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Nikolaus Tomohon, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi sebanyak 239 siswa dan sampel sebanyakNikolaus Tomohon, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi sebanyak 239 siswa dan sampel sebanyak
UNSERAUNSERA Siswa tidak hanya memahami dampak lingkungan dari sampah plastik, tetapi juga mampu berperan aktif dalam upaya daur ulang dan pengurangan sampah. TransformasiSiswa tidak hanya memahami dampak lingkungan dari sampah plastik, tetapi juga mampu berperan aktif dalam upaya daur ulang dan pengurangan sampah. Transformasi
UNSERAUNSERA Hal ini dapat menyebabkan kebiasaan membuang sampah tanpa memilah, yang berdampak pada menurunnya kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian iniHal ini dapat menyebabkan kebiasaan membuang sampah tanpa memilah, yang berdampak pada menurunnya kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian ini
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak melalui APE Pop-Up bertemakan Lindungi Alam untuk meyakini adanyaTujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak melalui APE Pop-Up bertemakan Lindungi Alam untuk meyakini adanya
UNCMUNCM Kerusakan lingkungan saat ini telah menjadi masalah yang banyak dibicarakan dan dibahas di seluruh dunia. Faktor manusia adalah salah satu penyebab masalahKerusakan lingkungan saat ini telah menjadi masalah yang banyak dibicarakan dan dibahas di seluruh dunia. Faktor manusia adalah salah satu penyebab masalah
Useful /
UM MetroUM Metro The benefits of this research as an input for principals and supervisors who act as a motivator, facilitator, and dynamisator to enhance the pedagogicThe benefits of this research as an input for principals and supervisors who act as a motivator, facilitator, and dynamisator to enhance the pedagogic
UM MetroUM Metro Hasil penelitian menunjukkan terdapat 26 spesies makrofungi di Resor Way Kanan Taman Nasional Way Kambas dengan jumlah individu sebanyak 980 makrofungi.Hasil penelitian menunjukkan terdapat 26 spesies makrofungi di Resor Way Kanan Taman Nasional Way Kambas dengan jumlah individu sebanyak 980 makrofungi.
UM MetroUM Metro fasciatus 48 ekor, Ma. annulifera dan nyamuk Ma. annulata masing-masing 4 ekor. Keadaan lingkungan di desa Bojong Kecamatan Sekampung Udik yang berupafasciatus 48 ekor, Ma. annulifera dan nyamuk Ma. annulata masing-masing 4 ekor. Keadaan lingkungan di desa Bojong Kecamatan Sekampung Udik yang berupa
UMMUMM Dari faktor-faktor maupun indikator-indikator yang berpengaruh tersebut, dapat diidentifikasi bahwa faktor kondisi dan sumber daya serta indikator ketersediaanDari faktor-faktor maupun indikator-indikator yang berpengaruh tersebut, dapat diidentifikasi bahwa faktor kondisi dan sumber daya serta indikator ketersediaan