UNCMUNCM
Jurnal Genta MuliaJurnal Genta MuliaKerusakan lingkungan saat ini telah menjadi masalah yang banyak dibicarakan dan dibahas di seluruh dunia. Faktor manusia adalah salah satu penyebab masalah lingkungan. Kepedulian masyarakat Indonesia terhadap lingkungan masih tergolong rendah. Rendahnya literasi lingkungan juga terjadi pada anak sekolah dasar. Penyebabnya adalah siswa kurang menjaga lingkungannya, misalnya dengan membuang sampah sembarangan, menancapkan tembok sekolah, merusak tanaman, tidak menjaga kebersihan kamar mandi, dan lain-lain, tanpa memikirkan dampak baiknya bagi diri sendiri dan lingkungannya. Diperlukan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya lingkungan serta perubahan sikap dan perilaku untuk menjaga lingkungan dalam diri seseorang, disebut literasi ekologi. Penyampaian informasi lingkungan dilakukan melalui pendidikan dan etika lingkungan.
Berdasarkan review dari beberapa artikel, ada beberapa cara untuk mengoptimalkan atau meningkatkan literasi lingkungan di sekolah.Beberapa di antaranya adalah penataan kurikulum, penerapan pembelajaran langsung yang didukung oleh berbagai metode variatif dan yang dapat dilakukan dalam dan di luar ruang kelas, melihat masalah yang mengganggu lingkungan sekolah, dan Oleh karena itu, model pembelajaran terpadu tipe terhubung ini ideal untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang lingkungan di sekolah dasar.
Untuk meningkatkan literasi lingkungan di sekolah dasar, perlu dikembangkan metode pengajaran yang ideal sesuai dengan kebutuhan anak untuk mengenal dunia di sekitarnya. Sekolah harus menawarkan pendekatan pembelajaran yang efektif untuk mendorong siswa berperilaku berwawasan lingkungan. Guru dapat mengajar menggunakan pengetahuan siswa untuk menyoroti masalah lingkungan. Pembelajaran terpadu dapat dijadikan sebagai peluang untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pemecahan masalah lingkungan. Selain itu, penting untuk melibatkan berbagai pihak, seperti kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar, dalam komitmen dan dukungan untuk meningkatkan literasi lingkungan. Program-program seperti kegiatan lingkungan, program lingkungan, empowerment sampah, pertanian, dan pembelajaran di luar ruangan (ODL) dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan siswa.
| File size | 281.52 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
KHARISMAKHARISMA Algoritma SAW diterapkan untuk menilai santri berdasarkan lima kriteria utama, yaitu Nilai Harian, UTS, UAS (Hafalan Doa, Ayat Pilihan, Surah Pendek, Sholat,Algoritma SAW diterapkan untuk menilai santri berdasarkan lima kriteria utama, yaitu Nilai Harian, UTS, UAS (Hafalan Doa, Ayat Pilihan, Surah Pendek, Sholat,
ARIPAFIARIPAFI Namun, tantangan seperti sikap eksklusif dan kurangnya pengakuan terhadap keberagaman harus diatasi agar tujuan tersebut dapat tercapai. Oleh karena itu,Namun, tantangan seperti sikap eksklusif dan kurangnya pengakuan terhadap keberagaman harus diatasi agar tujuan tersebut dapat tercapai. Oleh karena itu,
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini dilakukan agar pembaca menyadari bahwa hidup ditengah-tengah masyarakat yang beragam tidak mudah, makanya perlu dalam diri memiliki rasaPenelitian ini dilakukan agar pembaca menyadari bahwa hidup ditengah-tengah masyarakat yang beragam tidak mudah, makanya perlu dalam diri memiliki rasa
JOURNALSJOURNALS Inovasi seperti Eco Pillow meningkatkan pendapatan anggota hingga 30% dan mengurangi limbah eceng gondok di Sungai Musi sebesar 15%. Studi ini menawarkanInovasi seperti Eco Pillow meningkatkan pendapatan anggota hingga 30% dan mengurangi limbah eceng gondok di Sungai Musi sebesar 15%. Studi ini menawarkan
STAIDHISTAIDHI Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatanKegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan
ALFARABIALFARABI Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisiAnalisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi
ARIPAFIARIPAFI Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel acak (random sampling) dengan persentase 25% dari populasi, yaitu sebanyak 65 orang. InstrumenTeknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel acak (random sampling) dengan persentase 25% dari populasi, yaitu sebanyak 65 orang. Instrumen
UMUSUMUS Literasi dan numerasi merupakan hal yang penting bagi anak sekolah dasar dan merupakan salah satu program dalam Program Kampus Mengajar. Program ini dilaksanakanLiterasi dan numerasi merupakan hal yang penting bagi anak sekolah dasar dan merupakan salah satu program dalam Program Kampus Mengajar. Program ini dilaksanakan
Useful /
BERUGAKBACABERUGAKBACA Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwaAnalisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UNUHAUNUHA Tanaman dari keluarga leguminosae, seperti kacang-kacangan, memiliki kemampuan untuk mengikat nitrogen melalui simbiosis dengan bakteri Rhizobium. IniTanaman dari keluarga leguminosae, seperti kacang-kacangan, memiliki kemampuan untuk mengikat nitrogen melalui simbiosis dengan bakteri Rhizobium. Ini
UMUSUMUS Salah satu pemanfaatan lahan pekarangan tersebut adalah untuk budidaya bunga telang pada warga Desa Kedawung di masa pandemi Covid-19. Dari kegiatan yangSalah satu pemanfaatan lahan pekarangan tersebut adalah untuk budidaya bunga telang pada warga Desa Kedawung di masa pandemi Covid-19. Dari kegiatan yang
TEKNOKRATTEKNOKRAT Sekolah ini berada di desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Jarak mitra dari Bandar Lampung adalah 40 km, sehingga dapat ditempuh denganSekolah ini berada di desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Jarak mitra dari Bandar Lampung adalah 40 km, sehingga dapat ditempuh dengan