LITERASISAINSLITERASISAINS

ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan TeknologiABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi

Pengelolaan sampah di Indonesia menghadapi tantangan serius, ditandai insiden TPA terbakar dan lumpuhnya TPA Regional Payakumbuh yang berdampak pada persentase penanganan sampah Kabupaten Lima Puluh Kota terendah di Sumatera Barat (6,23%), meskipun potensi daur ulang sampah organiknya tinggi (47%). Rendahnya kesadaran pemilahan dan keterbatasan infrastruktur menjadi penghambat utama. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) memegang peran strategis sebagai agen perubahan, namun sistem sampah internal kampusnya masih konvensional. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah pada petugas kebersihan dan mahasiswa PPNP. Metodologi meliputi empat tahap: identifikasi masalah spesifik kampus, perancangan materi penyuluhan berbasis pemilahan dan pengolahan sampah organik (komposting, maggot BSF), 3R, dan pemanfaatan pertanian; pelaksanaan pelatihan tatap muka dan pendampingan; serta evaluasi dampak. Hasil menunjukkan partisipasi tinggi dari 15 petugas kebersihan dan 10 mahasiswa. Pemahaman petugas meningkat dari 55% menjadi 87%. Pendampingan berhasil mendorong praktik pemilahan dan pengolahan sampah organik, mengindikasikan penurunan volume sampah tercampur yang dibuang ke TPA. Program ini efektif meningkatkan kapasitas individu dan mendorong perubahan perilaku menuju pengelolaan sampah kampus yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Program pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kebersihan dan mahasiswa PPNP dalam pengelolaan sampah.Evaluasi menunjukkan adanya perubahan perilaku positif, seperti peningkatan pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik, yang mengindikasikan penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA.Inisiatif ini berkontribusi pada pembentukan budaya sadar lingkungan di lingkungan kampus dan dapat menjadi model percontohan bagi institusi lain.

Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai metode pengolahan sampah organik di lingkungan kampus, termasuk analisis biaya-manfaat dan potensi produksi pupuk kompos atau biogas untuk memenuhi kebutuhan pertanian kampus. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem insentif dan disinsentif untuk mendorong partisipasi aktif civitas akademika dalam pemilahan sampah, misalnya melalui program poin reward atau penerapan sanksi bagi pelanggaran. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi pengembangan aplikasi mobile atau platform digital untuk memfasilitasi pengelolaan sampah terintegrasi di kampus, termasuk fitur pelaporan sampah, pemantauan volume sampah, dan edukasi mengenai praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan kampus PPNP sebagai model pengelolaan sampah yang mandiri, berkelanjutan, dan ramah lingkungan, serta dapat direplikasi di institusi pendidikan lainnya.

  1. "Analisis Sistem Pengelolaan Sampah Organik di Universitas Indonesia (S" by Nisa Larasati and... scholarhub.ui.ac.id/jurnalkeslingglobal/vol1/iss2/3Analisis Sistem Pengelolaan Sampah Organik di Universitas Indonesia S by Nisa Larasati and scholarhub ui ac jurnalkeslingglobal vol1 iss2 3
Read online
File size871.01 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test