IJHPIJHP

International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)

Penanaman hidroponik semakin relevan sebagai solusi untuk keamanan pangan rumah tangga di tengah keterbatasan lahan dan prevalensi stunting yang tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan bimbingan dan pelatihan langsung penanaman hidroponik dalam meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Desa Sambirejo mengenai gizi bayi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, populasi penelitian adalah ibu-ibu dengan bayi di desa tersebut, dengan sampel 20 orang melalui sampling purposive. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pre-post test dan observasi, dianalisis melalui reduksi data tematik dan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dari skor rata-rata 1,8 menjadi 2,7 (p<0,05), kategori baik meningkat dari 25% menjadi 80%. Disimpulkan bahwa intervensi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu-ibu tentang gizi bayi melalui penanaman hidroponik, dan direkomendasikan untuk mengintegrasikan program ini ke dalam posyandu.

Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa bimbingan dan pelatihan langsung penanaman hidroponik secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Desa Sambirejo mengenai pemenuhan gizi bayi, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 1,8 menjadi 2,7 (Δ0,9) dengan frekuensi kategori baik melonjak dari 25% menjadi 80% dan uji One-Way ANOVA menghasilkan p < 0,05.Temuan utama penelitian ini mengonfirmasi efektivitas intervensi dalam mengubah pemahaman tentang pengelolaan nutrisi, pH, dan manfaat sayuran hidroponik yang kaya vitamin dan mineral dalam mencegah stunting selama periode pertumbuhan cepat bayi.Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk ukuran sampel yang kecil (n = 20), fokus hanya pada indikator pengetahuan tanpa mengukur keberhasilan implementasi jangka panjang atau produksi, dan kurangnya pengendalian variabel eksternal seperti tingkat pendidikan formal responden yang mempengaruhi pengetahuan dasar mereka.Sebagai implikasi praktis, hasil penelitian ini merekomendasikan integrasi program hidroponik ke dalam posyandu dan gerakan PKK untuk memperluas akses gizi rumah tangga di daerah pedesaan dengan tingkat stunting tinggi, sekaligus mendukung pertanian perkotaan yang berkelanjutan.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar, pendekatan campuran yang mengukur keterampilan praktis dan hasil nyata, serta perbandingan sistem hidroponik NFT versus wick untuk mengoptimalkan adopsi oleh ibu rumah tangga berpenghasilan rendah.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar, menggunakan pendekatan campuran yang mengukur keterampilan praktis dan hasil nyata, serta melakukan perbandingan antara sistem hidroponik NFT dan wick untuk mengoptimalkan adopsi oleh ibu rumah tangga berpenghasilan rendah. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang integrasi program hidroponik ke dalam posyandu dan gerakan PKK, serta dampak jangka panjangnya terhadap akses gizi rumah tangga di daerah pedesaan dengan tingkat stunting tinggi. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran komunitas petani hidroponik dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan generasi Z, serta menganalisis efektivitas peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan pengetahuan petani.

Read online
File size388.76 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test