UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry
Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum IslamJurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum IslamAbdau adalah tradisi penyembelihan Qurban yang dilaksanakan oleh masyarakat muslim negeri/desa Tulehu di setiap hari raya Adul Adha. Pada praktiknya, tradisi ini diawali dengan penyiapan 3 ekor kambing qurban, dimandikan, didandani dan diberi wewangian, lalu diarak keliling kampung menuju mesjid untuk disembelih, diiringi lantunan selawat, zikir, syair-syair dan perebutan bendera tauhid sepanjang perjalanan. Selain itu, dalam arak-arakan ini juga ditampilkan beberapa atraksi budaya lain, sehingga menjadi semacam karnaval yang dihadiri banyak wisatawan. Dalam pelaksanaannya hari ini, Abdau sering mendapat kritikan karena dianggap telah banyak menyalahi prinsip-prinsip dasar syariah. Penelitian ini berusaha mengungkap kembali sejarah awal perayaan ini, dan menjelaskannya sebagai praktik pengamalan hadis-hadis Nabi saw. yang hidup di masyarakat. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan mengandalkan data pada sumber-sumber tertulis berkaitan dengan perayaan Abdau dan didukung dengan wawancara dari tokoh-tokoh agama, tokoh adat dan perangkat pemerintahan negeri Tulehu yang dianggap memahami seluk-beluk perayaan Abdau. Data-data itu kemudian dianalisis dengan pendekatan living hadith. Dari penelitian ini diketahui bahwa Abdau adalah ajaran Islam yang mentradisi dalam masyarakat, bukan tradisi masyarakat yang diislamkan, karena perayaan Abdau bukan tradisi yang sudah ada di masyarakat sebelum Islam datang, melainkan tradisi yang dilaksanakan bersamaan dengan terbentuknya negeri Tulehu yang dihuni oleh masyarakat muslim. Dalam perspektif living hadith, tradisi abdau dalam setiap rangkaian ritualnya ditemukan rujukannya pada hadis-hadis Nabi saw dan memiliki relasi dengan hukum Islam.
The aforementioned description indicates that the Abdau tradition is an Islamic tradition.This tradition originated as a manifestation of the Prophets SAW hadiths regarding the ritual of sacrifice, hence it may be regarded as a living hadith inside the society.The tradition does not contradict the overarching principles of sharia and can be classified as al-adah, which is allowed under the Islamic law.From the standpoint of living hadith, the abdau tradition in each of its ritual sequences references the hadiths of the Prophet PBUH and is interconnected with Islamic jurisprudence.The Abdau tradition represents an ijtihad by scholars of the past aimed at disseminating the principles of sacrifice among the community, particularly among the residents of Tulehu.Consequently, sacrificial animals are displayed throughout the town to communicate the principles of sacrifice, eliminating the need for lectures and sermons.The purpose of the procession is to implant the principles of monotheism within the community, utilizing the nazham Aqidatul Awwam, which encompasses teachings regarding the 20 traits of Allah SWT, and prominently features the banner of monotheism during the event.Concerns have been raised by various parties regarding the deviation of the Abdau tradition from its original intent, with claims that it has been compromised by elements contravening sharia principles.Allegations include instances of alcohol consumption and inappropriate conduct during the ceremony, such as immodest attire, disputes among participants, physical altercations, and vandalism of residents properties.These issues necessitate prompt discussion and deliberation with the community to prevent future adverse consequences.
Based on the findings and analysis presented in this study, several recommendations for further research can be proposed. Firstly, it is suggested that future studies delve deeper into the historical development of the Abdau tradition, exploring its origins and how it has evolved over time. This could involve examining primary sources, such as historical documents, oral traditions, and interviews with community elders, to gain a comprehensive understanding of the traditions evolution and its significance within the Tulehu community. Secondly, a comparative analysis of the Abdau tradition with similar rituals or celebrations in other Islamic regions could provide valuable insights. By comparing and contrasting the practices, beliefs, and cultural contexts surrounding these traditions, researchers can identify commonalities, differences, and the unique aspects of the Abdau tradition. This comparative approach can enhance our understanding of the interplay between Islamic law, local customs, and cultural expressions. Lastly, given the concerns raised about the potential deviation of the Abdau tradition from its original intent, a study focused on the impact of modernization and societal changes on the tradition could be beneficial. This research could explore how external influences, such as globalization, media, and changing social dynamics, have shaped the tradition and its practices. By understanding these influences, researchers can propose strategies to preserve the essence of the Abdau tradition while adapting it to contemporary contexts.
- El-Usrah;Jurnal El-Usrah;Jurnal El-Usrah: Jurnal Hukum Kelua. socio cultural based dolanan formation... doi.org/10.22373/ujhk.v7i1.23054El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal Hukum Kelua socio cultural based dolanan formation doi 10 22373 ujhk v7i1 23054
- KONSTRUKSI MAKNA TEOLOGIS FESTIVAL ABDA’U | SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya.... jurnalsosiologi.fisip.unila.ac.id/index.php/jurnal/article/view/36KONSTRUKSI MAKNA TEOLOGIS FESTIVAL ABDAAoU SOSIOLOGI Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya jurnalsosiologi fisip unila ac index php jurnal article view 36
| File size | 620.46 KB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN LHOKSEUMAWEIAIN LHOKSEUMAWE Kelompok ulama Al‑Washliyah dan Al‑Ittihadiyah di Sumatera Timur menunjukkan produktivitas tinggi, namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untukKelompok ulama Al‑Washliyah dan Al‑Ittihadiyah di Sumatera Timur menunjukkan produktivitas tinggi, namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Penelitian ini menegaskan bahwa guru pendidikan agama Kristen yang profesional sangat berperan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik melaluiPenelitian ini menegaskan bahwa guru pendidikan agama Kristen yang profesional sangat berperan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik melalui
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Keaktifan siswa meningkat signifikan dari 23,68 % pada siklus I menjadi 71,05 % pada siklus II dan 86,84 % pada siklus III, melampaui target 70 %.Keaktifan siswa meningkat signifikan dari 23,68 % pada siklus I menjadi 71,05 % pada siklus II dan 86,84 % pada siklus III, melampaui target 70 %.
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Studi ini dilakukan di SMAN 9 Palu dengan sampel 1 orang guru bahasa Inggris dan 26 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatifStudi ini dilakukan di SMAN 9 Palu dengan sampel 1 orang guru bahasa Inggris dan 26 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Hasil ini menunjukkan bahwa flash card membantu siswa memahami makna kata melalui asosiasi gambar‑kata, memperkuat retensi dan motivasi belajar. PenggunaanHasil ini menunjukkan bahwa flash card membantu siswa memahami makna kata melalui asosiasi gambar‑kata, memperkuat retensi dan motivasi belajar. Penggunaan
METROMETRO Kajian dalam tulisan ini berdasarkan penelitian kepustakaan dengan pendekatan yuridis normatif. Berdasarkan kajian tersebut, dapat diimpulkan bahwa sebagaiKajian dalam tulisan ini berdasarkan penelitian kepustakaan dengan pendekatan yuridis normatif. Berdasarkan kajian tersebut, dapat diimpulkan bahwa sebagai
METROMETRO Pelestarian lingkungan merupakan instrumentarium yuridis bagi pengelolaan lingkungan hidup. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya aparat pemerintah perluPelestarian lingkungan merupakan instrumentarium yuridis bagi pengelolaan lingkungan hidup. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya aparat pemerintah perlu
METROMETRO Melalui tinjauan pustaka dan penelitian empiris dengan teknik wawancara dan observasi, studi ini mengungkap bahwa kabut asap dan transisi ekonomi tradisionalMelalui tinjauan pustaka dan penelitian empiris dengan teknik wawancara dan observasi, studi ini mengungkap bahwa kabut asap dan transisi ekonomi tradisional
Useful /
UADUAD Salah satu permasalahan dalam menyusun game edukasi adalah penyusunan aset yang berkualitas dan atraktif sehingga mempengaruhi daya tarik visual, meningkatkanSalah satu permasalahan dalam menyusun game edukasi adalah penyusunan aset yang berkualitas dan atraktif sehingga mempengaruhi daya tarik visual, meningkatkan
UADUAD Hasil pembangunan menghasilkan SIG berbasis web yang memvisualisasikan potensi ancaman tsunami melalui peta poligon berwarna hijau (aman), kuning (bahaya),Hasil pembangunan menghasilkan SIG berbasis web yang memvisualisasikan potensi ancaman tsunami melalui peta poligon berwarna hijau (aman), kuning (bahaya),
METROMETRO Melalui tiga paradigma konservasi alam; eko-teologi, fiqh lingkungan, dan eko-sufisme, dalam memanfaatkan alam, manusia harus menyeimbangkan tiga porsiMelalui tiga paradigma konservasi alam; eko-teologi, fiqh lingkungan, dan eko-sufisme, dalam memanfaatkan alam, manusia harus menyeimbangkan tiga porsi
METROMETRO Kajian mereka tentang manusia tidak pernah tuntas. Manusia menurut sebagian mereka, ilmuan hanya dikaji secara instrument dan terbatas dalam mengkaji manusia,Kajian mereka tentang manusia tidak pernah tuntas. Manusia menurut sebagian mereka, ilmuan hanya dikaji secara instrument dan terbatas dalam mengkaji manusia,