JITERAJITERA

Journal of Language SectorJournal of Language Sector

Penelitian ini mengkaji representasi kematian dalam teks obituari di Indonesia yang multireligius dengan menggunakan pendekatan Critical Discourse Analysis (CDA) yang didukung Corpus-Assisted Discourse Studies (CADS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kematian dikonstruksi secara diskursif, bagaimana nilai religius dan budaya membentuk representasi tersebut, serta bagaimana obituari berfungsi dalam membangun identitas kolektif. Data penelitian berupa sekitar 60 teks obituari yang diperoleh dari media daring, surat kabar, dan situs institusi dalam rentang waktu 2020–2025. Analisis dilakukan melalui integrasi dimensi linguistik, praktik diskursif, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematian direpresentasikan secara dominan melalui eufemisme dan metafora yang membingkai kematian sebagai transisi spiritual, mencerminkan ideologi religius yang kuat. Selain itu, intertekstualitas religius yang tinggi menunjukkan bahwa obituari berfungsi sebagai sarana reproduksi nilai kolektif. Temuan penting lainnya adalah adanya pola inklusivitas wacana religius yang memungkinkan negosiasi identitas dalam masyarakat majemuk. Secara teoretis, penelitian ini memperluas kajian CDA dengan memasukkan dimensi multireligius, sementara secara praktis memberikan implikasi bagi penggunaan bahasa yang lebih inklusif dalam komunikasi publik.

Berdasarkan tujuan penelitian untuk menganalisis representasi kematian, mengidentifikasi pengaruh nilai religius dan budaya, serta menjelaskan peran obituari dalam membentuk identitas kolektif, penelitian ini menyimpulkan bahwa obituari di Indonesia merupakan praktik diskursif yang secara sistematis mengonstruksi kematian sebagai fenomena religius-ideologis melalui dominasi leksikalisasi eufemistik, strategi metaforis, dan penghilangan agen yang mengaburkan realitas biologis kematian serta menggantinya dengan narasi transendental yang selaras dengan sistem kepercayaan kolektif.Pada saat yang sama, tingginya intertekstualitas religius menunjukkan bahwa obituari berfungsi sebagai mekanisme reproduksi nilai budaya dan keagamaan, namun secara khas dalam konteks multireligius Indonesia juga memperlihatkan pola inklusivitas diskursif melalui penggunaan referensi teistik yang dapat diterima lintas agama, sehingga mengindikasikan bahwa wacana kematian tidak hanya bersifat ideologis tetapi juga negosiatif dalam membangun kohesi sosial.lebih lanjut, konstruksi identitas dalam obituari menegaskan bahwa teks ini berperan sebagai ruang artikulasi moral kolektif yang menstandarkan nilai religiusitas, kontribusi sosial, dan karakter ideal sebagai bentuk regulasi simbolik terhadap kehidupan yang layak dikenang.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif yang menyelidiki perbedaan dan persamaan dalam representasi kematian di berbagai konteks multireligius, baik di Indonesia maupun di negara-negara lain. Kedua, penelitian dapat fokus pada analisis wacana obituari dalam media sosial, yang semakin populer sebagai platform untuk berbagi berita dan penghormatan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi peran intertekstualitas religius dalam membangun kohesi sosial dan negosiasi identitas dalam masyarakat multireligius.

  1. A Critical Discourse Analysis of Editorials of the Three English Newspapers on Hasina’s Fall Using... doi.org/10.5430/wjel.v16n3p70A Critical Discourse Analysis of Editorials of the Three English Newspapers on HasinaAos Fall Using doi 10 5430 wjel v16n3p70
  2. DIGITAL DEATHSCAPES: A TRANSDISCIPLINARY STUDY ON DEATH AND MOURNING, WORLDVIEWS, AND IDENTITIES ON FACEBOOK... doi.org/10.24071/ijhs.v9i1.12584DIGITAL DEATHSCAPES A TRANSDISCIPLINARY STUDY ON DEATH AND MOURNING WORLDVIEWS AND IDENTITIES ON FACEBOOK doi 10 24071 ijhs v9i1 12584
  3. A Corpus-Based Critical Discourse Analysis of English Discourse in The Jakarta Post | k@ta: A Biannual... kata.petra.ac.id/index.php/ing/article/view/19790A Corpus Based Critical Discourse Analysis of English Discourse in The Jakarta Post k ta A Biannual kata petra ac index php ing article view 19790
  4. Discourse Studies in Public Communication, edited by Eliecer Crespo-Fernández (Amsterdam/Philadelphia:... papiro.unizar.es/ojs/index.php/misc/en/article/view/8554Discourse Studies in Public Communication edited by Eliecer Crespo Fernyndez Amsterdam Philadelphia papiro unizar es ojs index php misc en article view 8554
Read online
File size294.49 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test