UMSUUMSU
Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP)Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP)Penelitian ini membahas perubahan struktur energi Jerman dan dampaknya pada hubungan dengan Rusia melalui studi kasus Nord Stream 2. Fokus penelitian adalah aspek ekonomi, keamanan energi, dan diplomasi energi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, analisis dilakukan berdasarkan data sekunder dari berbagai sumber. Hasilnya menunjukkan bahwa ketergantungan Jerman pada gas Rusia melalui Nord Stream 2 meningkatkan risiko ekonomi dan keamanan energi, termasuk gangguan pasokan dan fluktuasi harga gas. Upaya diversifikasi energi Jerman belum sepenuhnya mengurangi risiko ini. Penelitian merekomendasikan strategi diversifikasi energi yang lebih agresif dan peningkatan energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan jangka panjang serta kebijakan energi yang lebih komprehensif dalam konteks diplomasi internasional.
Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi struktur energi Jerman, yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor gas Rusia, telah menciptakan dampak mendalam pada hubungan bilateral Jerman-Rusia dan stabilitas energi di Eropa.Ketergantungan ini, yang terlihat melalui proyek Nord Stream 2, tidak hanya menyoroti tantangan praktis dalam penyediaan energi, tetapi juga implikasi geopolitik yang lebih luas.Ketegangan akibat konflik Rusia-Ukraina menegaskan bahwa ketergantungan energi dapat memperburuk krisis dalam hubungan internasional dan mengancam keamanan regional.Jerman perlu membangun kebijakan energi yang tidak hanya fokus pada diversifikasi, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih stabil dan saling menguntungkan dengan negara-negara penghasil energi alternatif.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi strategi diversifikasi energi yang lebih agresif dan efektif bagi Jerman, termasuk peningkatan energi terbarukan dan kerjasama dengan negara-negara anggota Uni Eropa. Selain itu, perlu dipertimbangkan dampak jangka panjang dari kebijakan energi Jerman terhadap stabilitas regional di Eropa Timur dan hubungan antarnegara di Eropa. Penelitian juga dapat fokus pada bagaimana kebijakan energi Jerman berinteraksi dengan kepentingan geopolitik yang lebih besar, serta bagaimana membangun hubungan yang lebih stabil dan saling menguntungkan dengan negara-negara penghasil energi alternatif.
| File size | 382.97 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
SAINTISPUBSAINTISPUB The application of gamification in digital learning media positively impacts student participation in Civic Education. Gamification elements like points,The application of gamification in digital learning media positively impacts student participation in Civic Education. Gamification elements like points,
SAINTISPUBSAINTISPUB The implementation of the Minimum Competency Assessment (AKM) is crucial for supporting the learning process and identifying areas for improvement. SchoolsThe implementation of the Minimum Competency Assessment (AKM) is crucial for supporting the learning process and identifying areas for improvement. Schools
UMSUUMSU Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pengasuhan dalam mendukung tumbuh kembang anak, terutama dalam aspek fisik, emosional, dan kognitif.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pengasuhan dalam mendukung tumbuh kembang anak, terutama dalam aspek fisik, emosional, dan kognitif.
UMSUUMSU Proses ini meliputi tahap kebimbangan, penyusunan strategi adaptasi, hingga kemampuan beradaptasi secara penuh. Perumahan Inklusi Trenggalek berperan sebagaiProses ini meliputi tahap kebimbangan, penyusunan strategi adaptasi, hingga kemampuan beradaptasi secara penuh. Perumahan Inklusi Trenggalek berperan sebagai
SAINTISPUBSAINTISPUB 2 cm) so that with a wound length of 0. 1 means healing has occurred. Burns on the 12th day there was a decrease in the diameter of the burn wound both2 cm) so that with a wound length of 0. 1 means healing has occurred. Burns on the 12th day there was a decrease in the diameter of the burn wound both
UMSUUMSU Penelitian ini berfokus pada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode analisis korelasi dengan metode total sampling, yaitu berjumlahPenelitian ini berfokus pada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode analisis korelasi dengan metode total sampling, yaitu berjumlah
UMSUUMSU Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan menurut Dunn, yaitu Efektivitas, dengan lima indikator:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan menurut Dunn, yaitu Efektivitas, dengan lima indikator:
UMSUUMSU Penelitian ini menekankan pentingnya tahapan assessment dalam proses intervensi sosial dan menemukan potensi kekuatan individu dalam memecahkan masalah.Penelitian ini menekankan pentingnya tahapan assessment dalam proses intervensi sosial dan menemukan potensi kekuatan individu dalam memecahkan masalah.
Useful /
UNTADUNTAD Jumlah Populasi dalam penelitian ini yaitu 480 rumah keluarga balita, terdiri atas 365 balita tidak stunting dan 115 balita stunting. Sampel pada penelitianJumlah Populasi dalam penelitian ini yaitu 480 rumah keluarga balita, terdiri atas 365 balita tidak stunting dan 115 balita stunting. Sampel pada penelitian
UNTADUNTAD Hasil menunjukan dari 142 responden, terdapat 95 responden (66,9%) memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang perkawinan anak, 86 responden (60,6%) memilikiHasil menunjukan dari 142 responden, terdapat 95 responden (66,9%) memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang perkawinan anak, 86 responden (60,6%) memiliki
SAINTISPUBSAINTISPUB Keduanya (progresif dan moderat) tetap yakin bahwa pria adalah pemimpin keluarga. Peneliti dapat merasakan perubahan pada generasi Z yang lebih mendukungKeduanya (progresif dan moderat) tetap yakin bahwa pria adalah pemimpin keluarga. Peneliti dapat merasakan perubahan pada generasi Z yang lebih mendukung
UMSUUMSU Kedua, hambatan ini bisa diatasi dengan mengurangi bias identitas antara penyandang disabilitas dan non-disabilitas yang dapat dilakukan melalui kerangkaKedua, hambatan ini bisa diatasi dengan mengurangi bias identitas antara penyandang disabilitas dan non-disabilitas yang dapat dilakukan melalui kerangka