UINSUNAUINSUNA
Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial AgamaAl Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial AgamaAdat atau disebut dengan budaya dapat diartikan dengan berbagai pengertian seperti segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia dan berfungsi untuk memenuhi kebutuhannya, sebagai struktur dan pranata sosial yang dimiliki bersama oleh masyarakat serta berfungsi dalam aktivitas kehidupan social kemasyarakatan. Maka kajian budaya dapat dilakukan dengan menggunakan teori structural-fungsional. Hal ini karena teori structural-fungsional didasarkan pada asumsi bahwa setiap budaya memiliki struktur yang terdiri atas berbagai unsur atau elemen kehidupan dan setiap unsur atau elemen tersebut memiliki fungsi yang saling mendukung terhadap keutuhan budaya. Teori structural-fungsional ini untuk mengkaji bagaimana struktur dan fungsi dalam adat perkawinan masyarakat Aceh. Melalui kajian ini diharapkan dapat berfungsi sebagai fungsi sosial yang berperan dalam memberikan sumbangan untuk mempertahankan struktur sosial dalam masyarakat Aceh dan dapat menjaga kestabilan sistem sosial dalam kehidupan masyarakat Aceh, fungsi sosial sangat diperlukan untuk melestarikan adat istiadat dalam kehidupan masyarakat secara keseluruhan. kajian ini untuk memahami lebih lanjut tentang adat perkawinan masyarakat Aceh dengan menggunakan pendekatan teoritis khususnya perspektif structural-fungsional.
Adat perkawinan masyarakat Aceh, ditinjau dari perspektif struktural fungsional, membentuk sistem sosial budaya yang utuh, padu, dan terintegrasi.Keutuhan ini berasal dari berbagai unsur kegiatan dalam adat pernikahan yang meskipun berbeda fungsi, saling menunjang satu kesatuan.Memahami nilai, norma, simbol, dan kaidah yang berlaku di masyarakat merupakan kunci untuk mengerti realitas sosial budaya perkawinan ini, yang unsur-unsurnya saling terkait dan fungsional demi tercapainya integrasi sosial yang tinggi.
Untuk memperkaya pemahaman kita tentang kekayaan budaya Aceh, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, mengingat Provinsi Aceh memiliki tujuh daerah adat dengan perbedaan pelaksanaan tradisi pernikahan, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang mendalam. Penelitian dapat fokus pada bagaimana variasi struktural dan fungsi ritual perkawinan, seperti proses melamar atau mengantar mempelai pria, berbeda secara signifikan di antara daerah adat yang berbeda, dan bagaimana perbedaan tersebut memengaruhi integrasi sosial di tingkat lokal. Pertanyaan kunci yang bisa diajukan adalah bagaimana setiap variasi adat berkontribusi pada pemeliharaan atau perubahan struktur sosial di wilayahnya masing-masing. Kedua, mengingat Aceh adalah daerah yang terbuka terhadap budaya luar, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana modernisasi dan pengaruh globalisasi memengaruhi keberlangsungan dan adaptasi adat perkawinan. Kita bisa mengeksplorasi bagaimana perubahan gaya hidup atau teknologi baru mengubah cara pandang dan praktik generasi muda terhadap tradisi pernikahan. Terakhir, sangat penting untuk meneliti pandangan dan strategi adaptasi dari masyarakat adat itu sendiri, khususnya generasi muda. Bagaimana mereka menafsirkan relevansi adat perkawinan tradisional di zaman sekarang, serta langkah-langkah apa yang mereka ambil untuk mempertahankan atau bahkan memperbarui tradisi tersebut agar tetap relevan dan fungsional di tengah dinamika sosial yang terus bergerak maju?.
| File size | 296.26 KB |
| Pages | 29 |
| DMCA | Report |
Related /
METROMETRO Penelitian ini juga mengungkapkan bagaimana pemikiran Qasim Mathar berkontribusi dalam menyajikan kesadaran teologis di tengah masyarakat perkotaan. KehadiranPenelitian ini juga mengungkapkan bagaimana pemikiran Qasim Mathar berkontribusi dalam menyajikan kesadaran teologis di tengah masyarakat perkotaan. Kehadiran
METROMETRO Temuan ini memberikan kontribusi terhadap wacana akademik mengenai pedagang Muslim di konteks minoritas dan dapat menjadi referensi dalam penerapan etikaTemuan ini memberikan kontribusi terhadap wacana akademik mengenai pedagang Muslim di konteks minoritas dan dapat menjadi referensi dalam penerapan etika
AINARAPRESSAINARAPRESS Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa kelas V SDN 15 Woja memiliki kecerdasan sosial yang baik, ditunjukkan dengan kemampuan menjadi pendengar yang baik,Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa kelas V SDN 15 Woja memiliki kecerdasan sosial yang baik, ditunjukkan dengan kemampuan menjadi pendengar yang baik,
UBMUBM Hal ini terlihat dari analisis berdasarkan perbandingan hasil deskriptif yang menunjukkan perbedaan kemampuan pembelajaran tim antara kedua kelompok, denganHal ini terlihat dari analisis berdasarkan perbandingan hasil deskriptif yang menunjukkan perbedaan kemampuan pembelajaran tim antara kedua kelompok, dengan
LASIGOLASIGO Penelitian dilakukan di 3 (tiga) PTKN di Provinsi Kalimantan Tengah dengan 183 responden sebagai sampel, yaitu mahasiswa sebagai generasi muda. PengumpulanPenelitian dilakukan di 3 (tiga) PTKN di Provinsi Kalimantan Tengah dengan 183 responden sebagai sampel, yaitu mahasiswa sebagai generasi muda. Pengumpulan
METROMETRO Evaluation of Sufism education in the formation of moderate attitudes of youth is carried out with cognitive and affective, cognitive seeing the educationalEvaluation of Sufism education in the formation of moderate attitudes of youth is carried out with cognitive and affective, cognitive seeing the educational
METROMETRO Selain itu, manusia dalam kondisi terbaik akan menjadi manusia yang adil, atau seseorang yang menempatkan segala sesuatu pada tempatnya. Dengan demikian,Selain itu, manusia dalam kondisi terbaik akan menjadi manusia yang adil, atau seseorang yang menempatkan segala sesuatu pada tempatnya. Dengan demikian,
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA This research delves into the principles underpinning the cultivation of piety in children through education, explores methodologies employed in educatingThis research delves into the principles underpinning the cultivation of piety in children through education, explores methodologies employed in educating
Useful /
UNBITAGOUNBITAGO Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang kuat, verifikasi kredensial influencer, peningkatan literasi kesehatan masyarakat, dan kolaborasi multi-stakeholderOleh karena itu, diperlukan regulasi yang kuat, verifikasi kredensial influencer, peningkatan literasi kesehatan masyarakat, dan kolaborasi multi-stakeholder
UNBITAGOUNBITAGO Kajian ini mengungkap bahwa rendahnya pengetahuan, kuatnya pengaruh sosial, pola asuh yang kurang optimal, serta dominasi media digital menjadi faktorKajian ini mengungkap bahwa rendahnya pengetahuan, kuatnya pengaruh sosial, pola asuh yang kurang optimal, serta dominasi media digital menjadi faktor
AINARAPRESSAINARAPRESS Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di SD Negeri 17 Woja, di mana siswa kelas IV kurang serius dan kurang fokus dalam menerimaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di SD Negeri 17 Woja, di mana siswa kelas IV kurang serius dan kurang fokus dalam menerima
AINARAPRESSAINARAPRESS Hasil rekapitulasi kevalidan media pembelajaran replika peta budaya yaitu 84% dengan kategori “sangat valid. Hasil rekapitulasi kepraktisan media replikaHasil rekapitulasi kevalidan media pembelajaran replika peta budaya yaitu 84% dengan kategori “sangat valid. Hasil rekapitulasi kepraktisan media replika