UMTUMT

Human verificationHuman verification

Dalam era transformasi digital, usaha kecil seperti kafe lokal semakin memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan konten yang dihasilkan pengguna (UGC) untuk meningkatkan keterlibatan merek. Penelitian ini menyelidiki efek pemasaran konten berbasis AI dan UGC terhadap ekuitas merek, dengan penciptaan nilai bersama sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, dengan data dikumpulkan dari 200 pelanggan kafe lokal di Purwokerto, Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa pemasaran konten berbasis AI memiliki efek langsung yang signifikan terhadap ekuitas merek, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap penciptaan nilai bersama. Sebaliknya, UGC meningkatkan secara signifikan penciptaan nilai bersama tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap ekuitas merek. Selain itu, penciptaan nilai bersama ditemukan sebagai mediator hubungan antara UGC dan ekuitas merek, sedangkan tidak ada efek mediasi yang diamati pada jalur dari pemasaran konten berbasis AI. Temuan ini menekankan pentingnya strategi digital partisipatif dan kolaboratif dalam meningkatkan ekuitas merek yang kuat pada usaha mikro dan kecil. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman teoritis tentang logika dominan layanan dan ekuitas merek dalam konteks digital, serta memberikan wawasan praktis bagi UMKM untuk mengintegrasikan alat AI dengan strategi keterlibatan komunitas untuk membangun nilai merek yang berkelanjutan.

Berdasarkan analisis dan diskusi yang dilakukan dalam penelitian ini, beberapa temuan kunci dapat dirangkum sebagai berikut.1) Pemasaran konten berbasis AI memiliki efek positif pada Ekuitas Merek.Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan konten yang dirancang secara strategis dengan dukungan kecerdasan buatan dapat meningkatkan persepsi konsumen terhadap merek kafe lokal.2) Konten yang Dihasilkan Pengguna (UGC) tidak langsung berdampak pada Ekuitas Merek.Namun, UGC memiliki pengaruh signifikan terhadap Penciptaan Nilai Bersama, yang pada akhirnya mempengaruhi pembentukan Ekuitas Merek secara tidak langsung.3) Penciptaan Nilai Bersama tidak terbukti menjadi mediator hubungan antara pemasaran konten berbasis AI dan ekuitas merek.Hal ini berarti bahwa meskipun konten berbasis AI dapat meningkatkan persepsi merek, hal itu tidak dilakukan melalui mekanisme keterlibatan pelanggan yang aktif.4) Penciptaan Nilai Bersama terbukti menjadi mediator yang signifikan dalam hubungan antara UGC dan ekuitas merek.Hal ini menunjukkan bahwa UGC hanya berdampak pada merek jika pelanggan merasa terlibat secara aktif dalam menciptakan pengalaman atau nilai bersama dengan merek.Temuan-temuan ini memberikan wawasan bahwa, dalam konteks pemasaran kafe lokal, pendekatan berbasis komunitas dan partisipasi pelanggan (melalui UGC dan penciptaan nilai bersama) memainkan peran yang lebih kuat dalam membentuk persepsi merek daripada pendekatan konten yang sepenuhnya otomatisasi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melibatkan audiens yang lebih luas dan beragam, seperti berbagai jenis UMKM di sektor F&B atau industri kreatif. Menambahkan variabel moderasi seperti Keterlibatan Pelanggan, Kepercayaan Digital, atau Kepuasan Pelanggan dapat memberikan wawasan lebih lanjut. Selain itu, menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (metode campuran) dapat membantu menyelidiki persepsi pelanggan tentang penciptaan nilai bersama dan konten digital secara lebih mendalam. Dengan menyempurnakan pendekatan ini, penelitian selanjutnya diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih kuat dalam mengembangkan strategi pemasaran berbasis digital yang efektif dan berkelanjutan bagi UMKM.

Read online
File size329.51 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test