IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL

International Journal of Community Service (IJCS)International Journal of Community Service (IJCS)

Penelitian kuantitatif ini meneliti efektivitas program pelatihan desain instruksional berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan kompetensi digital guru sekolah dasar di wilayah 3T (perbatasan, terpencil, dan terbelakang) Indonesia. Berdasarkan Kerangka Kerja Keterampilan Digital Pendidik (DigCompEdu) dan enam bidang kompetensi, peneliti merancang program pelatihan terstruktur yang memperkenalkan guru pada alat AI generatif untuk perencanaan pelajaran, pengembangan sumber belajar, dan penilaian. Dengan desain pretest–posttest satu kelompok dan 120 guru sekolah dasar, data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert adaptasi DigCompEdu. Analisis statistik deskriptif dan uji t‑pasangan menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor kompetensi digital secara keseluruhan dan ke‑empat bidang utama yaitu Pengajaran dan Pembelajaran serta Memfasilitasi Kompetensi Digital Siswa. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan berbasis AI, yang disesuaikan dengan konteks lokal dan memanfaatkan pendekatan low‑bandwidth, dapat menjadi strategi efektif untuk mengecilkan kesenjangan kompetensi digital antara guru di daerah perifer dan non‑perifer. Implikasi kebijakan, pengembangan profesional guru, serta arahan penelitian lanjutan mengenai pedagogi berbasis AI dalam konteks kurang beruntung dibahas secara mendalam.

Program pelatihan desain instruksional berbasis AI secara signifikan meningkatkan kompetensi digital guru sekolah dasar di wilayah 3T, mencakup peningkatan besar di semua enam bidang DigCompEdu.Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang disesuaikan dengan konteks terbatas dapat mengurangi kesenjangan kompetensi antara guru di daerah terpencil dan kota.Namun, untuk memperkuat dampak jangka panjang, diperlukan evaluasi berkelanjutan, integrasi pelatihan dengan kebijakan infrastruktur, dan pemantauan penggunaan AI dalam praktik pembelajaran.

Pertanyaan penelitian pertama menyoroti dampak jangka panjang penggunaan AI dalam pembelajaran: bagaimana perbedaan hasil belajar siswa antara guru yang terus menerapkan AI dan yang tidak, dalam jangka 3‑5 tahun, mempengaruhi kompetensi digital siswa? Pertanyaan kedua menelusuri interaksi antara infrastruktur digital dan efektivitas pelatihan: apakah peningkatan akses internet dan perangkat memaksimalkan kemampuan guru untuk menerapkan AI, dan bagaimana ini memoderasi kesenjangan digital di wilayah 3T? Penelitian ketiga fokus pada praktik etika: dalam konteks keterbatasan sumber daya, bagaimana guru menyeimbangkan pemanfaatan AI dengan prinsip keadilan dan kepercayaan data, dan apa strategi pelatihan yang paling efektif untuk meningkatkan kesadaran etika tersebut?.

  1. OJIT 2025 - 08 - 02 - 02. ojit center open access science coas journal information technology issn centerprode... doi.org/10.32591/coas.ojit.0802.02053oOJIT 2025 08 02 02 ojit center open access science coas journal information technology issn centerprode doi 10 32591 coas ojit 0802 02053o
  2. Science Teachers’ Perceptions of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK): A Case Study... doi.org/10.55766/sjss-1-2025-252259Science TeachersAo Perceptions of Technological Pedagogical Content Knowledge TPACK A Case Study doi 10 55766 sjss 1 2025 252259
  3. Language learners' digital literacies: Focus on students' information literacy and reading... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jcal.12550Language learners digital literacies Focus on students information literacy and reading onlinelibrary wiley doi 10 1111 jcal 12550
  4. Transforming the Management of Secondary Education in Public Secondary Schools in Rivers State Through... doi.org/10.59324/jaitd.2025.1(1).05Transforming the Management of Secondary Education in Public Secondary Schools in Rivers State Through doi 10 59324 jaitd 2025 1 1 05
Read online
File size605.61 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test