IAIN LHOKSEUMAWEIAIN LHOKSEUMAWE
Nahrasiyah: Journal of Aceh and Malay Archipelago HeritageNahrasiyah: Journal of Aceh and Malay Archipelago HeritageArtikel ini meneliti tradisi intelektual Abu Teupin Raya di Aceh. Peneliti memanfaatkan teori Martin van Bruinessen, Zamaksyari Dhofier, dan Azyumardi Azra tentang pesantren serta tradisi kitab kuning, serta teori Syed Muhammad Naquib al‑Attas mengenai klasifikasi ilmu. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka dengan pendekatan historis. Data utama, termasuk tulisan Abu Teupin Raya dan berbagai catatan biografi, dianalisis dengan metode analisis isi. Hasil penelitian berargumen bahwa Abu Teupin Raya merupakan ulama Aceh yang berhasil menyampaikan Islam tradisional sebagaimana terdapat dalam kitab kuning yang ditulis oleh beberapa ulama Ahl al‑Sunnah wa al‑Jamaah serta mazhab Syafii. Selain itu, ia memperluas khazanah Islam tradisional dengan menulis buku-bukunya sendiri, sebagian ditulis dalam bahasa Melayu dengan aksara Arab. Abu Teupin Raya merupakan ulama tradisionalis yang menjaga elemen‑elemen Islam tradisional dan secara aktif melestarikan pengetahuan keagamaan melalui pengajaran dan penulisan kitab kuning pada masa konflik Aceh. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap studi Islam di Aceh.
Penelitian menunjukkan bahwa Abu Teupin Raya berhasil mentransmisikan Islam tradisional melalui kitab kuning dan memperkaya khazanah keagamaan dengan menulis buku dalam bahasa Melayu dan Aceh menggunakan aksara Arab.Ia mempertahankan otoritas dalam ilmu agama tradisional serta melestarikan pengetahuan keagamaan selama konflik Aceh dengan mengajar dan menulis kitab kuning.Karena masih minimnya kajian tentang pemikiran dan karya tulisnya, diperlukan penelitian lanjutan di bidang bahasa Arab, Al‑Quran, aqidah, etika, tasawuf, fikih, sejarah Islam, dan logika untuk menggali lebih dalam kontribusi ilmiah beliau.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki isi dan dampak kitab kuning berbahasa Melayu yang ditulis oleh Abu Teupin Raya terhadap pendidikan Islam modern di Aceh, dengan mengidentifikasi tema-tema utama, metodologi pengajaran, dan penerimaan para santri masa kini. Selanjutnya, sebuah studi komparatif antara karya astronomi Abu Teupin Raya yang dipengaruhi oleh pendidikan di Al‑Azhar dengan karya ilmuwan Islam abad pertengahan dapat memperjelas bagaimana pengetahuan ilmiah ditransmisikan dan diadaptasi dalam konteks lokal, sehingga memberi wawasan tentang interaksi antara ilmu tradisional dan modern. Terakhir, analisis jaringan intelektual Abu Teupin Raya, termasuk hubungan dengan ulama di Timur Tengah dan institusi pendidikan, dapat menggali mekanisme pertukaran pengetahuan pada periode konflik, serta menilai kontribusi jaringan tersebut terhadap perkembangan ilmu agama di Aceh. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat mengisi kekosongan literatur tentang pemikiran Abu Teupin Raya serta memperkuat pemahaman tentang peran tradisi kitab kuning dalam pembentukan identitas keagamaan Aceh.
| File size | 1.41 MB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMUNSTAIMUN Berdasarkan hasil kajian ini, disarankan adanya pengembangan model pesantren transformatif yang mampu menggabungkan keunggulan kedua sistem secara harmonis.Berdasarkan hasil kajian ini, disarankan adanya pengembangan model pesantren transformatif yang mampu menggabungkan keunggulan kedua sistem secara harmonis.
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang kuat antara pendidikan agama Islam dalam lingkungan keluarga terhadap akhlak remaja yang memilikiHasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang kuat antara pendidikan agama Islam dalam lingkungan keluarga terhadap akhlak remaja yang memiliki
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Data yang terkumpul dianalisis menggunakan berbagai uji statistik, seperti uji validitas dan reliabilitas instrumen, serta uji prasyarat yang meliputiData yang terkumpul dianalisis menggunakan berbagai uji statistik, seperti uji validitas dan reliabilitas instrumen, serta uji prasyarat yang meliputi
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Perencanaan entrepreneurship di Pondok Pesantren Nurul Hidayah dilaksanakan melalui proses yang matang dengan melibatkan pengasuh, masayikh, dan pengurusPerencanaan entrepreneurship di Pondok Pesantren Nurul Hidayah dilaksanakan melalui proses yang matang dengan melibatkan pengasuh, masayikh, dan pengurus
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Hal ini tercermin dari kemampuannya dalam mengkomunikasikan visi yang jelas, membangun semangat kerja kolektif, serta mendorong inovasi dalam proses pembelajaran.Hal ini tercermin dari kemampuannya dalam mengkomunikasikan visi yang jelas, membangun semangat kerja kolektif, serta mendorong inovasi dalam proses pembelajaran.
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Kendala yang masih dihadapi antara lain rendahnya literasi digital di masyarakat, proses login dan navigasi aplikasi yang rumit, keterbatasan koleksi digitalKendala yang masih dihadapi antara lain rendahnya literasi digital di masyarakat, proses login dan navigasi aplikasi yang rumit, keterbatasan koleksi digital
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Faktor pendukung meliputi ketersediaan fasilitas sekolah, kompetensi guru, dan antusiasme siswa. Faktor penghambat meliputi kendala teknis seperti koneksiFaktor pendukung meliputi ketersediaan fasilitas sekolah, kompetensi guru, dan antusiasme siswa. Faktor penghambat meliputi kendala teknis seperti koneksi
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Useful /
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Dengan hasil penelitian yang sudah berlangsung terdapat kesesuaian yang ada di kelas bahwa rata‑rata yang dicapai sebelum adanya model pembelajaran kooperatifDengan hasil penelitian yang sudah berlangsung terdapat kesesuaian yang ada di kelas bahwa rata‑rata yang dicapai sebelum adanya model pembelajaran kooperatif
SGTSGT Data kuantitatif menunjukkan bahwa 85% siswa mengalami peningkatan kedisiplinan, 78% peningkatan kejujuran, dan 82% peningkatan kepedulian sosial. FaktorData kuantitatif menunjukkan bahwa 85% siswa mengalami peningkatan kedisiplinan, 78% peningkatan kejujuran, dan 82% peningkatan kepedulian sosial. Faktor
STAIMUNSTAIMUN Faktor pendukung meliputi kompetensi pendidik dan dukungan dari pimpinan yayasan, sedangkan tantangan yang dihadapi antara lain persaingan yang ketat danFaktor pendukung meliputi kompetensi pendidik dan dukungan dari pimpinan yayasan, sedangkan tantangan yang dihadapi antara lain persaingan yang ketat dan
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Efektivitas konseling Islami melalui kisah Nabi dapat terlihat dari anak‑anak mudah menangkap pesan dan membuat anak lebih senang. Kesimpulannya, penerapanEfektivitas konseling Islami melalui kisah Nabi dapat terlihat dari anak‑anak mudah menangkap pesan dan membuat anak lebih senang. Kesimpulannya, penerapan