STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan memakai metode penelitian One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakurikuler yang berada di SMA Negeri 2 Manggelewa yang berjumlah 15 orang siswa. Instrumen untuk mengukur kekuatan power otot tungkai adalah tes vertical jump. Data diperoleh melalui pretest dan posttest. Dari hasil teknik analisis data menggunakan uji-t. Dari hasil penelitian pengaruh metode latihan circuit training terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa Ekstrakurikuler volly ball., diperoleh t-hitung sebesar 18,812 dan t-tabel sebesar 1,76131 dan p < dari 0,05. Hasil tersebut diartikan bahwa hipotesis dinyatakan diterima, sehingga hipotesis yang diajukan menyatakan bahwa Metode Latihan Circuit Training sangat tepat untuk peningkatan Power Otot tungkai khususnya dalam permainan volley ball.

Latihan circuit training selama 15 sesi dengan enam jenis latihan khusus menghasilkan peningkatan signifikan pada power otot tungkai siswa ekstrakurikuler voli ball.Analisis statistik menunjukkan t = 18,812 lebih besar dari t tabel = 1,76131 dengan p < 0,05, mengindikasikan peningkatan sebesar 5,01% dalam power otot tungkai.Peningkatan tersebut disebabkan oleh sifat komprehensif circuit training yang melatih kekuatan, daya tahan, daya ledak, fleksibilitas, koordinasi, kelincahan, kecepatan, reaksi, dan keseimbangan.

Penelitian lanjutan dapat memperluas sampel dengan melibatkan beberapa SMA di berbagai wilayah dan menggunakan desain eksperimental berkelompok (randomized controlled trial) untuk membandingkan efektivitas latihan circuit training dengan metode latihan tradisional dalam meningkatkan power otot tungkai serta parameter kebugaran lain pada pemain voli; apakah terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan power otot, kelincahan, dan performa smash antara kedua kelompok. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi retensi peningkatan power otot setelah penghentian program circuit training, sehingga dapat diketahui berapa lama manfaat tersebut bertahan dan faktor apa yang mempengaruhi penurunan performa. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti pengaruh circuit training terhadap risiko cedera dan variabel psikologis seperti motivasi dan kepuasan latihan pada atlet voli, serta menguji apakah terdapat perbedaan respons antara siswa laki‑laki dan perempuan.

  1. Impact of Shadow Training on the Ability of Push Forward Punch Techniques in Table Tennis | INSPIREE:... inspire.igiinsight.com/index.php/inspiree/article/view/29Impact of Shadow Training on the Ability of Push Forward Punch Techniques in Table Tennis INSPIREE inspire igiinsight index php inspiree article view 29
  2. HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN LARI 100 METER | Jurnal Pendidikan... jurnalstkipmelawi.ac.id/index.php/JPJKR/article/view/316HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN LARI 100 METER Jurnal Pendidikan jurnalstkipmelawi ac index php JPJKR article view 316
Read online
File size486.74 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test